Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur Viktor : ‘Kita Kembalikan Kab Kupang Sebagai Gudang Ternak!’

Gubernur Viktor : ‘Kita Kembalikan Kab Kupang Sebagai Gudang Ternak!’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 14 Mar 2019
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia |Viktor Bungtilu Laiskodat – Gubernur NTT meminta masyarakat untuk membaca berbagai peluang usaha. Masyarakat juga diharapakan ikut berdaya membangun rantai nilai (value chain), untuk menghasilkan berbagai produk pertanian dan peternakan.

Permintaan Gubernur NTT itu disampaikan dalam kunjungan kerjanya di Desa Fatuteta Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang-Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Hari Rabu/13 Maret 2019. Kunjungan kali ini dilakukan dalam rangka melihat lokasi pengembangan kelor (marungga) dan lamtoro keramba di atas lahan seluas 200 hektar. Secara simbolis, lahan tersebut diberikan oleh Keluarga Besar Amheka kepada Pemerintah Provinsi NTT untuk dijadikan lahan percontohan.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat berpose bersama penduduk dan pelajar di Fatuteta

“Kita akan kembalikan Kabupaten Kupang sebagai gudang ternak. Kita siapkan dengan benar lahan, pakan dan sumber daya manusianya. Saya minta Pak Sekda tolong sampaikan kepada semua kepala desa, perkuat data statistik desa” begitu ujar Gubernur Viktor seraya memuji Kepala Desa Fatuteta yang menyampaikan profil desanya dengan rigit, dalam sekapur sirihnya.

Baca juga:

http://gardaindonesia.id/2019/03/12/poltekes-kemenkes-kupang-olah-kulit-faloak-jadi-bubuk-kaya-manfaat/

“Kita semua diberi kesempatan untuk membangun diri, membangun keluarga dan masyarakat. Selain untuk kepentingan sesama manusia, bekerja juga menjadi bekal kehidupan kita di akhirat,” demikian kata Gubernur Viktor memotivasi sambil menyebut niatnya untuk mngembangbiakan jenis Sapi Wagio asal Jepang di NTT.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat

Lebih lanjut Gubernur Viktor mengajak masyarakat untuk membangun kerjasama dengan Perusahaan Daerah (PD) Flobamor. Baginya, momentum kebangkitan PD Flobamor harus dimanfaatkan untuk bersama-sama bergandengan tangan, membangun ekonomi keluarga.

Dengan semangat Gubernur Viktor meminta masyarakat Kabupaten Kupang untuk lebih giat memelihara ternak, menanam kelor dan lamtoro keramba. Secara khusus, Pemerintah Provinsi NTT juga akan memberikan bantuan 100 ekor sapi untuk dikembangbiakkan.

Sedangkan, dalam sekapur sirihnya Kepala Desa Fatuteta, Osias Amheka menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan gubernur di tempat mereka. “Kami merasa ada kebangaan tersendiri dengan Kehadiran Bapak Gubernur hari ini. Kehadiran Bapak ini membawa kebaikan, menunjukan perhatian bagi kami masyarakat Fatuteta. Kami berharap agar Pemerintah Provinsi NTT dapat berjalan bersama kami,” demikian kata Osias sambil mengurai potensi desanya.

Pensiunan pegawai statisitk itu memaparkan sejumlah data tentang desa yang dipimpinnya. Desa dengan 715 jiwa penduduk itu masih memiliki 69 keluarga yang masuk dalam kategori miskin. Meskipun begitu, dengan 462 orang tenaga kerja produktif, mereka yakin dapat memperbaiki kualitas hidup warga desa.

Penanaman perdana lamtoro keramba oleh Gubernur Viktor

“Kami yakin Bapak Gubernur juga tidak akan melipat tangan, tidak juga menutup mata bagi kami. Sejak kemarin kami telah menanam 500 anakan kelor, hari ini dilanjutkan lagi dengan penanaman 300 pohon anakan kelor” tambah Osias sambil menyebutkan sumur bor dan air bersih sebagai kebutuhan desanya.

Ditemui di sela-sela acara, dr. Robert Amheka berjanji untuk mengusahakan pengembangbiakan bantuan 100 ekor sapi yang dipercayakan kepada mereka. Ia juga menyanggupi permintaan gubernur untuk tidak menjadikan momentum hari itu sebagai seremoni pembukaan lahan saja. Dua tahun yang lalu mereka memulai menanam kelor seluas empat hektar.

