Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Diantar Wali Kota Kupang, Penerima Bedah Rumah Disambut Haru dan Tepuk Tangan

Diantar Wali Kota Kupang, Penerima Bedah Rumah Disambut Haru dan Tepuk Tangan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 18 Jul 2020
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Tangis haru keluarga dan riuh tepukan tangan warga terdengar saat Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore didampingi Ketua TP PKK Kota Kupang, Hilda Riwu Kore – Manafe mengantar Viktor Kamaleng dan istrinya Linda Kamaleng-Solukh kembali ke rumahnya yang telah selesai dibedah di RT 22, Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak pada Jumat, 17 Juli 2020.

Rumah milik Viktor Kamaleng dibedah Pemerintah Kota Kupang dengan dana APBD tahun 2020. Selama 14 hari pengerjaan rumah, Viktor bersama istri dan ketiga anaknya tinggal sementara di Hotel Maya. Sejumlah tetangga dan keluarga Viktor menyambut gembira kepulangan Viktor dan keluarga, ada yang bertepuk tangan, ada pula yang berderai air mata karena terharu sembari menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang.

Hal yang sama juga dialami Luter Masu, warga RT 18 RW 07 Kelurahan Manulai II Kecamatan Alak yang mendapatkan bantuan bedah rumah. Wali Kota Kupang juga berkesempatan menjemput dan mengantar pulang Luter Masu dan keluarga menempati rumah barunya yang terletak di RT 18, RW 07 Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak. Rut Baitanu, istri dari Luter Masu menangis terharu sembari spontan memeluk Ny. Hilda Manafe. Dirinya mengaku terharu bahagia ketika gubuk reot berlapis bebak yang biasa ia tempati bersama keluarga tampak menghilang dan berubah menjadi bangunan kokoh berdinding batako.

Sambil berlinang air mata, Rut Baitanu tak hentinya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang. Kedatangan keluarganya bersama Wali Kota beserta Ibu Hilda disambut natoni (tutur adat) dan keluarganya yang hadir. Selama 14 hari pengerjaan bedah rumah, Rut bersama keluarganya dibawa untuk ditampung sementara oleh Wali Kota Kupang di rumah jabatan.

Menurut Ketua RT 18 RW 7 Kelurahan Manulai 2, Ibrahim Baitanu, warga telah lama prihatin dengan kondisi rumah Luther dan berharap bantuan Pemkot dapat menyentuh mereka. Dirinya mengaku turut senang ketika Lurah Manulai II membawa kabar bahwa Luther akan menerima bantuan bedah rumah, “awalnya Lurah datang untuk foto kopi KTP dengan kartu keluarga Pak Luther, selang dua minggu kemudian datang lagi dan menyampaikan pesan bahwa Pak Wali berkenan bertemu Luther dan keluarga untuk diberikan bantuan,” ucap Ibrahim.

Jibrael Kolo salah satu tetangga Rut Baitanu turut berkomentar menyampaikan apresiasinya, menurutnya kepedulian Wali Kota Kupang sangat nyata dirasakan masyarakat melalui program bedah rumah, “Terima kasih telah membantu tetangga kami, sehingga mereka dapat memiliki rumah yang layak huni. Terima kasih atas bantuan pemerintah, semoga semakin banyak warga yang tersentuh perhatian pemerintah,” kata Jibrael.

Wali Kota bersama rombongan kemudian beranjak untuk mengantar pulang Elisabet Saves Toto, seorang janda 8 anak di Kelurahan Manulai II. Elisabet merupakan salah satu penerima bedah rumah yang juga ditampung sementara di Rumah Jabatan Wali Kota Kupang selama rumahnya dibedah.

Wali Kota Jefri membelikan televisi bagi penerima manfaat bedah rumah

Ester tak kuasa menahan harunya ketika melihat kondisi rumahnya yang semula hanya berdinding seng, telah berubah menjadi bangunan tembok sederhana bertipe 36 dibedah oleh Pemkot. Imo Giri salah satu tetangganya juga menyatakan keprihatinannya melihat kondisi rumah Elisabet sebelumnya, “Semua warga di sini sangat berterima kasih kepada Pemkot Kupang yang berkenan membantu ibu Elisabet, kami tetangga juga prihatin dengan kondisi sebelumnya, akhirnya doa ibu Elisabeth terjawab melalui program bedah rumah Pemkot ini,” kata Imo.

Wali Kota Kupang dalam kesempatan tersebut mengatakan, program bedah rumah merupakan salah satu misi untuk mewujudkan hunian layak huni bagi masyarakat Kota Kupang, sehingga pada tahun 2020 ini pihaknya menganggarkan 50 rumah bagi masyarakat yang tersebar di 6 kecamatan di Kota Kupang, “Hati kami terketuk untuk memperhatikan warga yang kurang beruntung tidak memiliki rumah layak di kota ini, dengan segala keterbatasan kami berupaya untuk membantu mereka,” ucap Wali Kota.

Pemkot menganggarkan biaya untuk melakukan bedah 50 rumah warga yang tersebar di 6 kecamatan, saat ini baru 7 rumah yang telah, sedangkan sisanya 3 rumah lagi sedang dalam pengerjaan, “Rumah yang dibedah rencananya diharapkan mencapai 15 rumah. Mudah-mudahan ke depan teman-teman DPRD dapat mendukung dan menyetujui pendanaan yang lebih besar sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu,” harap Jeriko.

Sebelumnya, Kamis 9 Juli 2020, Wali Kota Kupang bersama Ibu Hilda, Anggota DPD RI Perwakilan NTT juga berkesempatan menjemput Ibu Anantjie Djara bersama anak dan cucunya dari Hotel Gajah Mada Kelurahan Nunleu untuk diantar kembali menempati rumahnya yang telah selesai dibedah oleh Pemkot Kupang.

