Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Diantar Wali Kota Kupang, Penerima Bedah Rumah Disambut Haru dan Tepuk Tangan

Diantar Wali Kota Kupang, Penerima Bedah Rumah Disambut Haru dan Tepuk Tangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Tangis haru keluarga dan riuh tepukan tangan warga terdengar saat Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, Hilda Riwu Kore – Manafe mengantar Viktor Kamaleng dan istrinya Linda Kamaleng-Solukh kembali ke rumahnya yang telah selesai dibedah di RT 22, Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak pada Jumat, 17 Juli 2020.

Rumah milik Viktor Kamaleng dibedah Pemerintah Kota Kupang dengan dana APBD tahun 2020. Selama 14 hari pengerjaan rumah, Viktor bersama istri dan ketiga anaknya tinggal sementara di Hotel Maya. Sejumlah tetangga dan keluarga Viktor menyambut gembira kepulangan Viktor dan keluarga, ada yang bertepuk tangan, ada pula yang berderai air mata karena terharu sembari menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang.

Hal yang sama juga dialami Luter Masu, warga RT 18 RW 07 Kelurahan Manulai II Kecamatan Alak yang mendapatkan bantuan bedah rumah. Wali Kota Kupang juga berkesempatan menjemput dan mengantar pulang Luter Masu dan keluarga menempati rumah barunya yang terletak di RT 18, RW 07 Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak. Rut Baitanu, istri dari Luter Masu menangis terharu sembari spontan memeluk Ny. Hilda Manafe. Dirinya mengaku terharu bahagia ketika gubuk reot berlapis bebak yang biasa ia tempati bersama keluarga tampak menghilang dan berubah menjadi bangunan kokoh berdinding batako.

Sambil berlinang air mata, Rut Baitanu tak hentinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang. Kedatangan keluarganya bersama Wali Kota beserta Ibu Hilda disambut natoni (tutur adat) dan keluarganya yang hadir. Selama 14 hari pengerjaan bedah rumah, Rut bersama keluarganya dibawa untuk ditampung sementara oleh Wali Kota Kupang di rumah jabatan.

Menurut Ketua RT 18 RW 7 Kelurahan Manulai 2, Ibrahim Baitanu, warga telah lama prihatin dengan kondisi rumah Luther dan berharap bantuan Pemkot dapat menyentuh mereka. Dirinya mengaku turut senang ketika Lurah Manulai II membawa kabar bahwa Luther akan menerima bantuan bedah rumah, “awalnya Lurah datang untuk foto kopi KTP dengan kartu keluarga Pak Luther, selang dua minggu kemudian datang lagi dan menyampaikan pesan bahwa Pak Wali berkenan bertemu Luther dan keluarga untuk diberikan bantuan,” ucap Ibrahim.

Jibrael Kolo salah satu tetangga Rut Baitanu turut berkomentar menyampaikan apresiasinya, menurutnya kepedulian Wali Kota Kupang sangat nyata dirasakan masyarakat melalui program bedah rumah, “Terima kasih telah membantu tetangga kami, sehingga mereka dapat memiliki rumah yang layak huni. Terima kasih atas bantuan pemerintah, semoga semakin banyak warga yang tersentuh perhatian pemerintah,” kata Jibrael.

Wali Kota bersama rombongan kemudian beranjak untuk mengantar pulang Elisabet Saves Toto, seorang janda 8 anak di Kelurahan Manulai II. Elisabet merupakan salah satu penerima bedah rumah yang juga ditampung sementara di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang selama rumahnya dibedah.

Wali Kota Jefri membelikan televisi bagi penerima manfaat bedah rumah

Ester tak kuasa menahan harunya ketika melihat kondisi rumahnya yang semula hanya berdinding seng, telah berubah menjadi bangunan tembok sederhana bertipe 36 dibedah oleh Pemkot. Imo Giri salah satu tetangganya juga menyatakan keprihatinannya melihat kondisi rumah Elisabet sebelumnya, “Semua warga di sini sangat berterima kasih kepada Pemkot Kupang yang berkenan membantu ibu Elisabet, kami tetangga juga prihatin dengan kondisi sebelumnya, akhirnya doa ibu Elisabeth terjawab melalui program bedah rumah Pemkot ini,” kata Imo.

Wali Kota Kupang dalam kesempatan tersebut mengatakan, program bedah rumah merupakan salah satu misi untuk mewujudkan hunian layak huni bagi masyarakat Kota Kupang, sehingga pada tahun 2020 ini pihaknya menganggarkan 50 rumah bagi masyarakat yang tersebar di 6 kecamatan di Kota Kupang, “Hati kami terketuk untuk memperhatikan warga yang kurang beruntung tidak memiliki rumah layak di kota ini, dengan segala keterbatasan kami berupaya untuk membantu mereka,” ucap Wali Kota.

Pemkot menganggarkan biaya untuk melakukan bedah 50 rumah warga yang tersebar di 6 kecamatan, saat ini baru 7 rumah yang telah, sedangkan sisanya 3 rumah lagi sedang dalam pengerjaan, “Rumah yang dibedah rencananya diharapkan mencapai 15 rumah. Mudah-mudahan ke depan teman-teman DPRD dapat mendukung dan menyetujui pendanaan yang lebih besar sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu,” harap Jeriko.

Sebelumnya, Kamis 9 Juli 2020, Wali Kota Kupang bersama Ibu Hilda, Anggota DPD RI Perwakilan NTT juga berkesempatan menjemput Ibu Anantjie Djara bersama anak dan cucunya dari Hotel Gajah Mada Kelurahan Nunleu untuk diantar kembali menempati rumahnya yang telah selesai dibedah oleh Pemkot Kupang.

