Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hanya di Kota Kupang, Lomba Tutur Adat Anak Pakai Bahasa Inggris

Hanya di Kota Kupang, Lomba Tutur Adat Anak Pakai Bahasa Inggris

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 19 Des 2022
  • visibility 85
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Tutur adat yang dilakukan orang Timor (suku yang mendiami pulau Timor, red) memiliki arti sejarah, yang mana dilakukan pada acara atau ritus tradisional, seperti upacara perkawinan, penerimaan tamu dan upacara adat lainnya.

Tutur adat atau Natoni dilakukan dengan cara berpidato atau juga saling menjawab yang dilakukan oleh beberapa orang. Penggunaan bahasa dalam Natoni tidak sama dengan bahasa sehari-hari. Bahasa yang digunakan merupakan bahasa Dawan yang berciri sastra yang biasanya digunakan pada ritus tradisional yang memiliki makna estetis.

Natoni merupakan salah satu bentuk budaya Suku Timor (atoni meto) yang masih terus dilestarikan sampai saat ini karena bersifat turun-temurun dari generasi ke generasi berikutnya dan mengandung nilai sejarah dan mempunyai manfaat sebagai sarana pengikat di kalangan masyarakat, khususnya masyarakat suku atoni meto.

Di Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dihelat lomba tutur adat antar pelajar jenjang SD/SMP se-Kota Kupang tahun 2022. Tutur adat menggunakan bahasa Inggris ini dihelat memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Provinsi NTT dan mengukuhkan Klub Belajar Siswa jenjang SD/SMP se-Kota Kupang tahun 2022.

Acara pembukaan dan pengukuhan dilakukan oleh Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh pada Sabtu 17 Desember 2022 di aula Kampus Muhammadiyah Kupang. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si dan jajarannya, para Kepala SD/MI dan SMP/MTs Negeri/Inpres dan swasta se-Kota Kupang, serta siswa-siswi perwakilan Klub Belajar Siswa SD dan SMP se-Kota Kupang.

Penjabat Wali Kota Kupang mengaku merasa bahagia, karena melalui kegiatan ini Dinas Pendidikan dan para guru telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan Kota Kupang, dengan mempersiapkan generasi bangsa menjadi tuan rumah di rumah sendiri. Terima kasih dan apresiasi tinggi dihaturkan, karena menurut George Hadjoh, lomba Tutur Adat dalam bahasa Inggris merupakan pertama kali di Indonesia.

Ke depan, Penjabat Wali Kota Kupang berharap bukan hanya tutur adat, tapi juga lagu-lagu daerah asli NTT dimodifikasi, dinyanyikan dalam bahasa Inggris tentunya dengan tetap mempertahankan ciri khas musik NTT.

Diakuinya kekayaan budaya yang beraneka ragam di NTT dapat menjadi daya tarik wisata yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi NTT telah menjadikan pariwisata sebagai prime mover yang menjadi pemicu utama perkembangan sektor-sektor ekonomi yang lain. Kota Kupang sebagai kota yang sebagian besar usahanya bergerak di sektor jasa diyakini bisa mendukung upaya tersebut.

Kemampuan berbahasa Inggris, imbuh George Hadjoh, tentu menjadi kebutuhan saat ini. Selain bahasa Inggris, menurutnya, anak-anak Kota Kupang ke depan perlu juga belajar bahasa Mandarin. Ekonomi dunia di masa mendatang diprediksi akan dikuasai oleh Tiongkok dan negara-negara Asia Timur yang mayoritas menggunakan Bahasa Mandarin. Karena itu, George Hadjoh berencana selain Klub Bahasa Inggris, sekolah juga perlu membentuk Klub Bahasa Mandarin.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si, menyampaikan tujuan dari lomba Tutur Adat dalam bahasa Inggris untuk memperkenalkan budaya NTT kepada siswa-siswi sekaligus meningkatkan kemampuan dan keterampilan berbahasa Inggris. Sedangkan tujuan utama pembentukan klub belajar adalah untuk mendorong percepatan kompetensi siswa di bidang akademik dan non-akademik.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho dalam laporannya menyampaikan jumlah peserta lomba Tutur Adat dalam Bahasa Inggris, untuk jenjang SD sebanyak 29 tim dan jenjang SMP sebanyak 20 tim.

