Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Debat Publik Terakhir, SIAGA Omong Tolak Kampanye Hitam

Debat Publik Terakhir, SIAGA Omong Tolak Kampanye Hitam

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

Loading

Politik riang gembira yang diusung SIAGA adalah hal mutlak dilakukan oleh seluruh tim dari masing-masing paslon gubernur dan wakil gubernur NTT. Sehingga masyarakat bisa disuguhkan dengan berbagai program kerja yang ditawarkan masing-masing paslon.

 

Kupang | Calon gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi mengaku akan tetap fokus berkeliling menyapa dan mendengar permasalahan warga. Ia tak ingin ada kampanye hitam untuk mencederai pesta demokrasi di NTT.

Simon Petrus Kamlasi juga lantas mengingatkan kembali pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur NTT di Pilkada 2024 ini agar jangan melakukan kampanye hitam atau black campaign di sisa masa kampanye sebelum hari pemungutan suara yang berlangsung 27 November 2024 nantinya.

Bahkan Simon Petrus Kamlasi yang berpasangan dengan Adrianus Garu itu menegaskan jika keduanya ingin pesta demokrasi di NTT harus langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil. Paslon yang menamakan diri SIAGA, itu juga menginginkan untuk pesta demokrasi ini harus berjalan dengan riang gembira.

“Saya mengajak semua yang ada, baik dari masyarakat, pihak penyelenggara dan paslon-paslon agar sisa waktu yang ada ini, jangan ada kampanya hitam yang kurang bagus. Apalagi, menyerang secara pribadi. Itu kita hindari. Rakyat sudah pintar, mereka sudah melihat pemimpin-pemimpin berkualitas yang dimiliki oleh NTT ini,” ujar calon gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi saat debat pamungkas ketiga di auditorium Undana pada Rabu malam, 20 November 2024.

Simon Petrus Kamlasi juga mengomentari kampanye hitam yang cenderung melakukan fitnah dan ujaran kebencian dalam perhelatan pemilihan kepala daerah atau pilkada 2024 ini. Menurut dia, kampanye hitam cenderung membuat antar kelompok masyarakat terlibat konflik yang dapat merugikan diri sendiri.

“Kami selalu SIAGA, kami sungguh percaya masyarakat NTT telah menjadi pemilih yang SIAGA di tanggal 27 November 2024 nanti, untuk menyambut pemimpin SIAGA pada pesta demokrasi ini. Kami telah memahami kompleksitas permasalahan rakyat di NTT ini. Dan akan kami jadikan sebagai tinta emas dalam visi kami ke depan di NTT ini,” tekannya.

SPK, sapaan akrabnya pun mengatakan bahwa dengan adanya kampanye hitam, hal tersebut dianggap dapat merugikan masyarakat dan tidak berdampak terhadap kemajuan di NTT ke depan. Alasannya, masyarakat akan terbuai dengan pesta demokrasi yang tidak bersih sehingga salah memilih pemimpin masa depan untuk bumi Flobamorata ini.

“Jagalah kedaulatan demokrasi sebagai benteng yang sejati. Ingat, tanggal 27 November semua bersiaga memilih paket SIAGA, untuk SIAGA 24 jam di NTT demi NTT yang sejahtera dan bermartabat, adil serta makmur,” pungkasnya.

Dengan kultur yang beragam ini, Simon Petrus Kamlasi berharap agar perhelatan Pilkada 2024 di NTT dapat menyatukan masyarakat dan terhindar dari isu perpecahan yang merugikan banyak pihak.

“Marilah kita menjaga pemilu yang berintegritas, agar terwujudnya pemilu yang demokratis dan pemimpin yang bersih, mampu membangun NTT lebih baik ke depan.” imbuhnya.

Paket SIAGA pun dengan tulus menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bersama-sama mengawali dan mengawasi jalannya proses debat pamungkas ketiga atau debat terakhir paslon gubernur dan wakil gubernur NTT.

