Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Dokter Andre : Kelor Bantu Perempuan Susah Hamil Penderita PCOS

Dokter Andre : Kelor Bantu Perempuan Susah Hamil Penderita PCOS

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 326
  • comment 0 komentar

Loading

Kelor, ungkap dokter Andre Hartanto, membantu memperbaiki profil hormon dan fungsi resistensi insulin, yang kemudian menurunkan kadar hormon androgen.

 

Denpasar | Spesialis Kebidanan & Kandungan, dr. Andree Hartanto, Sp.OG. pada sesi Kongres Obstetri dan Ginekologi Indonesia (KOGI) ke-19 dihelat pada 17–23 Juli 2025 di Bali; memaparkan hasil penelitiannya tentang potensi tanaman kelor (Moringa Oleifera) memperbaiki kesehatan reproduksi, khususnya pada perempuan penderita sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).

Kongres bertema “Advancements in Maternal and Reproductive Health Through Technology, Digital Innovations, and Education” ini menjadi ajang pertukaran pengetahuan dan pembaruan inovasi di bidang kesehatan ibu dan reproduksi di Indonesia.

Penelitian yang dilakukan dokter Andre Hartanto, kelor membantu memperbaiki sensitivitas dan fungsi insulin, yang kemudian menurunkan kadar hormon androgen—hormon yang biasanya meningkat berlebihan pada perempuan penderita PCOS.

“PCOS sekitar 80 persen menyebabkan infertilitas atau kemandulan pada perempuan. Kelor memperbaiki profil hormon dengan resistensi insulin,” urai dokter Andre Hartanto saat dihubungi pada Rabu malam, 23 Juli 2025.

Perlu diketahui, kandungan gizi daun kelor (per 100 g) yakni energi 64 kkal, protein 9,4 g, lemak 1,4 g, karbohidrat 8,3 g, serat 2,0 g, kalsium 185 mg, fosfor 112 mg, zat besi 4,0 mg, vitamin A (Beta Karoten) 6.780 mcg, vitamin C 220 mg, vitamin E 448 mcg, vitamin B1 (Tiamin) 0,25 mg, vitamin B2 (Riboflavin) 0,66 mg, vitamin B3 (Niasin) 2,2 mg, kalium 259 mg, dan magnesium 42 mg.

Penelitian dokter Andre Hartanto ini juga diperkuat oleh analisis data dari sejumlah kajian meta-analisis yang membuktikan kelor mampu memperbaiki profil hormon pasien PCOS secara ilmiah dan medis.

Pada penelitian terhadap hewan coba tikus yang diberikan makanan kelor sebanyak 500 mg hingga 2 gram per hari selama 2 (dua) minggu menunjukkan profil sel telur jauh lebih baik dibandingkan dengan tak menerima asupan kelor. “Kondisi menunjukkan bahwa pada pasien PCOS itu pembentukan folikel terganggu, maka kelor berfungsi memperbaiki kerja insulin dan bersifat anti inflamasi,” beber dokter Andre sembari menyampaikan bahwa pada pasien PCOS mempunyai kelebihan hormon androgen, saat diberikan kelor, maka kadar hormon androgen akan turun.

Penelitian ini membuktikan efikasi kelor terbukti secara medis melalui penelitian meta analisis memperbaiki profil hormon yang memperbaiki kerja insulin yang menurunkan kadar hormon androgen pada pasien PCOS.

Penelitian ini juga membuka peluang pemanfaatan kelor sebagai terapi alami pendamping bagi pasien PCOS, khususnya dalam menangani gangguan hormonal dengan pendekatan yang aman dan berbasis bukti ilmiah.

Cara konsumsi kelor untuk mendukung kesuburan

Para calon ibu atau perempuan dengan kasus PCOS dapat mengonsumsi kelor dengan beragam cara. Berikut acuannya :

Teh kelor, seduh 1 sendok teh daun kering tiap pagi dan sore;

• Sayur bening kelor, masak daun muda kelor dengan jagung/wortel;

• Bubuk kelor, campurkan 1 sendok teh ke dalam air hangat, jus, atau madu;

• Kapsul kelor, konsumsi sesuai anjuran.

Adapun manfaat Kelor untuk perempuan yang sulit hamil antara lain:

1. Kaya antioksidan. Daun kelor mengandung vitamin A, C, dan E serta flavonoid yang tinggi. Membantu menetralkan radikal bebas yang bisa merusak sel telur dan sistem reproduksi wanita.

