Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur Viktor Laiskodat Pinta BPK Tingkatkan Profesionalisme & Integritas

Gubernur Viktor Laiskodat Pinta BPK Tingkatkan Profesionalisme & Integritas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 14 Des 2019
  • visibility 35
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dalam semangat pembangunan modernisasi Provinsi Nusa Tenggara Timur ini ke depan, kita membutuhkan peningkatan profesionalisme dan integritas para pemeriksa BPK untuk mampu memberikan petunjuk yang benar,” ujar Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat memberikan sambutan dalam ‘Workshop Implementasi Penegakan Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan’ pada Jumat, 13 Desember 2019 di Hotel Sotis Kupang.

Selain itu, imbuh Gubernur Viktor Laiskodat, BPK harus memeriksa dengan baik agar tidak ada yang masuk dalam tindak kejahatan. Ujung dari penataan administrasi dan pengelolaan anggaran pemerintahan yang baik adalah pelayanan publik yang meningkat.

“Ke depannya saya pikir BPK periksa juga output nya dari apa yang dilaksanakan. Jangan hanya pemeriksaan pada laporan dan pelaksanaan pengelolaan anggaran saja. Periksa juga output apa yang dihasilkan. Apa yang berguna bagi masyarakat. Pemeriksaan harus sampai ke sana,” ungkap Gubernur Viktor.

“Aspek profesionalisme harus ditingkatkan. BPK wajib menjalankan desain program pemeriksaan mulai dari bagaimana pelaksanaan pengelolaan anggaran, sumber daya alam dan juga penataan SDM pengelola anggaran secara benar sehingga berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi. Juga implementasi kode etik itu kalau dilakukan maka itu sangat baik dan bila dijalankan dengan benar maka kita bersyukur untuk itu,” jelas Gubernur NTT.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat memberikan sambutan dalam ‘Workshop Implementasi Penegakan Kode Etik Badan Pemeriksa Keuangan’ pada Jumat, 13 Desember 2019 di Hotel Sotis Kupang

Ia juga memberikan apresiasi pada BPK yang dinilainya sangat membantu kontrol anggaran daerah. “BPK ini sangat banyak membantu. Mereka perlu melakukan pemeriksaan yang bagus, memberikan peringatan dalam kekeliruan, agar kita bisa memperbaiki mengikuti aturan yang ada. Kita harus lakukan dengan benar juga sampai pada pemeriksaan pengelolaan dana desa,” tambahnya.

Ketua BPK RI Agung Firman Sampurna mengungkapkan workshop kali ini merupakan pesan ajakan dari BPK agar kode etik tidak hanya dilindungi dan ditegakkan oleh BPK tetapi dijunjung dan diamanatkan oleh seluruh jajaran pengelolaan keuangan daerah pada pemerintahan daerah di Provinsi NTT.

“Penegakan kode etik juga harus didukung agar dapat terinternalisasi dengan baik. Agar pengelolaan keuangan daerah yang dikelola berdasarkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dapat dijadikan sebagai alat mencapai tujuan negara,” jelas Agung.

“Semuanya dilaksanakan secara akuntabilitas yang dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Kinerja harus mendukung pembangunan. Setelah Pemeriksaan laporan keuangan dengan baik, kita lakukan pemeriksaan kinerja untuk mendorong peningkatan kinerja,” tambah Agung.

Tujuan dari workshop tersebut antara lain menyampaikan dan menginformasikan serta memberikan pemahaman bagi pemeriksa BPK mengenai materi muatan peraturan No. 4 Tahun 2018 tentang Kode etik BPK dan Peraturan BPK No. 5 Tahun 2018 tentang Majelis Kehormatan Kode Etik (MKKE), Memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai dasar BPK serta tugas MKKE, dan menjadi forum diskusi MKKE dngan para peserta mengenai pelanggaran kode etik.

