Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » FPRB NTT Inisiasi Pertanian Cerdas Iklim Warga Marginal Penkase

FPRB NTT Inisiasi Pertanian Cerdas Iklim Warga Marginal Penkase

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 7 Mar 2025
  • visibility 32
  • comment 0 komentar

Loading

Elaborasi pemerintah setempat dengan Forum PRB NTT melalui program FPRB NTT masuk desa/kelurahan mendorong masyarakat marginal Penkase Oeleta hingga menggunakan sistem pertanian cerdas iklim dengan memperhatikan adaptasi perubahan iklim dan mengedukasi warga mengolah lahan berbatuan menjadi bedeng sayur organik dengan dukungan irigasi tetes.

 

Kupang | Warga marjinal (kurang mampu) di RT 25 RW 10, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT); mengolah lahan tidur milik Pitoby menjadi ladang sayur organik dengan sistem pertanian cerdas iklim.

Sekiranya 11 kepala keluarga (KK) marginal seperti pengepul sampah, pengepul sisa makanan dan beberapa pekerjaan serabutan lainnya bersepakat mengolah lahan tidur berukuran 50 x 25 m. Dan 11 KK itu pun memperoleh pendampingan dari Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Nusa Tenggara Timur (FPRB NTT), di bawah koordinasi Ketua Kaukus Akademisi, Lenny Mooy.

Tak hanya itu, aparat pemerintah setempat, Muhammad Yasim pun selaku Ketua RT 25 RW 10, Kelurahan Penkase, telah jauh hari mencanangkan program pemberdayaan ekonomi warganya. Kondisi ini juga memecut atensi dari Lurah Penkase, Pether Nenohaifeto dan Camat Alak, Yulianus Willem Pally, termasuk para pengusaha setempat.

Elaborasi pemerintah setempat dengan Forum PRB NTT melalui program FPRB NTT masuk desa/kelurahan mendorong masyarakat marginal Penkase Oeleta menggunakan sistem pertanian cerdas iklim dengan memperhatikan adaptasi perubahan iklim dan mengolah lahan berbatuan menjadi bedeng sayur organik dengan dukungan irigasi tetes. Peluncuran demplot pertanian cerdas iklim kelompok tani Mandiri Tangguh 25 ini dilaksanakan pada Jumat pagi, 7 Maret 2025.

Kepada media ini, Muhammad Yasim mengungkapkan sejak awal terpilih sebagai ketua RT dirinya telah mencanangkan program yang dapat mendukung ekonomi warga. “Di sini (ladang sayur organik) ditanami sayur berumur 2 (dua) mingguan dengan ukuran ladang sementara untuk menjadi contoh bagi warga lainnya, ke depan jika memungkinkan bisa diolah 2 (dua) hektar,” bebernya sembari mengucapkan terima kasih kepada Forum PRB NTT.

Pose bersama warga yang tergabung dalam demplot pertanian cerdas iklim Mandiri Tangguh 25 Penkase Oeleta, Lurah Penkase, Camat Alak dan Forum PRB NTT. Foto : Ryan Kopling

Sementara, Ketua Kaukus Akademisi Forum PRB NTT, Lenny Mooy mengatakan perannya pada demplot pertanian cerdas iklim terkait dengan tugas akademiknya selaku dosen Politani Kupang dan perannya selaku Kaukus Akademisi Forum PRB NTT mendorong pendamping melatih warga mengolah pupuk cair organik berbasis pupuk cair (tinja sapi yang diolah menjadi pupuk organik).

“Kami sudah tahapan pada pemupukan dasar dari kotoran sapi (sumbangan dari Camat Alak). Dan esuai rancangan warga menanam tanaman hortikultura seperti sayuran daun dan sayuran buah seperti lombok dan terung,” bebernya.

