Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

Empat Alat Cuci Darah di RSUD Atambua Tak Terpakai, Manajemen Mengakui

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 4 Jul 2020
  • visibility 49
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua membenarkan empat unit Alat Cuci Darah (ACD) tidak terpakai sejak kurang lebih empat tahun. ACD tersebut belum bisa beroperasi lantaran adanya beberapa alasan teknis. Demikian diungkapkan Direktris dr. Batsheba Elena Corputty, MARS melalui Kepala bidang Pelayanan, Sipri Mali kepada Garda Indonesia saat ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat, 3 Juli 2020 petang.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/02/dokter-agus-taolin-sorot-alat-cuci-darah-tak-terpakai-di-rsud-atambua/

Sipri Mali mengatakan, ACD yang pengadaannya menggunakan sumber dana dari Kementerian Kesehatan itu, sudah harus di-launching pada 17 Februari 2020 lalu, tetapi karena salah satu kendala yang dihadapi adalah alat itu sudah empat tahun disimpan sehingga perlu diuji ulang. “Harganya berapa, terus terang saya tidak tahu. Setelah dilihat, ternyata ada banyak item yang perlu diuji ulang, terutama air RO (reverse osmosis)-nya itu,” ungkapnya.

Kabid Pelayanan RSUD Atambua, Sipri Mali

Kendala lain yang dihadapi pihak RSUD Atambua, lanjut Sipri Mali, ketika meminta pihak penyedia barang dari perusahaan untuk melakukan pengujian, tetapi tidak bisa dengan alasan masa garansinya telah selesai, sehingga pihak RSUD Atambua harus menyiapkan lagi anggaran untuk membayar tenaga teknisi dari perusahaan.

Pihaknya juga memastikan pada bulan Agustus 2020 sudah ada Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak perusahaan penyedia barang untuk mulai mengoperasikan ACD tersebut. “Jadi kita tidak keluarkan uang untuk beli alat lagi. Semuanya akan disiapkan langsung oleh perusahaan. Kita hanya kontrak mereka lima tahun. Sekarang ini, semua peralatan sedang dalam perjalanan, dan mungkin dalam waktu dua atau tiga minggu ini semua peralatan sudah tiba. Kemudian, akan segera dilakukan instalasi selama kurang lebih satu bulan, sehingga paling lambat bulan Agustus sudah bisa operasi,” tegasnya.

Berkaitan dengan dokter spesialis Anestesi di RSUD Atambua Sipri Mali mengatakan, hanya ada satu orang sesuai dengan Permenkes nomor 56 untuk rumah sakit tipe C. “Rumah sakit ini tipe C sehingga aturannya cukup satu dokter Anestesi. Rumah sakit ini juga adalah Rumah Sakit Rujukan Regional (melayani tiga kabupaten, T.T.U, Malaka dan Belu). Jadi, kalau kita mengacu pada Rumah Sakit Rujukan Regional, maka kita bisa tambah jumlah tenaga dokter. Dalam waktu dekat kita sudah ada Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS),” urainya.

Terkait penambahan tenaga dokter, kata Sipri Mali, pihak RSUD Atambua sudah siapkan sejumlah anggaran untuk kontrak rumah, termasuk menyiapkan mobil bagi para tenaga dokter tambahan itu. “Kami mau tambah lagi satu dokter Anestesi, satu dokter syaraf dan satu dokter mata,” pungkasnya.(*)

Penulis + foto (*/HH)
Foto utama oleh tirto.id
Editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Rencana Aksi Demo 2 Nov, Menko Polhukam Ajak Musyawarah

    Terkait Rencana Aksi Demo 2 Nov, Menko Polhukam Ajak Musyawarah

    • calendar_month Kam, 1 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Pada saat Bangsa Indonesia sedang prihatin menghadapi musibah bencana alam di Lombok-NTB dan Palu-Sulawesi Tengah, serta jatuhnya Pesawat Komersil Lion Air, ada rencana pergerakan massa yang besar untuk melakukan demonstrasi (Jumat,02/11/18), dalam menyikapi kasus pembakaran bendera di Kabupaten Garut untuk menyampaikan beberapa tuntutan kepada Pemerintah. Terkait rencana aksi tersebut, Menteri Koordinasi Politik, […]

  • Ganjar Milenial Ingin Anak Muda Kupang Cipta Perkerjaan Sendiri

    Ganjar Milenial Ingin Anak Muda Kupang Cipta Perkerjaan Sendiri

    • calendar_month Sel, 12 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam kelompok Ganjar Milenial Center (GMC) menghela pelatihan kewirausahaan bareng para milenial di Warkop Ababil, Taman Nostalgia, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bertajuk “Milenial Unggul Indonesia Maju” pelatihan ini diikuti oleh para milenial se-Kota Kupang. Mereka berharap bisa mendorong […]

  • Spanduk Pengobatan Gratis Dipajang, Ini Respons Anggota DPRD Belu Fraksi Golkar

    Spanduk Pengobatan Gratis Dipajang, Ini Respons Anggota DPRD Belu Fraksi Golkar

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Salah satu program prioritas pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Belu yang dijanjikan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.Pd – KGEH., FINASIM. dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. pada masa kampanye politik beberapa waktu lalu, siap diluncurkan. Hal ini tampak dipajangnya spanduk pencanangan pengobatan gratis di tempat–tempat umum, salah satu […]

  • Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    Sketsa Elektabilitas Parpol di Etalase Politik Nasional: Jakarta!

    • calendar_month Sel, 9 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Ya, ini sekadar sketsa, gambar yang belum jadi, masih coretan awal, meraba-raba. Tapi bukannya tanpa dasar. Survei elektabilitas yang barusan dilakukan oleh Nusantara Strategic Network (NSN) cukup menarik. Surveinya spesifik di area Jakarta, dan metodenya tatap muka langsung dengan 400 responden. Biasanya berbagai lembaga survei akan melakukannya dengan metode sambungan telepon […]

  • Kapolri Idham Azis : Tindak Tegas Siapa pun Pelanggar Ketertiban Umum

    Kapolri Idham Azis : Tindak Tegas Siapa pun Pelanggar Ketertiban Umum

    • calendar_month Kam, 3 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang melakukan cara-cara premanisme untuk menghalangi proses penegakan hukum di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Idham terkait upaya pengadangan terhadap aparat kepolisian oleh Front Pembela Islam (FPI) saat mengantarkan surat pemanggilan kepada Habib Rizieq Shihab di Petamburan, […]

  • Pelantikan Jokowi & KH Ma’ruf Amin Dilakukan Pasca-Ibadah Umat Kristiani

    Pelantikan Jokowi & KH Ma’ruf Amin Dilakukan Pasca-Ibadah Umat Kristiani

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | “Kita mendoakan agar prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019—2024 bakal berjalan dengan aman dan lancar. Kita juga mendoakan agar Presiden Jokowi dapat menjadikan dan menyatukan Indonesia,” ujar Pastor (Administrator) Paroki Santo Petrus Perumnas Monang Maning Denpasar, Rm. Aloysius I Wayan Supriyadi, SVD pada Minggu, 20 Oktober 2019 […]

expand_less