Dalam pembukaan workshop tersebut juga dilakukan penandatanganan pernyataan komitmen antara para Inspektur Daerah dengan Kepala Daerah se-Provinsi NTT di mana para Inspektur Daerah berkomitmen untuk meningkatkan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.(*)

Sumber berita (*/Meldo Nailopo—Biro Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Keluarga Cegah Stunting, Dinas PPPA NTT Kerja Sama Mitra

    Ketahanan Keluarga Cegah Stunting, Dinas PPPA NTT Kerja Sama Mitra

    • calendar_month Kam, 10 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Berdasarkan data dari studi status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, angka prevalensi balita stunting sebesar 37,8 persen (tinggi badan menurut umur) berdasarkan kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kondisi ini menempatkan NTT pada posisi tertinggi kasus stunting di Indonesia. Sementara Sulawesi Barat (Sulbar) sebesar 33,8 persen menempati peringkat kedua, sedangkan […]

  • Kemendagri: ‘Tidak Pernah Ada Larangan Rapat di Hotel’!

    Kemendagri: ‘Tidak Pernah Ada Larangan Rapat di Hotel’!

    • calendar_month Sel, 12 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredarnya informasi yang menyatakan bahwa Mendagri,Tahjo Kumolo hendak atau ingin melakukan larangan terhadap rapat-rapat di hotel adalah informasi yang menyesatkan. Pernyataan ini disampaikan oleh Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, dalam keterangan tertulis, Selasa/12 Februari 2019. “Pihak yang menginformasikan hal tersebut tidak pernah melakukan konfirmasi kepada Kemendagri”, jelas Kapuspen Kemendagri, Bahtiar Baharuddin. Sambung […]

  • Pertamina Patra Niaga Tambah Tiga Titik BBM Satu Harga di NTT

    Pertamina Patra Niaga Tambah Tiga Titik BBM Satu Harga di NTT

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    BBM Satu Harga merupakan kebijakan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan yang merata kepada seluruh masyarakat, meminimalkan ketimpangan sosial dari berbagai daerah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hingga akhir tahun 2024, ditargetkan sebanyak 573 titik lembaga penyalur BBM Satu Harga dioperasikan oleh Pertamina Patra Niaga.   Flores | PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra […]

  • Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    Suku Atoin Meto di Pulau Timor, Kekerabatan Hingga Hukum Adat

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Atoin Meto adalah sebutan lain untuk Suku Atoni, suku bangsa mendiami Pulau Timor, khususnya di Timor Barat termasuk sebagian besar Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), dan Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) Indonesia, dan di Oecussi-Ambeno, Timor Leste. Mereka sering disebut sebagai Atoin Pah Meto, yang berarti “orang dari tanah kering”. […]

  • Banjir Landa Boalemo di Provinsi Gorontalo, 2.208 Jiwa Terdampak

    Banjir Landa Boalemo di Provinsi Gorontalo, 2.208 Jiwa Terdampak

    • calendar_month Ming, 27 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Gorontalo, gardaindonesia.id | Hujan deras menyebabkan banjir melanda beberapa desa di Kecamatan Taliamuta dan Kecamatan Botumeito Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo pada Sabtu, 26/1/2019 pukul 14.00 WITA. Sutopo Purwo Nugroho, Kapusdatin Humas BNPB menyampaikan lokasi dampak banjir di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Boalemo dengan dampak langsung di beberapa kecamatan antara lain Kec. Taliamuta; Desa Mohungo; Desa Ayuhulalo; […]

  • Tokoh Gendang Lale & Warga Dukung Penuh PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

    Tokoh Gendang Lale & Warga Dukung Penuh PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

    • calendar_month Ming, 22 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Tokoh masyarakat Gendang Lale, Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Manggarai, NTT, Petrus Pamor, mengungkapkan bahwa  warganya mendukung penuh proyek pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu 5—6 di Poco Leok. Hal itu disampaikan Petrus Pamor usai sosialisasi free prior informed consent (FPIC) dihelat PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa […]

expand_less