Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Gubernur VBL : Pertanian Lahan Kering di NTT Harus Membantu Pembangunan

Gubernur VBL : Pertanian Lahan Kering di NTT Harus Membantu Pembangunan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 27 Nov 2020
  • visibility 46
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan pengembangan sektor pertanian khususnya pertanian lahan kering harus ikut membantu pembangunan daerah. Hal tersebut diungkapkannya pada saat memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana dengan Tema Pola Pertanian Lahan Kering Berkelanjutan yang dilaksanakan di Aula Gedung Rektorat Universitas Nusa Cendana pada Kamis, 26 November 2020.

“Pengembangan pertanian lahan kering tentunya sangat penting untuk turut membantu pembangunan provinsi ini. Tentu juga harus menggandeng pariwisata sebagai lokomotif utamanya. Sektor pertanian, peternakan, serta perikanan harus mampu menjadi suplai chain bagi pariwisata,” jelas Gubernur VBL.

Lanjut VBL, “Supply chain dari sektor-sektor tersebut harus bisa dihasilkan dari NTT sendiri bukan dari luar. Komoditi unggulan dari sektor pertanian lahan kering tentunya diharapkan juga mampu memenuhi kebutuhan pariwisata.”

Ia pun menambahkan, dalam hasil survei menunjukkan bahwa bila pandemi Covid-19 berakhir, maka destinasi pariwisata dengan atraksi alam dan budaya akan paling banyak dikunjungi. Tentunya, NTT akan dapat keuntungan karena atraksi alam dan budaya yang atraktif dan eksotis adalah ciri khasnya.

“Terima kasih kepada Kampus Undana yang sudah menyelenggarakan seminar ini dan tentunya saya berharap mahasiswa lulusan Fakultas Pertanian harus mampu menjadi pengusaha di sektor pertanian. Begitu pun dengan lulusan Fakultas Peternakan, Perikanan dan lainnya untuk menjadi pengusaha di bidangnya,” pinta Gubernur VBL.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan dalam Seminar Nasional Fakultas Pertanian Undana Kupang

Selama ini, imbuh VBL, SDM lulusan sarjana yang ada di NTT masih memiliki pola pikir hanya mau untuk menjadi PNS. Setiap kali lulus dari kampus hanya tunggu lowongan PNS. Memang ada baiknya juga, namun kuota penerimaannya terbatas. Imbasnya adalah angka pengangguran yang tinggi. “Maka dari itu, lulusan sarjana pertanian harus bisa menjadi pengusaha di bidang pertanian. Itu sungguh luar biasa karena ilmu bukan hanya dipelajari namun juga bisa membantu di tengah masyarakat dan membantu untuk kemandirian dirinya sendiri,” tandasnya.

Sementara itu, Rektor Univesitas Nusa Cendana Prof. Ir. Fredik Benu, M.Si, P.hd mengatakan pengembangan pertanian lahan kering sebagai salah satu ujung tombak perguruan tinggi dan pemerintah dan masyarakat untuk membangun pertanian sekaligus menjawab persoalan yang ada.

“Terima kasih pada Bapak Gubernur yang sudah memberikan dukungan. Baru-baru ini juga beliau menghimpun para pimpinan perguruan tinggi yang ada di Timor, Sabu, Rote dan Alor bertekad bersama mewujudkan tanggung jawab pembangunan di tengah masyarakat melalui MoU yang ditandatangani bersama,” ujarnya.

Fred Benu menambahkan, perkuliahan di kampus kini tidak hanya mengajarkan teori pada mahasiswa, namun mengambil tanggung jawab mengatasi persoalan di masyarakat. (*)

Sumber berita dan foto (*/Meldo—Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Perempuan Internasional Ke-109, DPPPA NTT Helat Aksi Kemanusiaan

    Hari Perempuan Internasional Ke-109, DPPPA NTT Helat Aksi Kemanusiaan

    • calendar_month Rab, 6 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional ke-109 pada Jumat, 8 Maret 2019; Pemprov NTT melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan aksi kemanusiaan berupa Donor Darah, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (IVA dan PAP SMEAR), dan Demo Kecantikan. Aksi Kemanusiaan tersebut diikuti oleh Ibu-Ibu Bahyangkari Polda NTT, […]

  • Siswa SMPN 3 Raih Juara 1 Lomba Orasi Tingkat SMP Se-Kota Kupang

    Siswa SMPN 3 Raih Juara 1 Lomba Orasi Tingkat SMP Se-Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 8 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Siswa SMPN 3 Kota Kupang, Adinda Nenabu keluar sebagai juara 1 lomba orasi tingkat pelajar SMP/Sederajat. Perlombaan tersebut dihelat oleh Komunitas Sadar Literasi (SATE). Perlombaan tersebut diikuti oleh 20 orang pelajar dari 8 SMP/Sederajat di Kota Kupang dan 1 SMP dari Kabupaten Kupang. Para peserta mengirimkan video orasi dengan durasi 3—5 […]

  • Penyaluran BPNT & BPNTD, Wali Kota Jefri: “Jangan Ada Diskriminasi dalam Pendataan!”

    Penyaluran BPNT & BPNTD, Wali Kota Jefri: “Jangan Ada Diskriminasi dalam Pendataan!”

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Program BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan BPTND (Bantuan Pangan Non Tunai Daerah) merupakan salah satu program dalam upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan Warga Kota yang kurang mampu sehingga dapat memenuhi akan kebutuhan dasarnya setiap hari. Untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai […]

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 3, terakhir)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 3, terakhir)

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Dari penelusuran antropologi, di semua kerajaan Suku Batak, Radja mempunyai otoritas tertinggi dalam mengambil semua keputusan. Meski demikian Radja dalam mengambil  keputusan tetap harus setidaknya lebih dahulu mendengarkan hasil musyawarah yang ada. Sebagian proses musyawarah ini dalam praktiknya ternyata sudah seperti sebuah proses peradilan. Dalam proses […]

  • Tradisi Potong Jari dan Awetkan Jenazah Suku Dani Papua

    Tradisi Potong Jari dan Awetkan Jenazah Suku Dani Papua

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Tradisi Papua yang unik ini mungkin adalah satu – satunya tradisi yang hanya bisa kita jumpai di Papua dan tidak ada di wilayah Indonesia yang lain. Tradisi potong jari ini adalah tradisi yang biasanya dilakukan oleh suku Dani di Lembah Baliem. Pada tradisi ini, masyarakat suku Dani diharuskan untuk memotong salah satu jari tangan mereka […]

  • Berakhir Jabatan Presiden, Jokowi Boyong Alphard AD 1 JKW

    Berakhir Jabatan Presiden, Jokowi Boyong Alphard AD 1 JKW

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Presiden Jokowi telah mengakhiri masa jabatannya pasca-pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024—2029 pada Minggu siang, 20 Oktober 2024. Pihak Istana telah menyiapkan mobil Alphard berpelat nomor polisi ‘AD 1 JKW’ untuk kendaraan Presiden Joko Widodo atau Jokowi usai purna tugas sebagai presiden pada […]

expand_less