Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » ‘DOOR to DOOR’ Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Kota Kupang

‘DOOR to DOOR’ Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 19 Sep 2023
  • visibility 129
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) merupakan salah satu dari 5 (lima) Direktorat di bawah Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

P2PTM Kemenkes RI telah menghelat kegiatan “Gerakan Bulan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular” (PTM) dimulai serentak di seluruh Indonesia pada 18 Mei 2022 lalu. Gerakan ini menyasar penduduk usia di atas 15 tahun.

Gerakan serupa dilakukan pula di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Petugas dari Puskesmas Pasir Panjang  bersama seorang dokter, melakukan kunjungan door to door ke rumah-rumah pemukiman warga.

Seperti yang dilakukan tim skrining penyakit tidak menular (PTM) dari Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang terdiri dari dr. Alya Iranti, tim perawat (Anni Sae, Selfi Lobo, dan Fitri Eunike Janniarti), turut pula kader posyandu Kelurahan Oeba; menyasar rumah warga di RT 05 RW 02 Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Dokter Alya Iranti, perawat, petugas kesehatan dari Puskesmas Pasir Panjang dan kader posyandu Kelurahan Oeba berpose bersama Ketua RT 05 RW 02 Kelurahan Oeba, Bapak Frans Ottu

Dokter Alya Iranti menyampaikan bahwa skrining penyakit tidak menular (PTM) merupakan salah satu program Kemenkes RI yang mana dilaksanakan oleh setiap puskesmas. “Jadi, kami dari Puskesmas Pasir Panjang menindaklanjuti arahan program tersebut,” ujarnya.

Dokter Alya Iranti yang sementara menekuni program internsip sejak Februari 2023 (program Kemenkes RI untuk para lulusan baru dokter umum), menyampaikan skrining penyakit tidak menular dilakukan berupa cek tekanan darah, cek gula darah, timbang berat badan dan pengukuran lingkar perut (wanita maksimal 80 cm, pria maksimal 90 cm).

“Pengukuran berat badan dan lingkar perut untuk melakukan skrining terhadap penyakit obesitas (kegemukan, red). Sementara, penyakit tidak menular erat kaitannya dengan pola hidup dan pola makan,” ujarnya sembari mengimbau masyarakat untuk menekuni pola hidup sehat dengan menghindari merokok, aktif berolahraga, dan mengurangi mengonsumsi alkohol.

Adapun tips mencegah penyakit tidak menular di antaranya, tidak merokok,
batasi konsumsi gula, garam, lemak berlebihan, rajin aktivitas fisik, rajin konsumsi buah dan sayur, dan rutin
cek kesehatan secara teratur.

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plh. Bupati Belu Upayakan Perhatian Pemda bagi Kelas Tenun Ikat Nunupu

    Plh. Bupati Belu Upayakan Perhatian Pemda bagi Kelas Tenun Ikat Nunupu

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Usai menghadiri kegiatan donasi buku di TBM Lopo Cerdas Sabar di Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, pada Minggu, 14 Maret 2021, Plh. Bupati Belu, Frans Manafe didampingi Ketua Komisi II DPRD, Theodorus Seran Tefa diarahkan Ketua FTBM, Romo Kris Fallo mengunjungi Kelas Tenun Ikat Nunupu, yang letaknya tidak jauh dari TBM […]

  • JADI KIPER, Jokowi Main Sepak Bola Bersama Warga Manggarai Barat

    JADI KIPER, Jokowi Main Sepak Bola Bersama Warga Manggarai Barat

    • calendar_month Sen, 4 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Jokowi dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 4—6 Desember 2023, dimulai dari ujung barat pulau Flores, yakni Kabupaten Manggarai Barat; menyempatkan diri bermain sepak bola bersama warga setempat. Lapangan Bola Wae Kesambi yang berada di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarat Barat, Provinsi […]

  • Sidang Majelis Klasis Kupang Tengah 2020, Gereja & Pemerintah Harus Kolaborasi

    Sidang Majelis Klasis Kupang Tengah 2020, Gereja & Pemerintah Harus Kolaborasi

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Panitia Persidangan Klasis Istimewa IV dan Persidangan Majelis Klasis Kota Kupang Timur tahun 2020 menghelat persidangan klasis yang dilaksanakan pada 15—18 Januari 2020 di gedung kebaktian Gereja Bet’el Maulafa, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) berkenan hadir dan memberikan sambutan pada acara […]

  • Terbakar? Dibakar?

    Terbakar? Dibakar?

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Dahlan Iskan Rabu lusa (3 Juli 2024), para wartawan di Karo akan menyalakan lilin bersama. Lokasinya: di reruntuhan rumah rekan mereka di Kabanjahe. Nama rekan wartawan itu: Rico Sempurna Pasaribu. Usia sekitar 45 tahun. Sempurna tewas terbakar di rumahnya bersama istri, anak, dan cucunya. Para wartawan sudah mendesak agar aparat keamanan mengungkap sejelas-jelasnya: itu […]

  • Jumat Agung—Penyaliban Yesus Kristus di Golgota

    Jumat Agung—Penyaliban Yesus Kristus di Golgota

    • calendar_month Jum, 2 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Loading

    Jumat Agung adalah Hari Jumat sebelum Minggu Paskah, hari peringatan Penyaliban Yesus Kristus dan wafatnya di Golgota. Hari kematian itu sendiri tidak dicatat jelas di Alkitab. Ada yang menduga jatuh pada hari Rabu, tetapi lebih banyak yang menempatkan pada hari Jumat. Berdasarkan rincian kitab suci mengenai Pengadilan Sanhedrin atas Yesus, dan analisis ilmiah, peristiwa penyaliban Yesus sangat mungkin terjadi pada hari Jumat, tetapi tanggal terjadinya […]

  • 75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Presiden: Tak Spontan Jadi Dasar Pemberhentian

    75 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Presiden: Tak Spontan Jadi Dasar Pemberhentian

    • calendar_month Sel, 18 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memandang bahwa hasil tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu maupun institusi KPK. Menurut Presiden Jokowi, hasil tes tersebut juga hendaknya tidak serta-merta atau spontan dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak […]

expand_less