Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » “Ekologi Terjaga” DPRD NTT : PLTP Ulumbu Kebutuhan Masyarakat

“Ekologi Terjaga” DPRD NTT : PLTP Ulumbu Kebutuhan Masyarakat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 13 Jul 2024
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Loading

Mataram | Anggota Komisi II bidang Perekonomian DPRD NTT, Yohanes Rumat, mengungkapkan bahwa proyek strategis nasional pembangkit listrik tenaga panas bumi (PSN PLTP) Ulumbu beserta rencana pengembangannya di Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat dan jawaban atas tantangan transisi energi di masa depan.

“Setelah mendengar penjelasan komprehensif PLN, baik secara konsep maupun teknis serta pengakuan dari masyarakat, saya percaya bahwa geotermal harus didukung karena merupakan kebutuhan masyarakat dan zaman,” ucap Yohanes Rumat.

Pernyataan Yohanes Rumat dikemukakan usai dirinya dan rombongan anggota DPRD NTT mengunjungi lokasi PLTP Ulumbu di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, dalam rangka peninjauan dan penyambung aspirasi masyarakat terkait pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT) ini pada Selasa, 9 Juli 2024.

Yohanes Rumat merupakan Anggota DPRD NTT fraksi PKB ini tak memungkiri bahwa ia sempat mempertanyakan keamanan PLTP Ulumbu terhadap lingkungan sekitar, kesehatan, hingga pertanian yang merupakan mata pencaharian masyarakat NTT.

Namun seluruh keraguan dan kekhawatirannya terjawab melalui kegiatan peninjauan tersebut. Pada kunjungan itu, PT PLN (Persero) memaparkan bahwa PLTP Ulumbu telah melalui sejumlah proses uji lingkungan hingga kesehatan, begitu pun dalam rencana pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok.

Pose bersama Komisi 2 DPRD NTT di lokasi pengembangan PLTP Ulumbu Poco Leok

Untuk diketahui, hasil pengukuran Tim Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) mendapati bahwa konsentrasi emisi H2S dan NH3 di beberapa lokasi sampel di wilayah kerja panas bumi (WKP) Ulumbu tidak melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Permen LHK No.15 tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi PLTP.

Di samping itu, tidak ada kaitan dampak PLTP Ulumbu terhadap penurunan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Pada Desember 2023—Januari 2024, petani cengkeh di Desa Wewo yang sangat berdekatan dengan PLTP eksisting melaksanakan panen raya dengan jumlah yang melimpah.

Menurut keterangan dari Kepala Desa Wewo hasil panen diperkirakan sekitar ±50 ton dan peredaran jumlah uang dalam satu bulan terakhir mencapai Rp 6,3 miliar.

Sementara itu, terkait isu pencemaran sumber air, dalam operasional PLTP Ulumbu, yang dimanfaatkan adalah uap air yang berada di kedalaman sumur kurang lebih 2.000 meter. Sementara air tanah dan sungai berasal dari zona bawah tanah yang mengandung air di kedalaman tidak lebih dari 100 meter.

Menilik kondisi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa air permukaan tanah tidak akan terpengaruh dan sungai pun akan tetap terjaga karena jauhnya jarak kedalaman antara akuifer air tanah dengan reservoir panas bumi.(*)

Sumber (*/tim PLN UIP Nusra)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makanan Pedas Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Tips Aman dan Sehat

    Makanan Pedas Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Tips Aman dan Sehat

    • calendar_month Ming, 6 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Loading

    Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, M.Gizi. menjelaskan cabai sebagai sumber utama rasa pedas mengandung berbagai zat aktif penting, seperti vitamin C dan vitamin A yang berperan sebagai antioksidan dan capsaicin.   Bogor | Makanan pedas sudah menjadi bagian penting dari tradisi kuliner di Indonesia. Mulai dari ayam geprek, seblak, ayam […]

  • 100 Persen Gardu Induk & Penyulang Listrik di Palu, Sigi dan Donggala Pulih

    100 Persen Gardu Induk & Penyulang Listrik di Palu, Sigi dan Donggala Pulih

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Palu,gardaindonesia.id – Seminggu pasca gempa yang mengguncang Donggala, Palu dan Sigi. PLN Berhasil memulihkan 45 penyulang dan 7 Gardu Induk. Selain itu PLN juga berhasil memperbaiki 1.192 Gardu Distribusi dan total 2.253 Gardu Distribusi yang rusak. “Saat ini seluruh penyulang di Palu sebanyak 45 penyulang telah berhasil dipulihkan oleh tim gabungan PLN. Dari total 2.253 […]

  • Bank NTT Bangun Lopo Dia Bisa di Pulau Koja Doi Kabupaten Sikka

    Bank NTT Bangun Lopo Dia Bisa di Pulau Koja Doi Kabupaten Sikka

    • calendar_month Rab, 9 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | “Kita merasa terpanggil menjadi bagian dari penggerak ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan dukungan sumber daya manusia dan sumber daya alam di Koja Doi dapat memberikan kami (bank NTT, red) kesempatan berada di tengah-tengah masyarakat,” ujar Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho saat meresmikan Lopo Dia Bisa di […]

  • Jelang Natal & Tahun Baru, Polres Belu Operasi Zebra Ranakah 2021

    Jelang Natal & Tahun Baru, Polres Belu Operasi Zebra Ranakah 2021

    • calendar_month Sel, 16 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang hari raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 di tengah pandemi Covid–19, Kepolisian Resor (Polres) Belu, lingkup Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT), didukung instansi terkait akan menggelar Operasi Zebra Ranakah 2021 selama 2 minggu ke depan. Operasi ini […]

  • STIPAS Keuskupan Agung Kupang Gapai Akreditasi B

    STIPAS Keuskupan Agung Kupang Gapai Akreditasi B

    • calendar_month Ming, 2 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang sejak berafiliasi dengan Institut Pastoral Malang dan berdiri sendiri pada tahun 2001; terus berbenah diri.  Kini, di tahun 2019 menggapai Akreditasi B untuk Program Studi Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik (PPAK) yang menyiapkan Guru Agama Katolik dan Katekis Menghelat Misa Ekaristi Syukur yang dipimpin […]

  • Light Up The Dream PLN Pecut Asa 89 Keluarga Prasejahtera di NTT

    Light Up The Dream PLN Pecut Asa 89 Keluarga Prasejahtera di NTT

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Wali Kota Kupang, Christian Widodo menegaskan komitmen pemerintah untuk berkolaborasi lebih erat dengan PLN, karena program LUTD sejalan dengan visi pemerintah dalam menyediakan akses energi yang berkeadilan.   Kupang | Program Light Up The Dream (LUTD) kembali membawa kebahagiaan bagi 89 keluarga prasejahtera di NTT. Seremoni penyalaan listrik secara simbolis diselenggarakan di kediaman Bapak Marselinus […]

expand_less