Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

Di Bawah Pohon, Rapat Dirut Bank NTT, Dua Kadis dan Para Kades

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Larantuka, Garda Indonesia | Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dengan ekosistem pembiayaan baru yang kini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi NTT, terus digelorakan hingga ke pelosok.

Ketika mengunjungi Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur, pada Jumat siang, 8 April 2022, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, banyak berbicara mengenai skema baru program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) yang diyakininya sebagai upaya percepatan NTT bangkit menuju masyarakat sejahtera.

“Kita punya potensi yang hebat. Setiap tahun Tuhan mengirimkan air bagi kita tetapi pertanian  kita tidak ada. Kita harus mampu mengambil sikap, dari tanah-tanah yang kosong itu lahir sesuatu yang berguna. Yang penting jangan tanahnya kosong. Karena pertanian itu bukan programnya pemerintah, itu programnya Tuhan. Jadi, saya katakan ulang, orang-orang yang tidak tanam dan membiarkan air mengalir dengan sia-sia, dia berdosa kepada Tuhan. Berdosa juga kepada nenek moyang,” tegas sosok yang kerab disingkat namanya VBL.

Dalam pemaparannya, kepala desa setempat, Herry Aran, menjelaskan bahwa tidak hanya di Desa Waibao melainkan desa tetangga lainnya pun memiliki potensi alam yang kaya luar biasa. Ada mente serta lahan yang luas untuk tanaman jagung.

Hanya kondisi alamiah yang menjadi kendala bagi mereka, terutama buruknya infrastruktur menuju desa, serta lokasi pertanian. Bahkan mereka pun kesulitan dalam memperoleh air untuk sektor pertanian. Inilah yang menjadi kendala serius bagi mereka untuk mengeksekusi program pemerintah, salah satunya TJPS.

“Saya sudah dengar itu, sehingga tolong, seusai pertemuan ini, nanti Direktur Bank NTT, Kadis Pertanian NTT, Kadis PU, tolong rapat dengan para kepala desa di sini. Hari ini juga harus ada solusinya, bagaimana memecahkan masalah ini, dengan menghadirkan ekosistem pembiayaan yang menolong masyarakat di Tanjung Bunga ini. Jangan ikut saya dalam kunjungan, tolong dirapatkan dan cari solusinya, nanti malam baru kita ketemu,” kata Gubernur Viktor dengan nada serius, disambut gemuruh sorak ratusan warga yang memenuhi halaman kantor kepala desa setempat.

Dari atas panggung, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, Ketua Fraksi Nasdem DPRD NTT, Alex Take Ofong, Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon dan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, ikut bertepuk tangan.

Usai pertemuan, para pejabat yang yang diberi amanat mengeksekusi percepatan mimpi itu menggelar pertemuan bersama para kepala desa di Kecamatan Tanjung Bunga. Mereka di antaranya Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Kepala Dinas Pertanian NTT, Lucky Frederich Koli, dan Kepala Dinas PU NTT, Maksi Nenabu.

Ikut hadir dalam rapat yang berlangsung sekira dua jam itu, Kepala Desa Lamatutu, Vinsenius Umbu Sogen, Kepala Desa Gekengderang, Fidelis Natan Tukan, Kepala Desa Bandona, Ignasius, Kepala Desa Lewobunga, Hendrikus Poi Aran, Kepala Desa Bahinga, Rafael Pelik Maran, Kepala Desa Sinamalaka, Siprianus Hadjon, Kepala Desa Kolaka, Andy Lembunga dan Pastor Paroki Riangpuho, RD Paulus Pengasih Magun Nunang.

Pertemuan di bawah sebatang pohon kusambi yang rimbun, di sisi utara Kantor Desa Waibao, Kadis Pertanian NTT, Lucky F. Koli membuka diskusi dengan mempertanyakan ketersediaan lahan dan gambaran umum mengenai infrastruktur menuju ke lokasi pertanian dari setiap kepala desa. Dijawab oleh mereka, bahwa kendalanya ada pada buruknya akses jalan menuju lahan pertanian.

“Kami punya ratusan bahkan ribuan hektar lahan tidur yang belum diolah. Di desa kami, berdasarkan data saya, kami punya sekitar 150 hektar yang bisa dipakai untuk tanam jagung ekosistem baru yang ditawarkan yakni TJPS. Kendala kami hanya pada akses jalan dan air,” tegas Hendrikus Poi Aran, Kepala Desa Lewobunga.

Senada dengan Poi Aran, Kepala Desa Gekengderang, Fidelis Natan Tukan mengungkap hal yang sama.

“Kami punya kendala yang sama, yakni infrastruktur menuju lokasi yang kami siapkan yakni 120 hektar,” tegas Fidelis.

Menjawab mereka, Kadis Pertanian NTT, Lucky F. Koli menegaskan bahwa dalam skema pembiayaan yang baru, pemerintah sudah menyiapkan bibit jagung, pupuk non subsidi yang ramah, serta off taker.

“Sehingga saya minta agar bapak-bapak kades tolong mendata nama-nama petani yang lahannya mau dipakai, berapa luas lahan dan setelah Paskah, kita akan duduk bersama lagi untuk mengevaluasi data yang diberikan serta bagaimana cara eksekusinya,” tegas Lucky.

