Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Dinas PPPA NTT Pinta Gubernur Terbitkan Pergub tentang PPRG

Dinas PPPA NTT Pinta Gubernur Terbitkan Pergub tentang PPRG

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Okt 2019
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi NTT melaksanakan Forum Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) dalam kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pembangunan Keluarga di Provinsi NTT, bagi OPD lingkup Provinsi NTT, pada Kamis 24 Oktober 2019.

Kegiatan yang digelar di Hotel Sahid T-More Kupang juga melibatkan organisasi kemasyarakatan, para pengusaha dan para akademisi dari beberapa kampus di Kota Kupang. Kegiatan tersebut bertujuan membangun pemahaman bersama terkait PPRG serta langkah-langkah dalam pengimplementasian PPRG di masing-masing OPD. Hal tersebut disampaikan oleh Frits Leki, Kepala Seksi PUG, Dinas PPPA Provinsi NTT.

Menurut Frits, PPRG sendiri merupakan kesetaraan penganggaran dalam suatu kegiatan antara kebutuhan laki-laki dan perempuan. “Dalam merencanakan anggaran melihat pada kebutuhan laki-laki dan perempuan, karena antara kebutuhan laki-laki dan perempuan pasti berbeda”, ujar Frits.

Frits menambahkan bahwa dalam perencanaan harus mengikuti 9 langkah perencanaan yang dikeluarkan oleh Bappenas, yang harus didukung oleh ketersediaan data terpilah terkait kegiatan yang akan dilakukan.

Dirinya juga menjelaskan bahwa dari hasil diskusi bersama peserta maka ada satu hal yang menjadi perhatian bersama terutama Dinas PPPA, yaitu meminta kepada Gubernur untuk mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait PPRG agar dapat dijalankan oleh semua OPD.

“Solusi terbaik untuk mengatasi tidak jalannya PPRG di berbagai OPD adalah meminta kepada Gubernur untuk mengeluarkan Peraturan Gubernur tentang PPRG,” jelasnya.

Selain itu, Dinas PPPA akan melakukan Advokasi terkait PPRG kepada seluruh pimpinan OPD di lingkup Provinsi NTT. Dirinya mengatakan bahwa pimpinan OPD merupakan pengambil kebijakan dan seharusnya advokasi diberikan kepada bagian perencanaan pada masing-masing OPD, sehingga ia berharap dalam advokasi bisa melibatkan staf perencanaan dari masing-masing OPD.

“Beberapa tahun lalu kami (Dinas PPPA) dan Bappeda sudah jalan (PPRG), tapi dalam waktu berjalan belum ada OPD yang mengikuti. Memang ada banyak masalah termasuk teman-teman mempertanyakan tentang dasar PPRG, sehingga penekanannya adalah pembentukan Peraturan Gubernur,” tandas Frits. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • George Hadjo Pecut Jiwa Entrepreneur Honorer Biro Umum Pemprov NTT

    George Hadjo Pecut Jiwa Entrepreneur Honorer Biro Umum Pemprov NTT

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat menginginkan para Pekerja Tidak Tetap (PTT) atau tenaga Honorer lingkup Pemprov NTT tak sekadar menerima gaji namun harus dapat membuat penghasilan sendiri atau berjiwa entrepreneur,” ulas Plt. Kepala Biro (Karo) Umum Kantor Gubernur NTT, George.M. Hadjo kepada media ini pada Jumat sore, 5 Juni 2020. Untuk menerjemahkan […]

  • Senator DPD RI Akan Terus Tagih Janji Kampanye Jokowi Untuk Aceh & Papua

    Senator DPD RI Akan Terus Tagih Janji Kampanye Jokowi Untuk Aceh & Papua

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bertepatan dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Gedung MPR/DPR dan DPD RI, pada Minggu, 20 Oktober 2019. Senator DPD RI Asal Aceh H. Fachrul Razi, MIP angkat bicara soal janji – janji Jokowi di saat kampanye. “Janji – janji Pak Jokowi saat kampanye sempat berjanji akan membangun Aceh dan Papua. […]

  • ‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

    ‘TRADISI PENTI’ Personil PLN dan Warga Poco Leok Jadi Keluarga

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut menghadiri upacara adat Penti atau syukuran di Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT, pada Kamis, 28 September 2023. Tradisi Penti melibatkan seluruh pihak dalam satu kampung dan pihak lain yang mengelola aset (tanah) dalam wilayah gendang. […]

  • Gubernur VBL Pinta Petani TJPS di TTU Dapat Jadi Penyuluh Bagi Petani Lain

    Gubernur VBL Pinta Petani TJPS di TTU Dapat Jadi Penyuluh Bagi Petani Lain

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Insana-TTU, Garda Indonesia | “Sebagai Gubernur, saya mengucapkan terima kasih buat para pendamping yang dengan penuh semangat, tetap setia mendampingi petani di sini, sehingga kualitas jagung yang dipanen sangat memuaskan. Meski saat ini dunia sedang dilanda Virus Corona yang sangat meresahkan, tetapi semangat para pendamping dan juga para petani di tempat ini tidak surut sedikit […]

  • Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

    Pemprov NTT Canangkan 1000 Koperasi Go Digital

    • calendar_month Ming, 22 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kebangkitan ekonomi dapat diwujudkan dengan menggerakkan sektor riil melalui kelembagaan yang menjadi penciri Indonesia yaitu koperasi. Provinsi Nusa Tenggara Timur  (NTT) adalah provinsi yang memiliki jumlah anggota koperasi terbesar di Indonesia sebanyak 4.202 unit (52%), dengan jumlah yang aktif 3.846 unit (91,52%), dan jumlah anggota 2.158.059 orang (data per Agustus 2020). […]

  • 10 Anak Didik Pemasyarakatan Dapat Remisi dari Kemenkumham NTT

    10 Anak Didik Pemasyarakatan Dapat Remisi dari Kemenkumham NTT

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | Pada momentum Hari Anak Nasional (HAN) 2021 bertajuk “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan Remisi Anak Nasional (RAN) bagi 1.020 anak, pada Jumat, 23 Juli 2021. Di wilayah kerja Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebanyak 10 (sepuluh) anak didik […]

expand_less