Sementara itu, selain Klub Bahasa Inggris ada juga Klub Belajar untuk mata pelajaran dan keterampilan lainnya, seperti Klub IPA, Klub Matematika, Klub Paduan Suara dan Klub Olahraga dengan berbagai jenis cabang olahraga, baik untuk jenjang SD maupun SMP. Pembimbingan klub belajar siswa pada masing-masing sekolah menurutnya dapat dilaksanakan oleh guru pembimbing dari sekolah atau pelatih dari luar. Untuk memotivasi klub-klub tersebut dalam belajar maka akan dilaksanakan even-even lomba, mulai dari intern sekolah, antar sekolah dalam kecamatan, antar sekolah dalam Kota Kupang maupun tingkat nasional.(*)

Sumber (/*PKP_ans)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    Totalitas Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai, PLN Didukung Penuh TNI Polri

    • calendar_month Kam, 8 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    1.115 gardu berhasil dioperasikan dan 168.082 pelanggan menikmati listrik Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bersinergi dengan TNI dan Polri, PLN terus berupaya memulihkan kelistrikan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pasca-Badai Siklon Seroja. Dengan mengutamakan keselamatan masyarakat,  sebanyak 1.115 unit gardu berhasil dioperasikan kembali dan sebanyak 168.082 pelanggan kembali menikmati listrik pada Rabu, 7 April 2021. “Kami […]

  • We Called It As An Emotion

    We Called It As An Emotion

    • calendar_month Sen, 2 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Sewaktu berkunjung ke pameran karya seni, kita mendengarkan musik-musik instrumen (beberapa pameran karya seni memilih untuk tidak memutarkan musik dengan alasan tertentu), namun bila kita kaji, menghadirkan musik di pameran akan mempengaruhi suasana dan mood dari pengunjung untuk menikmati pameran, sama halnya ketika kita berkunjung ke sebuah toko buku, pusat perbelanjaan ataupun restoran. Dahulu, dalam […]

  • Merry Riana : Terapkan PHK Agar Sukses Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

    Merry Riana : Terapkan PHK Agar Sukses Hadapi Dampak Pandemi Covid-19

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Motivator Merry Riana mengajak masyarakat untuk menerapkan tiga kata kunci yang dirangkum menjadi P.H.K agar sukses hadapi dampak Covid-19. Dalam hal ini, arti PHK ala Merry Riana bukan Pemutusan Hubungan Kerja, melainkan Pikiran, Hati dan Kelakuan. “Tapi, hari ini saya ingin mengubah pandangan itu. PHK adalah cara untuk Anda bisa menjaga […]

  • Kerja Cepat Wali Kota & DPRD Kota Kupang Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

    Kerja Cepat Wali Kota & DPRD Kota Kupang Bedah Rumah Warga Tak Layak Huni

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. didampingi anggota DPRD Kota Kupang, Zeyto R. Ratuarat, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Kupang, Ir. Isak Cornelis Benny Sain, Kepala Bagian Prokopim Setda Kota Kupang, Ernest Ludji, S.STP., M.Si. Lurah Lasiana, Wellem Bentura serta perangkat kelurahan setempat; […]

  • Polri Duga Ada Obat Lain pada Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Jakarta

    Polri Duga Ada Obat Lain pada Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Jakarta

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri masih terus melakukan pendalaman terkait kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak di DKI Jakarta. Sejumlah obat lain yang diduga menjadi pemicu penyakit tersebut kini diperiksa. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyatakan, pemeriksaan terhadap obat lain ini dilakukan setelah pihaknya memastikan bahwa obat sirop Praxion aman dikonsumsi. […]

  • Sidang Etik Mantan Kapolres Ngada, Pelanggar Ajukan Banding

    Sidang Etik Mantan Kapolres Ngada, Pelanggar Ajukan Banding

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kasus AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja mendapat pengawasan dari berbagai pihak, termasuk Kompolnas, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kementerian Sosial, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI); untuk memastikan jalannya proses sesuai dengan prosedur.   Jakarta | Divisi Propam Polri, pada Senin 17 Maret 2025, telah menyelesaikan sidang kode etik profesi Polri terhadap AKBP […]

expand_less