Lucky berharap nantinya desa-desa di Kecamatan Tanjung Bunga akan menjadi contoh yang baik guna menggerakkan desa-desa lain di Flores Timur baik itu di Larantuka dan sekitarnya maupun di Solor dan Adonara. Fokus mereka, nantinya ada 5.000 hektar lahan yang akan ditanami jagung khusus di Flores Timur.

Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, saat itu menjelaskan, pihaknya mensuport penuh program TJPS.

“Jika mau jujur, masyarakat diuntungkan dengan program ini, yakni setiap hektar mereka hasilkan tujuh ton jagung yang jika dijual dengan harga pasar saat ini, mendatangkan keuntungan yang tidak sedikit, yakni diperkirakan Rp 28 juta per hektar. Ada putaran uang yang besar di masyarakat karena ada off taker yang siap membeli hasil panen,” tegas Alex.

Tak hanya itu, dalam pola ini ada kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga jika ada wirausaha mandiri (para petani) mengalami kecelakaan kerja maka seluruh pembiayaannya akan dicover. Termasuk kesehatannya pun akan dicover seluruhnya oleh BPJS.

Bank NTT, menurutnya, akan hadir bersama pemprov untuk melakukan sosialisasi kepada petani di Tanjung Bunga maupun kecamatan lain di Flores Timur yang membutuhkan penjelasan.

“Kita berharap seusai Paskah tahun ini, minggu depan kalau bisa ada rapat sehingga kita sudah bisa bergerak,” pinta Alex.

Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Maksi Nenabu, menjelaskan, usulan pembuatan jalan sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian, karena terkait status jalan yang msuk kategori jalan tani.

“Sementara mengenai embung seperti yang disampaikan sebagai sumber air baku bagi sektor pertanian, kami siap memfasilitasinya. Sehingga kami sudah berpesan kepada Kadis Pertanian Flores Timur yang hadir saat rapat untuk segera menginformasikan ke Kadis PU untuk membuat kajian kelayakan serta silahkan berproses. Tentu semua ada waktunya, sementara mengenai skenario menyambut musim tanam Oktober-Maret, Dinas Pertanian NTT sudah menyiapkan skenarionya,” ujar Maksi.(*)

Sumber (*/Humas Bank NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anita Gah Berteriak Lantang Tentang Peran Kader Posyandu

    Anita Gah Berteriak Lantang Tentang Peran Kader Posyandu

    • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, gardaindonesia.id | Para kader posyandu yang berasal dari desa-desa di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang-Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan unek-unek mereka kepada Anita Jacoba Gah tentang pelayanan posyandu yang minim sarana dan prasarana seperti belum ada tempat atau rumah posyandu dan hal lain yang menghambat pelayanan para kader. Anita Gah anggota Legislatif Partai […]

  • Gereja Kaisarea BTN Kolhua Tuan Rumah Natal Oikumene 2018

    Gereja Kaisarea BTN Kolhua Tuan Rumah Natal Oikumene 2018

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Perayaan Natal Oikumene tahun 2018 dipusatkan dan dirayakan di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang, Jumat/4 Januari 2018 pukul 09.00 WITA—selesai, tahun sebelumnya pada Natal Oikumene 2017 dirayakan di Gereja St Yoseph Naikoten Kupang. Ketua Panitia Pelaksana Pdt Johny E Riwu Tadu, S.Th.,M.Sn., saat jumpa pers bersama para awak media cetak, elektronik […]

  • Laporan Pertanggungjawaban Formula-E Tak Kunjung Sampai Garis Finis

    Laporan Pertanggungjawaban Formula-E Tak Kunjung Sampai Garis Finis

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Kita memang tidak boleh bosan-bosannya mengingatkan, bahwa laporan pertanggungjawaban even balapan mobil listrik Formula-E itu belum ada sampai sekarang. Sudah dua bulan berselang sejak mobil balap listrik terakhir melewati garis finis. Baru PSI via ketua fraksinya di DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, yang meminta agar laporan pertanggungjawabannya dipertanggungjawabkan via sesi […]

  • Pemerintah Australia Ucap Terima Kasih kepada Satgas Penanggulangan Karhutla

    Pemerintah Australia Ucap Terima Kasih kepada Satgas Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyampaikan secara langsung ucapan rasa terima kasih atas keterlibatan Satgas Garuda dalam Operasi Bantuan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Australia Tahun 2020 kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat berkunjung ke Australia bulan lalu. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) […]

  • PLN Kembangkan Listrik Hydropower di Tanah Air

    PLN Kembangkan Listrik Hydropower di Tanah Air

    • calendar_month Kam, 2 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengunjungi booth PT PLN (Persero) dalam rangkaian World Hydropower Congress (WHC) 2023 di Nusa Dua Bali pada Selasa, 31 Oktober 2023. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memaparkan strategi perseroan dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA/Hydropower di tanah air. “Sebagai negara kepulauan, […]

  • Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang Helat Lomba Kebersihan antar-Instansi

    Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang Helat Lomba Kebersihan antar-Instansi

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Menyongsong HUT ke-21 Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang pada 7 Desember 2020, maka panitia kegiatan menghelat lomba kebersihan antar-instansi, dinas, badan, dan perusahaan daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang. Sekitar 54 kantor, dinas, badan, dan perusahaan daerah lingkup Pemkot Kupang Bakal mengikuti lomba kebersihan yang bakal dinilai oleh dewan juri pada […]

expand_less