Donor Darah Bulan K3 Tahun 2026 PLN NTT Kumpulkan 65 Kantong Nyawa
- account_circle Penulis
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar

![]()
Apresiasi mendalam datang dari dr. Alvin, perwakilan PMI Unit Donor Darah (UDD) Provinsi NTT. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan darah di Kota Kupang cukup tinggi, mencapai 60 hingga 80 kantong setiap harinya.
Kupang | Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) menunjukkan sisi kemanusiaannya melalui aksi sosial donor darah. Kegiatan yang berlangsung hangat di ruang Flobamora, Kantor PLN UIW NTT pada Rabu, 21 Januari 2026 ini, menjadi wujud nyata kepedulian insan PLN terhadap sesama.
Aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah nyata untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya, namun merupakan semangat berbagi terlihat jelas dari antusiasme peserta yang berasal dari jajaran manajemen, karyawan-karyawati, tenaga alih daya (TAD), satuan pengamanan, hingga para pensiunan PLN yang tetap bersemangat berkontribusi.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa esensi K3 memiliki makna yang luas. “K3 bukan hanya tentang penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) atau kepatuhan pada prosedur kerja. Lebih dari itu, K3 adalah tentang keselamatan jiwa dan kepedulian sosial. Melalui donor darah ini, kita membuktikan bahwa keselamatan yang kita junjung juga berarti memberikan kesempatan hidup bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ungkap Eko.
Ia juga mengajak seluruh keluarga besar PLN untuk menjadikan momentum Bulan K3 sebagai penguat budaya peduli, hidup sehat, dan selamat, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat luas.
Pada kegiatan ini, PLN berhasil mengumpulkan sebanyak 65 kantong darah yang langsung diserahkan kepada PMI untuk disalurkan kepada pasien di berbagai rumah sakit.
Apresiasi mendalam datang dari dr. Alvin, perwakilan PMI Unit Donor Darah (UDD) Provinsi NTT. Ia menyebutkan bahwa kebutuhan darah di Kota Kupang cukup tinggi, mencapai 60 hingga 80 kantong setiap harinya. “Kami sangat berterima kasih kepada PLN. Aksi ini sangat berarti bagi kami dalam memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang tengah berjuang di rumah sakit,” ujarnya.
Salah satu pendonor, Djauhari Djawas, mengungkapkan rasa syukurnya bisa berpartisipasi. “Bagi saya, donor darah adalah cara sederhana namun sangat bermakna. Setetes darah yang kita berikan bisa menjadi harapan baru bagi mereka yang sedang kritis,” tuturnya.
Melalui sinergi antara semangat kerja selamat dan kepedulian sosial, PLN UIW NTT berharap aksi ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi. Karena pada akhirnya, keselamatan kerja yang sejati adalah ketika kita mampu memastikan orang-orang di sekitar kita juga memiliki kesempatan untuk hidup sehat dan sejahtera. PLN berkomitmen untuk terus hadir, tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi kemanusiaan bagi masyarakat NTT.(*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Tim PLN UIW NTT











Saat ini belum ada komentar