Untuk diketahui debat pamungkas paslon gubernur dan wakil gubernur NTT ketiga atau debat terakhir yang dihelat KPU Provinsi NTT itu berlangsung di auditorium Undana pada Rabu malam, 20 November 2024.

Adapun debat tersebut dengan mengangkat tema: ‘Meningkatkan Daya Saing Daerah Berperspektif GEDSI, Resiliensi dan Berkelanjutan’.

Debat tersebut diikuti oleh tiga paslon yakni nomor urut 1, Yohanes Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto, nomor urut 2, Emanuel Melkiades Laka Lena-Johni Asadoma dan nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrinus Garu.(*)

Sumber (*/tim media SIAGA)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Kota Samarinda Tekan 359 Kasus KDRT Sejak 2016—April 2019

    Upaya Kota Samarinda Tekan 359 Kasus KDRT Sejak 2016—April 2019

    • calendar_month Rab, 1 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Samarinda, Garda Indonesia | Data SIMFONI Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mencatat sejak 2016—April 2019 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Samarinda mencapai 359 kasus. Asisten Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Ali Khasan mengatakan meski kasus tiap tahunnya mengalami penurunan, antisipasi dini dan penanganan serius perlu dilakukan oleh pemerintah […]

  • Komisi Informasi NTT : Baru 6 dari 41 OPD Isi ‘Self Assesment Quisioner’

    Komisi Informasi NTT : Baru 6 dari 41 OPD Isi ‘Self Assesment Quisioner’

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Guna melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2021 tentang Standar Layanan Informasi Publik (Perki SLIP) dan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2022 tentang Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik, beberapa pekan lalu Komisi Informasi telah melakukan sosialisasi tentang ketentuan umum monev […]

  • Biinmaffo Berduka, Berpulangnya Frengky Saunoah

    Biinmaffo Berduka, Berpulangnya Frengky Saunoah

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Tokoh Politik PDI-Perjuangan  Kabupaten Timor tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timor (NTT), Frengky Saunoah, S.E., menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit S.K.Lerik – Kupang pada Sabtu, 31 Juli 2021; usai dirujuk dari Rumah Sakit Umum Kefamenanu karena mengalami sakit. Kerinduan masyarakat Biinmaffo terhadap sosok Frengky Saunoah untuk menjadi agen pembaharuan […]

  • ‘Selmata & The Bride’ Berbagi Kasih Natal Bersama Anak Panti Asuhan

    ‘Selmata & The Bride’ Berbagi Kasih Natal Bersama Anak Panti Asuhan

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Yayasan Selendang Mama Beta (Selmata) dan Persekutuan Doa The Bride Berbagi Kasih dalam Kebersamaan Natal bersama anak panti asuhan yang berada di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu/15/12/18 pukul 18.00 WITA—selesai. Mengambil lokasi di Aula Sekolah Kepolisian Negara(SPN) Kupang, Selmata dan The Bridge menghadirkan sebanyak 200 anak-anak dari 6 (enam) […]

  • Militer Jadi Tersangka, Firman Wijaya: Ini Penanganan Hukum TNI Aktif

    Militer Jadi Tersangka, Firman Wijaya: Ini Penanganan Hukum TNI Aktif

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penetapan Kabasarnas Marsdya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka dalam kasus penerima suap, kini semakin kompleks. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Marsdya Henri Alfiandi dan Koorsmin Kabasarnas Letkol Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka karena diduga menerima aliran suap hingga 88,3 miliar rupiah. Namun, penetapan tersangka […]

  • Nyepi–Hari Suci Umat Hindu di Bali

    Nyepi–Hari Suci Umat Hindu di Bali

    • calendar_month Ming, 14 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Nyepi adalah hari raya Umat Hindu yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa inti sari amerta air hidup. Untuk itu Umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka. Hari Raya Waisak, bersamaan dengan Hari Raya Nyepi, ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keputusan Presiden Indonesia Nomor 3 tahun 1983 tanggal 19 Januari 1983. Makna Nyepi Nyepi […]

expand_less