Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Ekonomi Digital di NTT Jadi Perhatian Ketua Wantimpres

Ekonomi Digital di NTT Jadi Perhatian Ketua Wantimpres

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Dr. Sri Adiningsih mendorong pengembangan ekonomi digital karena mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat NTT secara lebih cepat. Dorongan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja dan bertemu dengan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Ruang Rapat Gubernur, Selasa/19 Maret 2019.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Adiningsih menjelaskan perkembangan ekonomi Indonesia di era digital.

“NTT punya potensi besar dan sudah mulai berkembang menuju ekosistem ekonomi baru berbasis digital. Ekosistem start-up juga sudah mulai berkembang. Politeknik Negeri Kupang sudah mulai menggarap itu. Kalau sistem ekonomi baru ini dapat dioptimalkan, NTT akan lebih cepat bangkit menuju sejahtera,” jelas Sri Adiningsih

Menurut Sri Adiningsih, masyarakat NTT sudah familiar dengan ekonomi digital. Bila kita membuka aplikasi start-up nasional yang sudah beken, ternyata ada beberapa produk dari NTT di dalamnya. Kaum milenial NTT tampaknya sudah mulai menggarap dan memanfaatkan peluang ini.

“Grab dan Gojek sudah mulai berkembang di NTT. Bila kita membuka aplikasi Tokopedia, kita akan menemukan banyak akun dari Kupang. Ada 20 akomodasi yang terdaftar di Booking.com, 133 rumah AirBnB. Juga banyak hotel-hotel NTT yang sudah terdaftar di traveloka. Di instagram, terpantau ada 18 jastip (jasa titipan) produk dari Kupang,” jelas guru besar Fakultas Ekonomi UGM tersebut.

Lebih lanjut, wanita kelahiran Surakarta 59 tahun silam itu mengungkapkan, perkembangan ekonomi berbasis digital di NTT memang masih tertinggal dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di wilayah Indonesia Barat dan Makasar. Kesulitan yang sering ditemui adalah masih minimnya infrastruktur untuk jaringan internet, daya dukung listrik dan sumberdaya manusia yang masih terbatas.

“Dengan semboyan membangun dari pinggiran, Pemerintah menargetkan ratio elektrifikasi tahun 2019 mencapai 99,9 persen, serta pemasangan proyek palapa ring yang sudah mencapai 90 persen untuk wilayah timur Indonesia dan Juni ini ditargetkan sudah 100 persen. Juga peningkatan program jaringan internet masuk desa. Melalui Sistem Informasi Desa dan Kawasan (SIDEKA), sudah ada 6.028 desa terkoneksi internet dan akan terus diperluas lagi. Ada juga pelatihan gratis untuk peningkatan sumberdaya manusia dari berbagai kementerian dan lembaga. Tahun 2020, ditargetkan akan muncul 1.000 technopreneur baru,” jelas Sri Adiningsih.

Sedangkan, Alamanda Shantika, salah seorang pendiri aplikasi Gojek dalam sharing pengalamannya mengungkapkan, secara umum anak-anak NTT punya kemampuan nalar yang baik. Kesan ini diperolehnya setelah pada tahun 2018, Binar Academy, lembaga yang didirikannya untuk melatih anak-anak muda membuat aplikasi bernilai ekonomis, mengadakan pelatihan di Kupang bekerja sama dengan Telkomsel. Dari 180 peserta yang mendaftar melalui tes, ada 60 orang yang lulus. Pelatihan berlangsung selama sebulan di hotel secara gratis.

“Dari pelatihan yang sudah kami lakukan sejak dua tahun lalu, ini merupakan jumlah persentasi kelulusan tertinggi untuk Indonesia. Sebelumnya tingkat kelulusan hanya mencapai 4 sampai dengan 6 persen. Di Kupang, kita sangat surprised bisa mencapai 33 persen. Malahan ada 20 dari 60 peserta yang mendapat nilai 100 untuk logic test ini,” jelas Alamanda.

Tatangan yang dialami dalam pelatihan ini,lanjut perempuan berusia 30 tahun itu, adalah soal perangkat. Ada sekitar 12 dari 16 orang anak yang tidak punya perangkat atau labtop sendiri saat mengikuti pelatihan. Juga tidak ada fasilitas untuk pembelajaran programming di luar universitas.