Rumah yang terletak di RT 09/RW 03, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja berubah dari gubuk berdinding bebak dan seng dan berlantai tanah menjadi bangunan tembok yang layak serta siap huni. Selama bedah rumah, wanita yang lebih akrab disapa Ina Djara itu bersama keluarganya tinggal sementara di Hotel Gajah Mada.

Salah satu tampilan rumah usai dibedah

Kepindahan Ina Djara ke hotel diurus dan diantar langsung oleh Wali Kota Kupang, didampingi oleh Camat Kota Raja, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si. dan Lurah Fontein, Yosef Suhardin, S.Sos. Wali Kota bahkan berkesempatan mengurus pembayaran biaya penginapan Ina Djara beserta keluarganya sebelum akhirnya mengajak wanita yang sudah tua renta itu untuk pulang ke rumahnya.

“Mama mari pulang sudah e,” ajak Wali Kota Kupang.

Ina Djara sempat digendong oleh Camat Kota Raja masuk dalam bis Pemkot Kupang yang juga ditumpangi Wali Kota Kupang. Ketika tiba, janda berusia senja tersebut sempat kaget ketika melihat rumah telah berbeda dengan rumah yang biasa ia tinggali sebelumnya.

“Rumah su di mana, sonde ada lai, su jadi bagus,” ujar Ina Djara terharu.

Puluhan warga dan tetangga turut menyambut kedatangan Ina Djara beserta keluarganya dengan riuh tepuk tangan. Warga juga memberikan aplaus dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Kupang karena telah memperhatikan kondisi tetangga mereka, Ina Djara.

Wali Kota Kupang juga menyumbangkan sebuah televisi berukuran 16 inci, sembako dan perabot rumah tangga yang dibeli dengan uang pribadinya, “Kita ada bawa sembako untuk Ina Djara, kami juga belikan tempat tidur supaya oma sonde tidur di bale bale lagi seperti waktu itu,” ujar sosok yang akrab disapa Jeriko ini. (*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_sny/al)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fase Struktur Baja Beton, SUTT PLN Siap Perkuat Sistem Labuan Bajo

    Fase Struktur Baja Beton, SUTT PLN Siap Perkuat Sistem Labuan Bajo

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara melalui Unit Pelaksana Proyek Nusa Tenggara 2 sedang melakukan akselerasi proses pembangunan jalur transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 70 kV gardu induk Labuan Bajo – pembangkit listrik mesin gas (PLTMG Flores). Jalur yang terbentang dari Desa Golobilas, Kecamatan Komodo sampai dengan Desa Tanjung […]

  • ‘Judicial Review’ UU Pers, Keterangan Saksi DP & Pemerintah Bertentangan

    ‘Judicial Review’ UU Pers, Keterangan Saksi DP & Pemerintah Bertentangan

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Keterangan saksi Bambang Sadono yang dihadirkan Dewan Pers pada sidang lanjutan perkara: Nomor 38/PUU-XIX/2021 di Mahkamah Konstitusi pada Kamis, 21 April 2022, mengundang pertanyaan kuasa hukum pemohon dan majelis hakim. Bambang Sadono menyatakan Dewan Pers mempunyai kewenangan untuk membuat regulasi, termasuk memfasilitasi organisasi pers untuk membuat regulasi. Dan saksi juga mengatakan […]

  • Permohonan WNA Jadi WNI Melonjak, Pemerintah Perketat Seleksi

    Permohonan WNA Jadi WNI Melonjak, Pemerintah Perketat Seleksi

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Permohonan warga negara asing (WNA) untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI) terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum (Ditjen AHU Kemenkum) mencatat lonjakan permohonan perpindahan kewarganegaraan, meski proses persetujuannya tetap dilakukan secara ketat. “Sebagaimana data yang ada di Direktorat Jenderal AHU, khususnya di Direktorat Tata Negara, […]

  • Babinsa Petaling Serma Suparyadi Bimbing & Motivasi Petani Sayur Sawi

    Babinsa Petaling Serma Suparyadi Bimbing & Motivasi Petani Sayur Sawi

    • calendar_month Sen, 17 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Kepulauan Bangka, Garda Indonesia | Serma Suparyadi sebagai Babinsa Koramil 431-04/Petaling sangat antusias dalam melaksanakan pendampingan Upsus kepada para petani di wilayah desa binaannya. Selain mendukung Para Petani Pajale, Babinsa juga mendukung petani lainya, Bersama dengan Bapak Dwi di Petak kebon Sayuran ini Serma Suparyadi memberikan beberapa teknik dan cara menanam sayuran Jenis Sawi. “Dengan […]

  • Presiden Jokowi: Saya Tak Campuri Putusan MK & Bakal Capres

    Presiden Jokowi: Saya Tak Campuri Putusan MK & Bakal Capres

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Beijing, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam urusan bakal calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres). Hal tersebut disampaikan dalam keterangannya di sela-sela kegiatan kunjungan kerjanya di China World Hotel, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok, pada Senin malam, 16 Oktober 2023. “Saya tegaskan saya tidak mencampuri urusan capres atau […]

  • Puan Bantah Isu Gaji DPR Naik, Hanya Kompensasi Uang Rumah

    Puan Bantah Isu Gaji DPR Naik, Hanya Kompensasi Uang Rumah

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Meski begitu, isu gaji DPR tetap menjadi perbincangan panas, terlebih setelah muncul unggahan di media sosial yang menyebut anggota DPR menerima gaji hingga Rp90 juta per bulan.   Jakarta | Ketua DPR RI, Puan Maharani menegaskan bahwa tidak ada kenaikan gaji anggota DPR seperti yang ramai beredar di media sosial. Menurut Puan, isu gaji DPR […]

expand_less