Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Tak Kenal Nonaktif, Sahroni Hingga Uya Kuya Gajian Terus

DPR Tak Kenal Nonaktif, Sahroni Hingga Uya Kuya Gajian Terus

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
  • visibility 181
  • comment 0 komentar

Loading

Said Abdullah menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) maupun Tata Tertib DPR, tidak ada istilah anggota DPR nonaktif.

 

Jakarta | Sejumlah anggota DPR RI yang dinonaktifkan oleh fraksinya buntut kontroversi di tengah masyarakat ternyata tetap menerima gaji penuh. Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, menegaskan hal itu sesuai aturan yang berlaku.

“Kalau dari sisi aspek itu ya terima gaji,” kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 1 September 2025.

Said menjelaskan, dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) maupun Tata Tertib DPR, tidak ada istilah anggota DPR nonaktif. Meski demikian, ia menghormati keputusan sejumlah partai politik yang menonaktifkan kadernya.

“Baik Tatib maupun Undang-undang MD3, memang tidak mengenal istilah nonaktif. Namun, saya menghormati keputusan yang diambil oleh NasDem, PAN, Golkar, dan seharusnya pertanyaan itu dikembalikan kepada ketiga partai tersebut,” ujar legislator PDI Perjuangan itu.

Said menambahkan, hak keuangan anggota DPR tetap berlaku meskipun ada status pemberhentian sementara dari fraksi. Hal ini merujuk pada Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Tertib DPR, Pasal 19 ayat 4, yang berbunyi: “Anggota yang diberhentikan sementara tetap mendapatkan hak keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

Dengan demikian, para anggota DPR yang dinonaktifkan masih berhak atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan, hingga uang paket.

Adapun lima anggota DPR yang dinonaktifkan oleh partainya yakni: Ahmad Sahroni (NasDem), Nafa Urbach (NasDem), Adies Kadir (Golkar), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio (PAN), dan Surya Utama alias Uya Kuya (PAN).

Mereka dinilai menuai kontroversi dan melukai hati masyarakat, mulai dari pernyataan Ahmad Sahroni yang menyebut orang yang ingin membubarkan DPR sebagai “tolol”, pembelaan Adies Kadir dan Nafa Urbach terhadap tunjangan rumah, hingga aksi joget Eko Patrio dan Uya Kuya yang dianggap tidak berempati saat situasi rakyat sulit.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat mendadak bersama sejumlah ketua umum parpol dan pimpinan lembaga negara di Istana Merdeka, Minggu, 31 Agustus 2025. Rapat itu membahas aspirasi masyarakat yang marak terkait kinerja DPR dan besaran tunjangan anggota dewan.

Prabowo menegaskan, para pimpinan DPR sepakat mencabut beberapa kebijakan, termasuk pemangkasan tunjangan anggota DPR dan moratorium perjalanan kerja ke luar negeri.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘U-Mart.co.id’ Terobosan KADIN Indonesia & ASATI Dapat Apresiasi IMO-Indonesia

    ‘U-Mart.co.id’ Terobosan KADIN Indonesia & ASATI Dapat Apresiasi IMO-Indonesia

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Salah satu kendala pada usaha mikro, kecil dan menengah saat ini bukan hanya pada kemampuan produksi akan tetapi bagaimana mereka juga dapat mendistribusikan produk tersebut sampai kepada konsumen “Melihat kondisi tersebut, KADIN sebagai pembina para pelaku UMKM yang tersebar di seluruh penjuru tanah air ini dengan program UMKM Naik Kelas menggandeng […]

  • Kisah Kasih AB, NB dan BW

    Kisah Kasih AB, NB dan BW

    • calendar_month Ming, 9 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Denny Siregar Saya itu senang menganalisis sesuatu berdasarkan kepingan-kepingan informasi kemudian menyusunnya menjadi sebuah gambar besar. Kesenangan ini membuahkan sebuah analisa yang kadang berguna untuk melihat pola apa yang sedang dipakai oleh sebuah kelompok. Dan lumayan berhasil ketika menggambarkan “niat” kelompok demo saat 411 dan 212. Tulisan saya bisa selangkah di depan gerakan mereka. […]

  • Taman Baca Nain Blon Lalan Dading, Gerakan Literasi di SDK Watupedar

    Taman Baca Nain Blon Lalan Dading, Gerakan Literasi di SDK Watupedar

    • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-Sikka, Garda Indonesia | SDK  (Sekolah Dasar Katolik) Watupedar terletak di Desa Watu Merak, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kini mempunyai Taman Baca Masyarakat yang dibentuk bersama Forum Taman Baca Masyarakat Kabupaten (FTBM) Sikka, Pengawas Sekolah Komite Sekolah, Pemerintah Desa, dan Camat Doreng. Acara pembentukan berlangsung sederhana di ruang serbaguna SDK […]

  • Menteri PPPA : Bijak Berinternet, Hak Anak Terpenuhi Namun Tetap Terlindungi

    Menteri PPPA : Bijak Berinternet, Hak Anak Terpenuhi Namun Tetap Terlindungi

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menekankan pentingnya peran orang tua mendampingi anak dalam mengakses internet. Apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini, internet menjadi kebutuhan bagi anak dalam melaksanakan kegiatan belajar dari rumah. “Perlindungan dan pemenuhan hak anak harus diwujudkan kapan saja dan di mana saja tidak terkecuali […]

  • MASALAH AIR SABU RAIJUA! SPK Siap Tuntaskan Keluhan Warga

    MASALAH AIR SABU RAIJUA! SPK Siap Tuntaskan Keluhan Warga

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Loading

    Simon Petrus Kamlasi mengatakan kondisi alam di Sabu Raijua mirip dengan Israel yang memiliki panas matahari yang sangat bagus dan struktur tanah yang baik untuk pertanian. Untuk itu dia memiliki impian agar Sabu Raijua bisa dibangun seperti Israel yang memiliki hasil pertanian yang luar biasa.   Seba | Calon gubernur NTT nomor urut 3, Simon […]

  • Karyawan Hingga Pejabat Bank NTT Tebar Kasih di Hari Valentine 2023

    Karyawan Hingga Pejabat Bank NTT Tebar Kasih di Hari Valentine 2023

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pada momentum hari kasih sayang atau Valentine Day 2023, Bank NTT kembali melakukan fungsi sosial, dengan menyatakan kepeduliannya terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi di sekitar. Jika di tahun 2022, pada momentum HUT ke-60 Bank NTT, dihelat peduli stunting, di mana seluruh karyawan Bank NTT aktif mengorbankan penghasilannya untuk berbagi dengan anak-anak […]

expand_less