Rumah yang terletak di RT 09/RW 03, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja berubah dari gubuk berdinding bebak dan seng dan berlantai tanah menjadi bangunan tembok yang layak serta siap huni. Selama bedah rumah, wanita yang lebih akrab disapa Ina Djara itu bersama keluarganya tinggal sementara di Hotel Gajah Mada.

Salah satu tampilan rumah usai dibedah

Kepindahan Ina Djara ke hotel diurus dan diantar langsung oleh Wali Kota Kupang, didampingi oleh Camat Kota Raja, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si. dan Lurah Fontein, Yosef Suhardin, S.Sos. Wali Kota bahkan berkesempatan mengurus pembayaran biaya penginapan Ina Djara beserta keluarganya sebelum akhirnya mengajak wanita yang sudah tua renta itu untuk pulang ke rumahnya.

“Mama mari pulang sudah e,” ajak Wali Kota Kupang.

Ina Djara sempat digendong oleh Camat Kota Raja masuk dalam bis Pemkot Kupang yang juga ditumpangi Wali Kota Kupang. Ketika tiba, janda berusia senja tersebut sempat kaget ketika melihat rumah telah berbeda dengan rumah yang biasa ia tinggali sebelumnya.

“Rumah su di mana, sonde ada lai, su jadi bagus,” ujar Ina Djara terharu.

Puluhan warga dan tetangga turut menyambut kedatangan Ina Djara beserta keluarganya dengan riuh tepuk tangan. Warga juga memberikan aplaus dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Kupang karena telah memperhatikan kondisi tetangga mereka, Ina Djara.

Wali Kota Kupang juga menyumbangkan sebuah televisi berukuran 16 inci, sembako dan perabot rumah tangga yang dibeli dengan uang pribadinya, “Kita ada bawa sembako untuk Ina Djara, kami juga belikan tempat tidur supaya oma sonde tidur di bale bale lagi seperti waktu itu,” ujar sosok yang akrab disapa Jeriko ini. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_sny/al)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sumut Imbau Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Gereja GBKP

    Kapolda Sumut Imbau Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Gereja GBKP

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Medan, Garda Indonesia | Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si. bersilaturahmi kamtibmas dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat bertempat di Gereja Batak Kristen Protestan (GBKP) Runggun Griya Klasis Medan Namorambe Pancur Batu, pada Sabtu, 25 April 2020. Didampingi PJU Polda Sumut, Irjen Martuani tiba di GBKP Runggun Griya sekira pukul 09.40 WIB dan […]

  • Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia |  ‘Sudah jatuh, tertimpa tangga pula’. Peribahasa ini, barangkali tepat disematkan kepada keluarga Basilius Berek, korban dugaan tindak pidana penipuan yang telah dilakukan oleh Alfonsius Lete hingga menyisakan kesulitan dalam melanjutkan proses pembangunan rumah baru idaman. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/10/7-juta-raib-lius-berek-bakal-laporkan-alfons-lete-ke-polsek-tasbar/ Disaksikan Garda Indonesia, saat menyambangi kediaman keluarga Lius Berek pada Jumat pagi, 21 […]

  • ‘Be Celeng’ & Samsam Babi Guling Bali Hadir di Kota Kupang

    ‘Be Celeng’ & Samsam Babi Guling Bali Hadir di Kota Kupang

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Anda penikmat kuliner olahan ‘Be Celeng’ (bahasa Bali) untuk makanan olahan dari daging Babi? Anda tak perlu lagi harus merogoh kocek dalam untuk ke Bali. Saat ini, telah hadir Rumah Makan Triasih Boga di Jalan W J Lalamentik (sebelah barat Hotel Romita), Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara […]

  • Terindikasi TPPO, CTKI Asal TTU Dicekal Petugas di Bandara El Tari

    Terindikasi TPPO, CTKI Asal TTU Dicekal Petugas di Bandara El Tari

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Satgas TKI Nonprosedural Bandara El Tari Kupang mencekal 1 (satu) Calon Tenaga Kerja nonprosedural di depan pintu cek in dengan tujuan Surabaya-Pangkalan Bun menggunakan pesawat Lion Air JT 0695, pada Minggu, 30 Juni 2019 pukul 10:10 WITA. Calon Tenaga Kerja yang bernama Maria Anjilia Haki, lahir di Unina,30 Maret 2001, Perempuan […]

  • Waingapu Jadi Kota Ketiga Penentu Inflasi di NTT

    Waingapu Jadi Kota Ketiga Penentu Inflasi di NTT

    • calendar_month Sel, 11 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Di tahun 2019, Kota Waingapu, Ibu Kota Kabupaten Sumba Timur menjadi Kota Ketiga penentu laju inflasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kepastian Kota Waingapu menjadi Kota Ketiga Penentu Laju Inflasi disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia saat jumpa pers bersama awak media di Ruang Telekonferensi, Senin, 10 […]

  • 300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    300 Kantong Darah, Stok Aman & Harus Tersedia Tiap Hari untuk PMI & Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Palang Merah Indonesia (PMI) melalui UPTD Unit Transfusi Darah Provinsi NTT selalu mengupayakan untuk menyediakan stok 300 (tiga ratus) kantong darah bagi kebutuhan PMI dan sekitar 20 (dua puluh) Rumah Sakit yang ada di Kota Kupang. Kepala unit Transfusi Darah PMI NTT, dr Samson Ehe Teron menyampaikan kepada gardaindonesia saat kegiatan Donor […]

expand_less