Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Gapai PMI Prosedural via LPK Musubu, Bank NTT Teken PKS Pembiayaan

Gapai PMI Prosedural via LPK Musubu, Bank NTT Teken PKS Pembiayaan

  • account_circle Roni Banase
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

Loading

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses pembiayaan yang aman dan berbunga rendah bagi peserta magang dan pekerja migran binaan LPK Musubu.

 

Kupang | Guna mewujudkan komitmen bersama mendukung penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) prosedural yang terencana, aman, legal, dan berkelanjutan, maka dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) dan PT AP Bali Konsultan Bisnis tentang kemitraan pembiayaan PMI melalui LPK Musubu pada Senin siang, 19 Januari 2026 di Kantor Pusat Bank NTT.

Penandatanganan PKS oleh Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus dan Leader LPK Musubu (Indonesia registered solicitor), D. Aloysia Trombine, S.H. dan disaksikan oleh Gubernur NTT sekaligus pemegang saham pengendali Bank NTT, Melki Laka Lena. Turut hadir Yofani Maria R.R Francis, SE, Akt., MM, MSM -Direktur Recruitment, Finance dan Partnership AP Con & Musubu, Amye Un-Senior Advisor Musubu, Barthold Badar, S.H., M.H.-Advisor Musubu, dan Ni Wayan Fitri Indah Lestari-Staff AP Con & Musubu.

Pada sesi konferensi pers, Gubernur Laka Lena menegaskan penandatanganan PKS ini merupakan upaya menyediakan fasilitas pembiayaan bagi peserta program magang (internship) dan pekerja migran yang direkrut serta dibina oleh LPK Musubu, guna mendukung biaya persiapan dan keberangkatan kerja ke luar negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

Ditekankan Laka Lena, LPK Musubu memberikan solusi nyata terhadap persoalan klasik pekerja migran asal NTT, terutama soal pembiayaan. Berbekal skema ini, pekerja migran yang dipersiapkan secara baik, melalui jalur resmi dan prosedural, tidak perlu lagi khawatir tentang biaya.

“Bank NTT menyediakan skema kredit usaha rakyat (KUR) khusus pekerja migran, yang mana seluruh biaya persiapan dibiayai oleh Bank NTT dan pengembalian dilakukan setelah pekerja migran ditempatkan bekerja di negara tujuan. Skema ini dinilai sangat membantu pekerja migran dari jeratan rentenir yang selama ini kerap menimbulkan masalah sosial dan ekonomi,” ungkapnya.

Laka Lena pun memandang bahwa skema yang diajukan oleh LKP Musubu dianggap yang sangat baik karena negara hadir memastikan pekerja migran kita bisa mengakses pembiayaan yang aman, tanpa terlibat praktik pinjaman ilegal. “Ini langkah awal yang dapat direplikasi oleh perusahaan-perusahaan lain yang benar-benar patuh aturan dan mempersiapkan pekerja migran secara profesional,” tegasnya.

Program pembiayaan ini dilaksanakan melalui skema kredit Pekerja Migran dengan plafon pembiayaan sebesar Rp75 hingga 100 juta, masa angsuran maksimal satu tahun, serta dilengkapi perlindungan asuransi kredit sesuai ketentuan Bank NTT. Pada pelaksanaannya, LPK Musubu berperan dalam memberikan rekomendasi peserta, pendampingan, serta pemantauan pembayaran kewajiban kredit guna meminimalkan risiko dan memastikan kelancaran program.

Sementara, Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses pembiayaan yang aman dan berbunga rendah bagi peserta magang dan pekerja migran binaan LPK Musubu. Selain itu, kerja sama ini juga memastikan seluruh proses penempatan dilakukan secara legal, transparan, dan bertanggung jawab.

“Melalui kerja sama ini kita harapkan bersama dapat memberikan perlindungan sejak pra-keberangkatan, sekaligus berdampak positif bagi pembangunan ekonomi daerah, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ke depannya, Bank NTT akan terbuka untuk bekerja sama dengan lembaga lain, dengan catatan harus benar-benar terpercaya dan mengikuti seluruh prosedur,” ujarnya.