“Di kupang sini juga tidak ada tenaga ahli atau mentor yang dapat membagikan pembelajaran tentang programming sehingga harus kami datangkan dari Yogyakarta. Layanan internet di Kupang juga masih sangat minim dan sulit,” pungkas Alamanda.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur NTT menegaskan dalam semangat NTT Bangkit menuju Sejahtera, Pemerintah Provinsi terus berupaya untuk meningkatkan ratio elektrifikasi di NTT dan juga memperluas daya jangkauan internet.

“Kami tidak akan sungkan-sungkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat khususnya ibu ketua Wantimpres menyangkut kedua hal ini. Minggu lalu, saya baru menghadap Menteri Kominfo, Bapak Rusdiantara meminta bantuan perluasan jaringan internet. Dan bulan depan, Pa Rusdiantara memberikan 439 BTS (Base Transceiver Station) untuk NTT. Kami juga sedang mengupayakan Sertifikasi Indikasi Geografis untuk kain tenun kami demi meningkatkan nilai ekonomisnya,” jelas Wagub Josef. (*)

Sumber berita (*/Biro Humas Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kucur Bansos 92 Triliun Lebih bagi Masyarakat Terdampak PPKM

    Pemerintah Kucur Bansos 92 Triliun Lebih bagi Masyarakat Terdampak PPKM

    • calendar_month Rab, 28 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat di wilayah yang terdampak oleh kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Selain bantuan sosial yang telah berjalan sebelumnya seperti Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Kartu Sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah juga memberikan bantalan […]

  • Tips Ampuh Manajemen Ritel dari Gubernur 2 untuk Pelaku UKM

    Tips Ampuh Manajemen Ritel dari Gubernur 2 untuk Pelaku UKM

    • calendar_month Rab, 17 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Kepada para pedagang Usaha Kecil dan Menengah (UKM); Gubernur 2 NTT, Josef Nae Soi membagikan tips ampuh manajemen ritel, karena UKM mengalami kesulitan memasarkan produknya “Hal paling penting dalam manajemen ritel adalah harga dan tempat (price and place). Kemudian baru faktor-faktor lainnya seperti pengepakan (packaging) dan mutu barang,” kata Wagub Josef Nae […]

  • Kemenparekraf Ajak Jurnalis & Travel Blogger India Eksplorasi Lombok

    Kemenparekraf Ajak Jurnalis & Travel Blogger India Eksplorasi Lombok

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Lombok, Garda Indonesia | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak jurnalis, travel blogger serta youtuber asal India lebih mengenal destinasi Lombok sebagai salah satu Bali Baru melalui familirization trip (fam trip) pada 3—10 November 2019. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf, Nia Niscaya, mengatakan, Fam Trip bertema Bali and Beyond ini merupakan salah satu […]

  • Presiden Jokowi Apresiasi Kiprah Guru Besar UIN K.H. Asep Saifuddin Chalim

    Presiden Jokowi Apresiasi Kiprah Guru Besar UIN K.H. Asep Saifuddin Chalim

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menghadiri pengukuhan K.H. Asep Saifuddin Chalim sebagai guru besar bidang sosiologi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel. Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Sport Center UIN Sunan Ampel, Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 29 Februari 2020. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan selamat atas pengukuhan tersebut. Menurutnya, guru besar […]

  • Menteri Yohana Dorong Penetapan Batas Usia Minimal Menikah

    Menteri Yohana Dorong Penetapan Batas Usia Minimal Menikah

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise menegaskan dan mendorong agar revisi Undang Undang U No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan segera dilakukan. Targetnya, penetapan batas usia minimal perkawinan telah dilakukan sebelum Oktober 2019. Penegasan dan dorongan Menteri Yohana disampaikan dalam Rapat Koordinasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen […]

  • Pemkot Kupang Sidak Masker dan Ukur Suhu Tubuh Pengguna Angkutan Jalan

    Pemkot Kupang Sidak Masker dan Ukur Suhu Tubuh Pengguna Angkutan Jalan

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man memantau jalannya operasi yang dihelat oleh Dinas Perhubungan Kota Kupang, yang mana setiap kendaraan roda dua maupun empat (umum dan pribadi), yang masuk dari luar kota diminta berhenti sejenak, kemudian semua penumpang beserta pengemudi diukur suhu tubuhnya menggunakan thermal gun. Dilaksanakan di daerah […]

expand_less