Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Ekonomi Digital di NTT Jadi Perhatian Ketua Wantimpres

Ekonomi Digital di NTT Jadi Perhatian Ketua Wantimpres

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
  • visibility 84
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Dr. Sri Adiningsih mendorong pengembangan ekonomi digital karena mampu meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat NTT secara lebih cepat. Dorongan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja dan bertemu dengan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Ruang Rapat Gubernur, Selasa/19 Maret 2019.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Adiningsih menjelaskan perkembangan ekonomi Indonesia di era digital.

“NTT punya potensi besar dan sudah mulai berkembang menuju ekosistem ekonomi baru berbasis digital. Ekosistem start-up juga sudah mulai berkembang. Politeknik Negeri Kupang sudah mulai menggarap itu. Kalau sistem ekonomi baru ini dapat dioptimalkan, NTT akan lebih cepat bangkit menuju sejahtera,” jelas Sri Adiningsih

Menurut Sri Adiningsih, masyarakat NTT sudah familiar dengan ekonomi digital. Bila kita membuka aplikasi start-up nasional yang sudah beken, ternyata ada beberapa produk dari NTT di dalamnya. Kaum milenial NTT tampaknya sudah mulai menggarap dan memanfaatkan peluang ini.

“Grab dan Gojek sudah mulai berkembang di NTT. Bila kita membuka aplikasi Tokopedia, kita akan menemukan banyak akun dari Kupang. Ada 20 akomodasi yang terdaftar di Booking.com, 133 rumah AirBnB. Juga banyak hotel-hotel NTT yang sudah terdaftar di traveloka. Di instagram, terpantau ada 18 jastip (jasa titipan) produk dari Kupang,” jelas guru besar Fakultas Ekonomi UGM tersebut.

Lebih lanjut, wanita kelahiran Surakarta 59 tahun silam itu mengungkapkan, perkembangan ekonomi berbasis digital di NTT memang masih tertinggal dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya di wilayah Indonesia Barat dan Makasar. Kesulitan yang sering ditemui adalah masih minimnya infrastruktur untuk jaringan internet, daya dukung listrik dan sumberdaya manusia yang masih terbatas.

“Dengan semboyan membangun dari pinggiran, Pemerintah menargetkan ratio elektrifikasi tahun 2019 mencapai 99,9 persen, serta pemasangan proyek palapa ring yang sudah mencapai 90 persen untuk wilayah timur Indonesia dan Juni ini ditargetkan sudah 100 persen. Juga peningkatan program jaringan internet masuk desa. Melalui Sistem Informasi Desa dan Kawasan (SIDEKA), sudah ada 6.028 desa terkoneksi internet dan akan terus diperluas lagi. Ada juga pelatihan gratis untuk peningkatan sumberdaya manusia dari berbagai kementerian dan lembaga. Tahun 2020, ditargetkan akan muncul 1.000 technopreneur baru,” jelas Sri Adiningsih.

Sedangkan, Alamanda Shantika, salah seorang pendiri aplikasi Gojek dalam sharing pengalamannya mengungkapkan, secara umum anak-anak NTT punya kemampuan nalar yang baik. Kesan ini diperolehnya setelah pada tahun 2018, Binar Academy, lembaga yang didirikannya untuk melatih anak-anak muda membuat aplikasi bernilai ekonomis, mengadakan pelatihan di Kupang bekerja sama dengan Telkomsel. Dari 180 peserta yang mendaftar melalui tes, ada 60 orang yang lulus. Pelatihan berlangsung selama sebulan di hotel secara gratis.

“Dari pelatihan yang sudah kami lakukan sejak dua tahun lalu, ini merupakan jumlah persentasi kelulusan tertinggi untuk Indonesia. Sebelumnya tingkat kelulusan hanya mencapai 4 sampai dengan 6 persen. Di Kupang, kita sangat surprised bisa mencapai 33 persen. Malahan ada 20 dari 60 peserta yang mendapat nilai 100 untuk logic test ini,” jelas Alamanda.

Tatangan yang dialami dalam pelatihan ini,lanjut perempuan berusia 30 tahun itu, adalah soal perangkat. Ada sekitar 12 dari 16 orang anak yang tidak punya perangkat atau labtop sendiri saat mengikuti pelatihan. Juga tidak ada fasilitas untuk pembelajaran programming di luar universitas.

“Di kupang sini juga tidak ada tenaga ahli atau mentor yang dapat membagikan pembelajaran tentang programming sehingga harus kami datangkan dari Yogyakarta. Layanan internet di Kupang juga masih sangat minim dan sulit,” pungkas Alamanda.

Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur NTT menegaskan dalam semangat NTT Bangkit menuju Sejahtera, Pemerintah Provinsi terus berupaya untuk meningkatkan ratio elektrifikasi di NTT dan juga memperluas daya jangkauan internet.

“Kami tidak akan sungkan-sungkan untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat khususnya ibu ketua Wantimpres menyangkut kedua hal ini. Minggu lalu, saya baru menghadap Menteri Kominfo, Bapak Rusdiantara meminta bantuan perluasan jaringan internet. Dan bulan depan, Pa Rusdiantara memberikan 439 BTS (Base Transceiver Station) untuk NTT. Kami juga sedang mengupayakan Sertifikasi Indikasi Geografis untuk kain tenun kami demi meningkatkan nilai ekonomisnya,” jelas Wagub Josef. (*)

Sumber berita (*/Biro Humas Pemprov NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri Tugaskan Tim Dukcapil Bantu Identifikasi Korban Lion Air

    Mendagri Tugaskan Tim Dukcapil Bantu Identifikasi Korban Lion Air

    • calendar_month Jum, 2 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo didampingi Dirjen Dukcapil melakukan Kunjungan ke Ruang Jenazah Rumah Sakit Polri KramatJati, Jakarta Timur, Kamis (1/11/2018). Tjahjo Kumolo berinisiatif membantu Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) dari Mabes Polri yang selama ini fokus mengidentifikasi para korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh […]

  • Dekranasda NTT Kolaborasi MOI Pecut Kelor Jadi ‘Supply Cain’ Berbasis Kualitas

    Dekranasda NTT Kolaborasi MOI Pecut Kelor Jadi ‘Supply Cain’ Berbasis Kualitas

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat ingin mengelaborasi dan mengembangkan potensi Kelor atau Moringa berkualitas ekspor dengan menggandeng Kang Dudi selaku owner ‘pengelola’ Moringa Organik Indonesia (MOI) yang menekuni Kelor sejak tahun 2013. Demikian penekanan Julie Sutrisno Laiskodat yang didampingi Bunda Maria Fransisca Djogo; Kiki dari Dapur Kelor; Courage, Mahasiswa Negara […]

  • PLN Nyalakan Listrik Tiga Desa di Kabupaten Kupang

    PLN Nyalakan Listrik Tiga Desa di Kabupaten Kupang

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Oelamasi, Garda Indonesia | PLN Unit Induk Wilayah NTT kembali memberikan layanan Diskon 50 Persen  Pasang Baru di Daerah 3T, pada kesempatan kali ini diskon diberikan bersamaan dengan peresmian dan penyalaan perdana jaringan listrik desa di 3 (tiga) desa sekaligus yang berada Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang yakni Dusun Kofi Desa Oelbiteno, Desa Passi, dan […]

  • Senyum Nisa, 1 dari 1746 Pelanggan Tambah Daya Listrik di Kupang

    Senyum Nisa, 1 dari 1746 Pelanggan Tambah Daya Listrik di Kupang

    • calendar_month Jum, 5 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PLN meluncurkan program “Listrik di Bulan Berkah” berupa penawaran harga promo tambah daya hingga 5.500 VA untuk semua golongan tarif di bulan Ramadan 1445 Hijriah. Promo tambah daya listrik berakhir Jumat, 5 April 2024. Hingga 4 April, sebanyak 1.746 pelanggan telah menikmati promo tambah daya listrik berkah Ramadan di NTT. Caranya […]

  • Empat Pesan Presiden Jokowi untuk Pendidikan Tinggi Indonesia

    Empat Pesan Presiden Jokowi untuk Pendidikan Tinggi Indonesia

    • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 menuntut perubahan dan cara-cara baru dalam sektor kehidupan. Pendidikan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pencetak generasi muda unggul termasuk salah satu sektor yang juga harus mengembangkan cara-cara luar biasa di tengah pandemi ini. Saat meresmikan pembukaan Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) secara virtual dari Istana […]

  • Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi : Air Kunci Kemakmuran di NTT

    Resmikan Bendungan Napun Gete, Jokowi : Air Kunci Kemakmuran di NTT

    • calendar_month Sel, 23 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | Bendungan Napun Gete yang merupakan salah satu dari tujuh bendungan yang dibangun semasa pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah siap beroperasi. Dalam kunjungan kerja ke provinsi tersebut pada Selasa, 23 Februari 2021, Presiden meninjau sekaligus meresmikan bendungan yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp.880 miliar. Ia mengatakan […]

expand_less