Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Cara PPA Kluster TTS Barat & PPA Kupang Tenggara Peringati HAN 2023

Cara PPA Kluster TTS Barat & PPA Kupang Tenggara Peringati HAN 2023

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 30 Jul 2023
  • visibility 80
  • comment 0 komentar

Loading

SoE, Garda Indonesia | Guna memperingati dan memeriahkan Hari Anak Nasional (HAN) pada tanggal 23 Juli, maka Pusat Pengembangan Anak (PPA) Kluster TTS Barat dan Kluster Kupang Tenggara menghelat berbagai kegiatan yang berlangsung di aula BPKSDM Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Jumat, 28 Juli 2023.

Ketua Kluster TTS Barat, Fredik Faot, kepada media menyampaikan, beragam tujuan kegiatan tersebut untuk memberi kesempatan kepada anak-anak yang tergabung di setiap PPA dapat mengeksplorasi setiap potensi yang dimilikinya.

Fredik pun menyampaikan, kegiatan tersebut juga melibatkan Satuan Lantas Polres TTS yang memberikan sosialisasi kepada anak-anak dan orang tua untuk tertib dalam berlalu lintas.

“Saya berharap dengan kegiatan yang diselenggarakan dalam momentum peringatan hari anak nasional pada tahun 2023 ini, semua orang tua sadar dan tahu akan hak-hak anak yang mesti dipenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Akri Manu selaku ketua panitia menyampaikan, tema yang diangkat pada tahun 2023 ini yakni “Kenali, Kasihi, dan Lindungi Anak” di bawah tema besar nasional tahun 2023 yakni “Anak Terlindungi Indonesia Maju.”

“Berdasarkan tema besar nasional yang diangkat pada tahun 2023 ini, maka selaku ketua panitia saya berharap kepada semua orang tua untuk memberikan perlindungan kepada semua anak-anak yang ada, terutama 10 hak -hak anak yang ada. Selain itu, juga memberikan dukungan kepada setiap anak yang ada dalam memenuhi hak-haknya,” ungkapnya.

Memeriahkan hari anak nasional pada tahun 2023 ini, imbuh Akri, panitia membagikan peran terkait dengan 10 hak anak yang dilakoni oleh anak-anak  yakni:

  1. Hak Mendapatkan Identitas.
  2. Hak untuk Mendapatkan Pendidikan.
  3. Hak untuk Bermain.
  4. Hak untuk Mendapatkan Perlindungan.
  5. Hak untuk Rekreasi.
  6. Hak untuk Mendapatkan Makanan.
  7. Hak untuk Mendapatkan Jaminan Kesehatan.
  8. Hak untuk Mendapatkan Status Kebangsaan.
  9. Hak untuk Turut Berperan dalam Pembangunan. 10. Hak untuk Mendapatkan Kesamaan.

Akri pun menandaskan, anak-anak yang tergabung dalam setiap PPA itu mengisi berbagai kegiatan yang ada yaitu pidato, puisi, tarian daerah, tarian kreasi, fragmen, drama, dan berbagai kegiatan lainnya.(*)

Penulis (*/Daud Nubatonis)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    Mini Fest Titik Kumpul Pecut Ekonomi Masyarakat Larantuka

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka | Mini Festival Titik Kumpul dihelat di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur selama 3 (tiga) hari berhasil mendatangkan 2.450 pengunjung terdiri dari anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Festival ini juga mengundang perhatian para pelaku ekonomi kreatif dan pengunjung dari beberapa kabupaten tetangga seperti Lembata, Sikka, dan Ende. Bahkan diaspora warga Larantuka dari […]

  • 26 Ton Limbah B3 di Kota Kupang, DLHK :  Itu Milik PT Sabena Eraka Lauda

    26 Ton Limbah B3 di Kota Kupang, DLHK : Itu Milik PT Sabena Eraka Lauda

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Orson Genes Nawa pada Senin, 16 Mei 2022 menegaskan bahwa usai ditemukan penimbunan limbah B3 tak berizin, maka secara tegas bakal mengambil langkah sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. “Karena sesuai pengamatan kami di lapangan dengan bukti-bukti yang ada, itu tidak sesuai […]

  • Lakukan Penilaian Mandiri Covid-19 Lewat Aplikasi inaRISK

    Lakukan Penilaian Mandiri Covid-19 Lewat Aplikasi inaRISK

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Selagi berada di rumah, masyarakat dapat melakukan penilaian mandiri terkait perlu atau tidaknya melakukan tes cepat (rapid test) Covid-19 melalui aplikasi inaRISK yang dibuat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengisi sejumlah pertanyaan sesuai […]

  • PLN Segera Bangun Jaringan Listrik Desa Niopanda Ende

    PLN Segera Bangun Jaringan Listrik Desa Niopanda Ende

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Desa Niopanda, Maximus Kebhi, menyampaikan rasa syukur dan dukungan penuh atas program yang telah lama diidam-idamkan warganya dan sangat mendukung program PLN untuk menerangi desa.   Ende | Asa masyarakat Desa Niopanda untuk menikmati listrik kini semakin dekat menjadi kenyataan. PLN melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Flores bersama Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) […]

  • WKRI DPC Kristus Raja Katedral Kupang Pilih Pengurus Baru

    WKRI DPC Kristus Raja Katedral Kupang Pilih Pengurus Baru

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Wanita Katolik Republik Indonesia Dewan Pengurus Cabang (WKRI DPC) Kristus Raja Katedral Kupang menghelat Konferensi Cabang (Konfercab) I pada Jumat, 16 Juni 2023 di aula Kedai Hopeng. Mengusung tema, “WKRI Dalam Bingkai Keadilan Ekologis Bagi Seluruh Ciptaan, Semakin Mengasihi dan Lebih Peduli”. Konferensi cabang I dimulai pada pukul 09.00 WITA—selesai dan […]

  • Menteri Keuangan Purbaya Kasih Opsi MBG Diganti 10Kg Beras

    Menteri Keuangan Purbaya Kasih Opsi MBG Diganti 10Kg Beras

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Negara ini sedang demam proyek makan bergizi gratis alias MBG. Anggaran disiapkan bak mahar perkawinan mewah, Rp71 triliun. Tapi apa daya, sampai jelang tutup buku, baru Rp13 triliun yang berhasil ditelan birokrasi. Sisanya? Menggantung di udara, bagai nasi basi di meja resepsi. Maka, muncullah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, sang juru selamat anggaran, dengan ide suci. […]

expand_less