Ketua Forum PRB NTT, Norman Riwu Kaho pun mengedukasi warga demplot pertanian cerdas iklim Mandiri Tangguh 25 bahwa perubahan iklim telah terjadi dan mengingatkan mereka untuk mengutamakan pilar utama pertanian cerdas iklim yang produktif, mampu meningkatkan pendapatan, dan beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Dosen Faperta Undana ini pun memberikan ilustrasi cerdas pengolahan pertanian cerdas iklim yang mampu memberikan kontinuitas tambahan pendapatan kepada warga di Penkase Oeleta.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal Oikumene Kelurahan Oeba & Fatubesi Pererat Hubungan Interpersonal

    Natal Oikumene Kelurahan Oeba & Fatubesi Pererat Hubungan Interpersonal

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Inisiatif Pemuda Kelurahan Oeba mempererat hubungan interpersonal warga Kelurahan Oeba dan Kelurahan Fatubesi diwujudkan dalam kegiatan Natal Oikumene pada Jumat, 3 Januari 2020 pukul 17.00 WITA—selesai di Gereja Ebenhaezer Oeba. Kegiatan Natal Oikumene Kelurahan Oeba dan Fatubesi atas prakarsa pemuda Oeba didukung oleh Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, […]

  • Julie Laiskodat Taruh Optimisme Masa Depan NTT di IAKN Kupang

    Julie Laiskodat Taruh Optimisme Masa Depan NTT di IAKN Kupang

    • calendar_month Ming, 11 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Anggota  Komisi IV DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa-mahasiswi Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang pada Kamis, 8 Juni 2023. Istri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ini pun menaruh optimisme kepada IAKN Kupang karena kampus tersebut merupakan masa depan Nusa Tenggara […]

  • Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai orang Ende yang tinggal di Pulau Timor sudah sepantasnya memberikan penghargaan terbaik sebagai ungkapan terima kasih karena telah hidup dan menetap di Pulau Timor.   Kupang | Arus dukungan kepada pasangan calon gubernur dan aakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Andre Garu (SIAGA) dalam pilkada serentak NTT pada 27 November 2024 semakin deras […]

  • Kupang Tuan Rumah FFI, Prilly & Bryan Pakai Busana Padu Padan Tenun

    Kupang Tuan Rumah FFI, Prilly & Bryan Pakai Busana Padu Padan Tenun

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih sebagai tuan rumah Festival Film Indonesia (FFI) Goes To Campus yang didatangi kali ini, Prilly Latuconsina dan Bryan Domani pada Kamis, 1 Agustus 2024. Sebagai ketua pelaksana Festival Film Indonesia (FFI) 2024, Prilly Latuconsina dan Duta FFI 2024, Bryan Domani telah menunjukkan dukungan luar biasa […]

  • Swami Vivekananda Sebagai Jalan Pembebasan Bagi Manusia

    Swami Vivekananda Sebagai Jalan Pembebasan Bagi Manusia

    • calendar_month Jum, 25 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Fr. Silfanus Palus Pengantar Manusia adalah makhluk yang berakal budi (ens rationale). Akal budi yang dimiliki manusia menjadikannya subjek yang istimewa. Keistimewaan ini mengantar manusia pada satu tendensi untuk hidup bebas. Bebas untuk melakukan apa saja yang dikehendaki oleh dirinya sendiri. Kebebasan sebagai yang ada dalam diri manusia sesungguhnya menghantarnya pada refleksi untuk terus […]

  • ‘Best Effort’ Kadin Indonesia untuk Pelaku  UMKM Di Tengah Pandemi Covid-19

    ‘Best Effort’ Kadin Indonesia untuk Pelaku UMKM Di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Wabah Pandemi Covid-19 telah meluluhlantakkan berbagai sendi perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Bahkan Kadin Indonesia mengkaji bahwa 83% pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berpotensi terhenti usahanya. Hal tersebut juga berpotensi tumbuhnya 99 juta pengangguran baru. Suatu kondisi yang sangat berbahaya kalau hal ini terjadi. Untuk mencegah hal tersebut dan di […]

expand_less