Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Ruteng, Garda Indonesia | Kelompok tua adat masyarakat Gendang Rebak-Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung pengembangan PLTP Ulumbu demi memajukan perekonomian masyarakat setempat.

Narsisius selaku anak dari “Tua Gendang” kampung Rebak, Desa Lungar, Kecamatan Satarmese, merasa yakin, bahwa dengan pengembangan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok, putra daerah khususnya asal Poco Leok bisa bekerja di perusahaan milik PT. PLN.

“Pasti lebih maju ketimbang seperti sekarang secara ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Narsi mengklaim sekitar 90% pemilik lahan yang digunakan untuk pengembangan PLTP mendukung rencana besar tersebut. Jika ada yang menolak, maka itu akan menjadi urusan pihak gendang Rebak untuk berkoordinasi dengan pihak yang menolak untuk menyerahkan lahannya.

Namun menurut Elfridus AK. Hambur, selama ini ada perbedaan pemahaman dari masyarakat yang masih kurang terkait pengembangan PLTP Ulumbu. “Kalau misalnya ada yang menolak, tinggal jelaskan lebih perinci lagi. Kalau masih menolak, tinggal kumpul saja masyarakat apakah program ini membawa dampak buruk, atau membawa dampak baik. Dan sampai sekarang saya melihat lebih banyak dampak positif,” ujarnya.

Kornelis Wajong mengatakan, pemerintah punya kewenangan untuk menyukseskan proyek ini. Namun terkait dengan ganti untung yang menjadi hak warga masyarakat, agar diperhatikan oleh pihak terkait dalam hal ini PLN.

Kemudian Leksianus Antus selaku tokoh masyarakat gendang Rebak mengatakan, waktu “Tabe Gendang” pihaknya telah menyepakati. Maka Leksi dengan tegas mengungkapkan, tidak ada larangan untuk pemboran. Justru yang menolak itu warga yang tidak memiliki lahan di wilayah pengeboran PLTP.

Begitupun yang dirasakan “Tua Adat Gendang Kampung Mesir”, Vinsensius Godat, pribadinya sangat antusias dengan kehadiran PLTP Ulumbu, karena kata dia, masih banyak wilayah di Poco Leok membutuhkan listrik terutama di tempat tinggal mereka belum ada penerangan listrik PLN.

Pernyataan para tua adat tersebut senada dengan pernyataan Gubernur NTT,  Viktor Bungtilu Laiskodat, ketersediaan listrik bersih akan membuka potensi pengembangan ekonomi seluruh masyarakat NTT. Termasuk sektor pariwisata yang punya potensi besar untuk jadi destinasi dunia seperti Labuan Bajo.

Ia juga menambahkan potensi panas bumi yang dimiliki Pulau Flores bisa menjadi modal menjalankan transisi energi. Sebab itu pihaknya meminta masyarakat untuk mendukung keseriusan pemerintah melalui PLN dalam mengolah potensi panas bumi di Pulau Flores.

“Saya meminta masyarakat untuk mendukung keseriusan pemerintah melalui PLN dalam mengolah potensi panas bumi di Pulau Flores, termasuk pengembangan PLTP Ulumbu. Saya harapkan seluruh komponen ikut terlibat untuk membantu sehingga program ini berjalan lancar,” ucapnya.

Kehadiran PLTP memang menjadi sangat penting karena memiliki berbagai keunggulan, di antaranya bersifat  sustainable yang artinya dapat menghasilkan energi berkelanjutan sehingga tersedia untuk jangka waktu yang panjang. Energi ini juga bersifat reliable, yakni tidak tergantung pada kondisi cuaca.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Abdul Nahwan menuturkan saat ini kebutuhan energi listrik di NTT mengalami pertumbuhan cukup pesat. Sehingga penambahan pasokan listrik, khususnya dari pembangkit EBT sangat dibutuhkan.

“PLTP ini akan lebih andal bagi sistem kelistrikan karena tidak bersifat intermittent. Keunggulan lain energi panas bumi adalah direct use atau dapat dipakai langsung ke pengguna akhir. Maka dari itu pemanfaatan potensi panas bumi PLTP Ulumbu ini sejalan dengan road map percepatan peningkatan bauran EBT nasional demi mencapai NZE pada 2060. Selain itu tentu saja dapat menciptakan lapangan kerja, tidak ada polusi dan ramah lingkungan,” pungkas Nahwan.(*)

Sumber (*/PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta

    Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta

    • calendar_month Sab, 21 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Loading

    Hidup Bermakna Bermain dengan Cinta Oleh Firli Bahuri Cinta yang paling terhormat adalah menghormati semua yang dicinta, Kerap kali kita lupa bahwa kehancuran berwarga negara berawal dari keakraban yang berjarak, dan berbeda kutup Cinta yang terputus dan berkabut Malapetaka yang terulang, Semua saling berjauhan seperti gunung dan danau, Seperti gurun dan air, Seperti terang dan […]

  • Perayaan 30 Tahun Paroki Sta. Maria Assumpta—Saling Menyapa dengan Cinta

    Perayaan 30 Tahun Paroki Sta. Maria Assumpta—Saling Menyapa dengan Cinta

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Paroki Santa Maria Assumpta Kupang berlangsung sederhana namun menarik. Kesederhanaan perayaan tersebut dapat dilihat dari jenis kegiatan yang dilakukan seperti lomba merias wajah dan juga pertandingan futsal. Yang menarik dari lomba merias wajah karena diikuti oleh pasangan suami istri (Pasutri). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, […]

  • 12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/ […]

  • Pertama di Indonesia, Center Of Excellence Akan Dibangun di Undana Kupang

    Pertama di Indonesia, Center Of Excellence Akan Dibangun di Undana Kupang

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Ketua Lembaga Pengkajian MPR RI, Dr.Ir.H.Mohamad Jafar Hafsah,IPM., saat menyampaikan kesimpulannya dalam Focus Group Discussion (FGD) hasil kolaborasi dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang memberikan pandangan dan perhatian atas 2 (dua) agenda besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Keuangan Daerah dan APBN, Jumat, 3 Mei 2019 di Hotel Sotis […]

  • TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

    TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perhelatan  Exotic Tenun Fest (ETF) 2023 telah dihelat pada 26—27 Agustus 2023 bertema “Toward Green Economy : NTT’s exotism contributes globally Indonesia Pride“. Acara yang penuh inspirasi ini tidak hanya memamerkan kerajinan kain tenun NTT yang indah, tetapi juga menegaskan pergeseran menuju praktik berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya NTT yang belum […]

  • Ratusan Jenazah Banjir Aceh Telah Dimakamkan, Korban Hilang Masih Dicari

    Ratusan Jenazah Banjir Aceh Telah Dimakamkan, Korban Hilang Masih Dicari

    • calendar_month Sel, 9 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Loading

    Berdasarkan Data Pantauan Kabupaten/Kota Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh per 6 Desember 2025 pukul 19.31 WIB, jumlah korban meninggal mencapai 366 jiwa,   Aceh | Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh melaporkan bahwa seluruh jenazah korban banjir bandang dan longsor yang ditemukan di 13 kabupaten/kota telah dimakamkan. Pembaruan tersebut disampaikan Juru Bicara Posko, Murtala, […]

expand_less