Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hanya 24 Hari, Polri Berhasil Selamatkan Ribuan Korban TPPO

Hanya 24 Hari, Polri Berhasil Selamatkan Ribuan Korban TPPO

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 29 Jun 2023
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Sejak resmi dibentuk tanggal 4 Juni 2023, Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO) Polri tingkat Bareskrim dan polda jajaran terus melakukan penindakan dan penyelamatan korban, terhitung selama 24 hari sebanyak 1.861 korban TPPO diselamatkan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan menyebut, Satgas TPPO Polri melakukan penindakan sesuai petunjuk Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

“Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (anev) penanganan TPPO Satker Bareskrim Polri dan polda jajaran periode 5—28 Juni 2023 jumlah korban TPPO sebanyak 1.861 orang,” kata Brigjen Pol. Ramadhan, di Jakarta pada Kamis, 29 Juni 2023.

Selama periode itu pula, Satgas TPPO Polri menerima 578 laporan polisi yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Dari laporan tersebut, Satgas TPPO Polri pusat dan daerah yang bergerak melakukan penanganan menangkap sebanyak 668 orang tersangka.

“Jumlah tersangka pada kasus TPPO sebanyak 668 orang,” ujarnya.

Adapun modus TPPO yang banyak terjadi korban direkrut untuk diperkerjakan sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Satgas TPPO Polri mencatat ada 412 modus operandi PRT, 167 modus operandi dijadikan pekerja seks komersial (PSK), 41 modus operandi eksploitasi anak dan sembilan modus operandi anak buah kapal (ABK).

Brigjen Pol. Ramadhan menjelaskan, salah satu kasus TPPO modus PRT diungkap oleh Polda Jawa Barat. Pelaku berinisial AS memperkerjakan korban berinisial A binti A sebagai PRT, lalu menawarkannya untuk bekerja di Uni Emirat Arab juga sebagai PRT dijanjikan dengan gaji besar.

“Korban menerima tawaran tersebut dan setelah melalui prosedur. Setelah itu korban di terbangkan bukan ke Dubai melainkan ke Suriah, selama bekerja di Suriah korban tidak mendapatkan gaji,” ujar Brigjen Pol. Ramadhan.

Kasus TPPO modus PSK terjadi di wilayah hukum Polda Banten. Polri, kata Brigjen Pol. Ramadhan, menemukan dugaan TPPO pada seorang korban berinisial RS yang diberangkatkan oleh Agen Pekerja Migran untuk bekerja di negara Arab Saudi.

Jenderal bintang satu itu melanjutkan, setelah bekerja selama empat bulan korban mendapatkan pelecehan seksual oleh anak majikannya dan tidak diberikan hak atau gajinya secara penuh.

“Korban diberikan setengah gaji yang dijanjikan, selanjutnya korban dipulangkan ke Indonesia,” ujar Brigjen Pol. Ramadhan.

Kasus TPPO berikutnya di Polda Jatim mengamankan pemilik warung kopi “rezeki” berinisial H, atas dugaan menyediakan jasa melayani PSK sekaligus terdapat kamar-kamar di dalam warung tersebut. Pada pengungkapan tersebut ditemukan sebanyak 3 (tiga) PSK berinisial M, SJ, dan F. Ketiganya disewa dengan tarif sebesar Rp100.000,- dan pemilik warung mendapat keuntungan Rp25.000,- sebagai penyedia kamar.

“Selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke Polres Situbondo, Jawa Timur,” ungkap Brigjen Pol. Ramadhan.

Kasus TPPO berikutnya di Polda Lampung mendapati 3 (tiga) orang calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Provinsi Lampung yang akan bekerja di negara Malaysia beserta satu orang diduga sebagai pelaku penampungan dan pengangkutan terhadap ketiga CPMI tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan kepada ketiga CPMI ternyata tidak memenuhi persyaratan dan tidak sesuai prosedur ketika hendak bekerja ke negara Malaysia.

“Ketiga CPMI dan satu terduga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” papar Brigjen Pol. Ramadhan.(*)

Sumber (*/Humas Polri)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ikan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Penyebab & Jadi Objek Wisata Dadakan

    Ikan Paus Terdampar di Pulau Sabu, Penyebab & Jadi Objek Wisata Dadakan

    • calendar_month Jum, 11 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yumi Ke Lele  Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hari ini Kamis, 10-10-2019 laman facebook saya dipenuhi oleh 2 (dua) peristiwa yang menurut saya penting, yang terjadi di negara Indonesia tercinta. Peristiwa rencana penikaman terhadap seorang Jenderal penjaga NKRI dan peristiwa terdamparnya sekelompok Ikan Paus di Pantai Kolouju, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, […]

  • NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    NTB NTT Menuju Swasembada Energi

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Melalui swasembada energi, kata GM PLN UIP Nusra, masyarakat NTB dan NTT dapat menikmati listrik andal tanpa kedip yang penting dalam menunjang aktivitas keseharian maupun industrial sebagai mesin penggerak roda perekonomian wilayah.   Mataram | General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Yasir, memaparkan swasembada energi menjadi arah pembangunan […]

  • Pascagempa Bantul, PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan dan Bantu Warga

    Pascagempa Bantul, PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan dan Bantu Warga

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Bantul, Garda Indonesia | Pascagempa bermagnitudo 6,6 SR dengan episentrum Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Jumat, 30 Juni 2023, PT PLN (Persero) gerak cepat memulihkan sistem kelistrikan dan membantu pemulihan masyarakat terdampak. Pada Sabtu, 1 Juli 2023 pukul 03.40 WIB aliran listrik pada lebih dari 34 ribu pelanggan terdampak gempa di pantai selatan […]

  • Demokrasi Sakit Mahasiswa Bangkit

    Demokrasi Sakit Mahasiswa Bangkit

    • calendar_month Ming, 10 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 209
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Yoga E N Sebagai mahasiswa demo sudah menjadi hal biasa. Namanya juga negara demokrasi jadi bebas untuk sering berdemo, tetapi tentu saja dengan dasar landasan yang kuat. Mahasiswa menjadi suara terkuat dalam penegakan demokrasi. Bahkan kita semua juga tahu masa reformasi orde baru (orba) juga terjadi karna demo mahasiswa. Meskipun pada waktu itu […]

  • Kencing Tikus Sebabkan 101 Kematian di Indonesia

    Kencing Tikus Sebabkan 101 Kematian di Indonesia

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Loading

    Kemenkes menilai, kondisi perubahan iklim menyebabkan hujan dan banjir sering terjadi. Sehingga menyebabkan, bakteri leptospira dari kencing tikus makin mudah menyebar.   Jakarta | Sebanyak 101 orang meninggal dunia akibat air kencing tikus atau penyakit Leptospirosis selama periode Januari – 6 Juni 2025. Hal itu berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 6 Juni 2025, terdapat […]

  • Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    Menelisik Ritual Golo Kowa Hole Sabu Raijua

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Loading

    “Bersyukur tahun ini (2022, red) bisa ikut ambil bagian dalam ritual Golo Kowa Hole di tanah leluhur Hawu Mehara (baca Sabu Mesara, red), Semoga Sabu Raijua tetap diberkati dan dijauhkan dari hal buruk, dan tahun berikut tanah ini bisa berikan panen yang melimpah sehingga masyarakat bisa sejahtera,” demikian penggalan status dari Eva Mita Savu di […]

expand_less