2. Menyeimbangkan hormon. Kandungan senyawa fitonutrien dalam kelor membantu mengatur hormon estrogen dan progesteron. Ini penting untuk siklus menstruasi yang teratur dan ovulasi yang sehat.

3. Meningkatkan kualitas nutrisi tubuh. Protein, zat besi, dan kalsium dalam kelor menutrisi tubuh secara keseluruhan, termasuk organ reproduksi. Zat besi mencegah anemia yang bisa memengaruhi ovulasi.

4. Mendukung fungsi rahim. Senyawa dalam kelor seperti isothiocyanate dan quercetin bersifat anti-inflamasi, membantu mengatasi peradangan ringan pada rahim atau saluran reproduksi.

5. Mengatasi PCOS dan gangguan menstruasi. Bagi perempuan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) ringan, kelor membantu menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki resistensi insulin, yang sering menjadi akar gangguan ovulasi.

Penulis (+roni banase/ragam)

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas PPPA NTT Pinta Gubernur Terbitkan Pergub tentang PPRG

    Dinas PPPA NTT Pinta Gubernur Terbitkan Pergub tentang PPRG

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi NTT melaksanakan Forum Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender (PPRG) dalam kebijakan Pengarusutamaan Gender (PUG) di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Pembangunan Keluarga di Provinsi NTT, bagi OPD lingkup Provinsi NTT, pada Kamis 24 Oktober 2019. Kegiatan yang digelar di Hotel Sahid T-More Kupang […]

  • Cegah Stunting, Jokowi : Pranikah Harus Siap Lahir Batin

    Cegah Stunting, Jokowi : Pranikah Harus Siap Lahir Batin

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya kesiapan lahir dan batin sebelum menikah untuk mencegah permasalahan gagal tumbuh (stunting). Kepala Negara menyampaikan hal tersebut kepada awak media sebagai respons atas tingginya angka pernikahan dini di sejumlah daerah di Indonesia. “Masalah stunting itu juga masalah mengenai bagaimana kita menyiapkan prahamil, dan saat hamil, penting. Sehingga […]

  • Pasca Gempa M 6,8 di Kabupaten Kepulauan Banggai, Situasi Kondusif

    Pasca Gempa M 6,8 di Kabupaten Kepulauan Banggai, Situasi Kondusif

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Banggai-Sulteng, Garda Indonesia | Berdasarkan pantauan Pusat Pengendali Operasi BNPB, situasi masyarakat di beberapa wilayah sudah kondusif pascagempa M 6,8 yang terjadi pada Jumat,12 April 2019 pukul 18.40 WIB. Masyarakat yang mengungsi sebagian sudah pulang ke rumahnya. Pengungsian sempat teridentifikasi di Kabupaten Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah hingga malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan […]

  • Ekonomi NTT Tahun 2021 Tumbuh 2,51 Persen

    Ekonomi NTT Tahun 2021 Tumbuh 2,51 Persen

    • calendar_month Sen, 7 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2021 mencapai Rp 110,89 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 70,54 triliun. Demikian disampaikan oleh Plt. Kepala BPS Provinsi NTT Ir. Adi H. Manafe, M.Si. dalam sesi rilis pers secara live streaming melalui channel YouTube Humas […]

  • Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    Kabiro Humas Pemprov NTT : PDP Meninggal di Mabar Bukan Covid-19

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga atas meninggalnya 1 (satu) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di Rumah Sakit Komodo Labuan Bajo (Rumah Sakit Rujukan Covid-19), pada Rabu, 25 Maret 2020 sekitar pukul 05.30 WITA,” ungkap Kabiro Humas dan Protokol Setda Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dr. Jelamu Ardu Marius kepada […]

  • SURYANATA Desak Copot Kasatpol PP Samarinda, Dampak Keroyok 8 Mahasiswa

    SURYANATA Desak Copot Kasatpol PP Samarinda, Dampak Keroyok 8 Mahasiswa

    • calendar_month Kam, 15 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Samarinda, Garda Indonesia | Bermula dari aksi brutalisme ratusan Satpol PP menyerbu 8 aktivis saat diskusi dan ngopi, Aliansi Suara Rakyat Nusantara (SURYANATA) mendesak agar segera mencopot Kepala Satpol PP Samarinda dari Jabatannya serta oknum anggotanya yang terlibat dalam kasus tersebut. “Kami tidak membenarkan tindakan kejahatan tidak berperi kemanusiaan tersebut, karena telah melanggar dari norma […]

expand_less