“Memang kami memiliki areal, lahan tidur yang cukup luas. Sedangkan taraf hidup masyarakat di sini masih rendah, buktinya cukup banyak penduduk tergolong miskin dan menderita stunting. Padahal kalau lahannya diolah dengan baik maka semua masalah itu pasti tidak ada. Tahun lalu juga ada rencana kerjasama pengembangan ternak dengan Pemerintah DKI di atas areal seluas 430 hektar. Namun karena tidak dilakukan, maka masyarakat di sini meminta kepada Bapak Gubernur agar Desa Fatuteta bisa dijadikan sebagai daerah percontohan program gubernur dan beliau merestuinya,” jelas salah-satu anggota keluarga Amheka yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang itu.

Ikut mendampingi Gubernur dalam rombongan antara lain Kepala Biro Humas dan Protokol NTT, DR.Jelamu Ardu Marius,M.Si, Kepala Dinas Peternakan NTT, Ir. Danny Suhadi, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Ir.Miqdonth Singpehi Abolla,M.Si Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTT, Ir.Ferdi Jefta Kapitan,M.Si. Nampak turut hadir dalam acara bersama masyarakat setempat Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Ir. Obet Laha dan pimpinan perangkat daerah dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang. (*)

Sumber berita (*/ Siaran Pers Biro Humas dan Protokol NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cipta Kamtib Sekolah, Kapolsek Tasifeto Barat Suluh Pelajar SMAN 2

    Cipta Kamtib Sekolah, Kapolsek Tasifeto Barat Suluh Pelajar SMAN 2

    • calendar_month Rab, 14 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Kapolsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), IPDA Sam Ihim memberikan penyuluhan bagi para pelajar SMAN 2 Tasifeto Barat di Desa Naekasa pada Senin, 12 September 2022, pukul 10.15 WITA; kegiatan penyuluhan itu dibuka kepala sekolah, Vincentius Fernandez, S.Pd. Kepolisian Sektor (Polsek) Tasbar, Resor Belu tak henti-hentinya mengajak […]

  • 1 Positif Covid-19 Lagi dari Klaster Kapal Lambelu, Total 12 Kasus di NTT

    1 Positif Covid-19 Lagi dari Klaster Kapal Lambelu, Total 12 Kasus di NTT

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Berdasar informasi dari Laboratorium Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan di Jakarta bahwa bertambah 1 (satu) kasus Positif Covid-19 untuk di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Mere dalam keterangan pers pada Rabu sore, 6 Mei 2020. Penambahan kasus […]

  • Mutasi 164 Pejabat, Bupati Belu : Butuh Kerja Seirama, Cepat & Baik

    Mutasi 164 Pejabat, Bupati Belu : Butuh Kerja Seirama, Cepat & Baik

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Untuk melaksanakan visi dan misi menuju Kabupaten Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif di era kepemimpinan Bupati Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Aloysius Haleserens, periode 2021—2025, maka dibutuhkan sistem kerja yang seirama dengan pimpinan dan kebutuhan organisasi untuk bekerja lebih cepat dan baik. Demikian, diungkapkan Bupati Belu dalam arahannya, ketika mengambil […]

  • LPPKPD Manggarai Bantu 500 Masker Kain untuk Gugus Tugas Covid Kab. Manggarai

    LPPKPD Manggarai Bantu 500 Masker Kain untuk Gugus Tugas Covid Kab. Manggarai

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Lembaga Pusat Pengkajian Kebijakan Pembangunan Daerah (LPPKPD) Kabupaten Manggarai menyerahkan paket bantuan berupa 500 masker kain kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, bertempat di Sekretariat Gugus Tugas pada Rabu, 15 Juli 2020. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh ketua umum yang juga sebagai pendiri Lembaga LPPKPD, Heribertus Erik San dan […]

  • Abu Janda, Indonesia Membutuhkannya

    Abu Janda, Indonesia Membutuhkannya

    • calendar_month Sel, 2 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Al- Ustadz H.Miftahul Chair, S.Hi., MA Permadi Arya atau yang akrab disapa dengan Abu Janda adalah sosok pegiat media sosial yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa Indonesia ini dalam melawan dan membasmi intoleran dan radikalisme di media sosial. Ancaman bunuh, pemenggalan kepala, hingga bully-an sudah menjadi sarapan sehari-hari baginya. Ia yang memilih zona […]

  • Salah Tanda Tangan Kontrak Kinerja, Dua Pejabat Bank NTT Dihukum ‘Squat Jump’

    Salah Tanda Tangan Kontrak Kinerja, Dua Pejabat Bank NTT Dihukum ‘Squat Jump’

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) memberi sanksi berupa Squat Jump sebanyak 10 (sepuluh) kali kepada Sony Pellokila (Kepala Divisi Kredit Mikro Kecil dan Menengah) dan Billy Tjoanda (Kepala Divisi Kredit Komersil). Kedua pejabat Bank NTT tersebut diberikan hukuman squat jump lantaran Billy Tjoanda salah membubuhkan tanda tangan di Kontrak Kinerja […]

expand_less