Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur Viktor Dorong GMIT Jadi Kekuatan Pilar Utama

Gubernur Viktor Dorong GMIT Jadi Kekuatan Pilar Utama

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id– Gubernur Viktor Laiskodat menghadiri kebaktian bersama Jemaat Pniel Oebaki Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu (7/10/18). Kehadiran Gubernur VBL ditengah Jemaat Pniel Oebaki sehubungan dengan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Gereja Pniel Oebaki.

Gubernur 1 NTT ini mengatakan, Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) harus menjadi kekuatan pilar utama; mengingat, keberadaan GMIT sampai ke pelosok desa harus mampu mereformasi diri dan berani keluar dari zona nyaman.

Lanjut Gubernur, visi GMIT untuk membangun pendidikan dalam memperkenalkan karakter Yesus. Karakter Yesus harus terlihat dalam sistem pendidikan, bukan sistem bergereja. Sebab, ke gereja hanya seminggu sekali tetapi pendidikan itu hadir setiap hari.

“Saya akan senang kalau gedung gereja ini berdiri dan kegiatan sekolah juga hadir di gedung ini. Lewat gedung ini harus memperkenalkan karakter Yesus setiap hari. Gereja boleh ditutup tapi sekolah GMIT harus tetap ada dan berjalan. Itu baru dinamakan membangun karakter Yesus di dalam persekutuan gereja,” pinta Gubernur Viktor Laiskodat.

Dihadapan Jemaat Gereja Pniel Oebaki, Gubernur VBL, berharap fasilitas gereja dipakai untuk kegiatan proses belajar dan mengajar. “Kalau gedung ini dipakai untuk mengenyam pendidikan anak mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK) sampai SLTA maka pemerintah akan menyiapkan buku-bukunya,” tambahnya.

Kebaktian bersama jemaat di gereja Pniel Oebaki Amarasi bersama Gubernur Viktor, dipimpin Pendeta (Pdt) Junus E.E. Inabuy. Sedangkan suara gembala disampaikan Ketua Klasis Amarasi Timur, Pdt Jakob Nubatonis.

Pdt. Jakob Nubatonis, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur VBL. Kata Pdt. Nubatonis, melalui kehadiran Gubernur dan rombongan ditengah Jemaat Pniel Oebaki dapat memberikan aura positif. Jemaat Oebaki yakin figur Gubernur Viktor Laiskodat menjadi simbol gerak perubahan bagi kebangkitan masyarakat NTT dan mampu menampilkan nilai-nilai kerja keras serta disiplin. (*/humas+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Konflik Berdarah Oebelo; Forkompinda Berempati & Bersikap

    Pasca Konflik Berdarah Oebelo; Forkompinda Berempati & Bersikap

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Menyikapi Konflik (bentrok berdarah antara warga Eks Timtim dan warga lokal); Penjabat Gubernur NTT; Drs. Robert Simbolon,MPH., menggelar Rapat (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Forkompimda Prov NTT, Minggu, 26 Agustus 2018, pukul 12.00-14.00 Wita di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, terkait dengan situasi di Oebelo, Kupang Tengah, Kab. Kupang, dengan hasil rapat: 1. […]

  • CEO Climate Talks, PLN Siap Capai 75% Energi Terbarukan Hingga 2040

    CEO Climate Talks, PLN Siap Capai 75% Energi Terbarukan Hingga 2040

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    PLN berkomitmen mendukung target Pemerintah Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi 8% melalui swasembada energi yang berkelanjutan.   Baku | PLN (Persero) menegaskan kesiapannya untuk mendukung visi swasembada energi dengan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sebesar 75% hingga tahun 2040. Langkah strategis ini selaras dengan upaya pemerintah menjangkau pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Utusan Khusus […]

  • Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin Kencang yang berlangsung sejak 31 Mei 2019 hingga kini belum menurun intensitasnya dan diperkirakan masih terus berlanjut hingga pada Agustus 2019. Hal ini disampaikan oleh Forcaster On Duty BMKG Metro El Tari Kupang (Prakirawan) Nanik Tresnawati pada Media Garda Indonesia pada Kamis, 6 Juni 2019 pukul 16.25 WITA “Untuk angin […]

  • Selesai!, Konflik Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur di NTT

    Selesai!, Konflik Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur di NTT

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Ngada-Bajawa, Garda Indonesia | “Agar kita semua tahu, bahwa tidak ada pembangunan yang dapat dilaksanakan dalam permusuhan dan perpecahan. Dimanapun itu, tak akan pernah ada !”,Itulah sepenggal pesan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam sambutannya pada acara seremoni pemasangan pilar batas antara Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur di Bensur, Desa Sambinasi Barat Kecamatan Riung […]

  • IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    IKADIYATA ’94 Sebar APD, Masker dan Sembako bagi Faskes dan Rumah Sakit

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | “Apa yang kami berikan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat khususnya di seputaran Kota Maumere, yang saat ini juga merasakan imbas dari penyebaran Covid-19 yang sedang melanda dunia. Memang tidak seberapa, tetapi kiranya apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat demi mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sikka, […]

  • Peduli Sumber Daya Air di NTT, Politeknik Negeri Kupang Helat Seminar Nasional

    Peduli Sumber Daya Air di NTT, Politeknik Negeri Kupang Helat Seminar Nasional

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kondisi curah hujan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkecil di Indonesia dengan rata-rata volume curah hujan tahunan di NTT hanya 1.000 mm dengan musim hujan hanya berkisar 3—5 bulan dan musim panas (kering) berlangsung selama 7—9 bulan yang menyebabkan kondisi sumber daya air relatif kecil dan terbatas. Menyadari kondisi tersebut, […]

expand_less