Kerja sama ini juga menjadi langkah strategis bagi PT AP Bali Konsultan Bisnis dalam memberikan kepastian pembiayaan bagi peserta didik LPK Musubu asal Provinsi NTT yang telah memenuhi persyaratan keberangkatan dan memiliki kontrak kerja resmi di negara tujuan.

  • Penulis: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Setor Dividen Rp3,09 Triliun, Kemen BUMN : Lanjutkan Transformasi

    PLN Setor Dividen Rp3,09 Triliun, Kemen BUMN : Lanjutkan Transformasi

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Rapat umum pemegang saham (RUPS) menerima laporan tahunan dan laporan keuangan PT PLN (Persero) tahun buku 2023 yang dihelat di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Senin, 22 Juli 2024. Pada RUPS tersebut, pemerintah mengapresiasi upaya PLN selama tahun 2023 yang kembali mencetak kinerja terbaik sehingga mampu berkontribusi dengan dividen bagi negara […]

  • Produksi Padi NTT Meningkat, Dari Kupang Menuju Swasembada Pangan

    Produksi Padi NTT Meningkat, Dari Kupang Menuju Swasembada Pangan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 358
    • 0Komentar

    Loading

    Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Wanda menyampaikan capaian Pemprov NTT meraih Pin Penghargaan Swasembada Pangan Nasional dari Kementerian Pertanian RI pada Januari 2026 atas peningkatan signifikan produksi padi.   Manusak | Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kedaulatan negara, terutama dalam upaya memperkuat ketahanan pangan. Berdasarkan laporan Kementerian Pertanian […]

  • GAJI TINGGI! Modus Tindak Pidana Perdagangan Orang

    GAJI TINGGI! Modus Tindak Pidana Perdagangan Orang

    • calendar_month Ming, 25 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah mengungkap ratusan kasus TPPO. Dalam pengungkapannya, beberapa modus dilakukan para tersangka. Salah satunya yakni mengiming-imingi bekerja di luar negeri dengan gaji besar. Salah satu kasus yang diungkap dengan modus tersebut diungkap Polres Brebes, Polda Jawa […]

  • Paparan Dirut PLN di COP28 Dubai, Kolaborasi Global Capai NZE Nasional 2060

    Paparan Dirut PLN di COP28 Dubai, Kolaborasi Global Capai NZE Nasional 2060

    • calendar_month Sab, 2 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Dubai, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam transisi energi kepada dunia di gelaran United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) Conference of the Parties ke-28 (COP28) yang diselenggarakan pada 30 November—12 Desember 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab. Dalam konferensi tingkat global ini, PLN memaparkan skema Accelerating Renewable Energy Development (ARED) […]

  • Fenomena Hujan Es di Ruteng Manggarai, Ini Penjelasan BMKG

    Fenomena Hujan Es di Ruteng Manggarai, Ini Penjelasan BMKG

    • calendar_month Kam, 26 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Wilayah Ruteng, Ibu Kota Kabupaten Manggarai di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 26 Desember 2019 sekitar pukul 14.20 WITA mengalami hujan es yang berlangsung sekitar 15 menit, mengakibatkan lubang pada beberapa atap rumah yang terbuat dari seng plastik. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab.Manggarai, Ir. I G.A.N.Putri […]

  • Di Belakang Layar

    Di Belakang Layar

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Saiful Huda Ems Ssstttt…terus terang saja semalam saya masih mengusulkan ke PDI Perjuangan agar jangan mencalonkan Anies menjadi Cagub Jakarta 2024, agar PDI Perjuangan tidak mengecewakan kader-kadernya. Namun, ternyata argumen politik saya kalah tajam dibanding “sang pemikir cemerlang” PDI Perjuangan. Siapa beliau? Tak perlu saya sebut. Meski demikian ternyata ada titik temu di tengah […]

expand_less