Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
  • visibility 72
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Puji syukur saya bisa mendapat hadiah berupa iPhone XS Max 256 GB hanya dengan membayar Rp.800.000 sebagai pajak hadiah dari Event JNE bagi smartphone. Awalnya saya lihat banyak teman-teman di facebook yang suda dapat jadi saya coba untuk ikutan event nya dan Alhamdulillah saya tidak sangka sekali, tadi pagi kurir JNE datang langsung mengantar hadiah. Saya senang sekali bisa dapat iPhone XS Max 256GB cuma bayar 800.000. Yang mau ikutan dapat seperti saya bisa daftar melalui WA admin JNE 0895-1785-3197 atau bisa inbox saya nanti diajarkan carannya,” demikian penggalan status di akun facebook Abdul Muis yang dibajak atau diretas orang tak dikenal.

Sebanyak 96 teman Abdul Muis ditandai atau tag di akun facebook mereka, beberapa orang merasa tergiur dan menanyakan apa saja syarat untuk memperoleh iPhone XS Max 256GB cuma bayar 800.000, mereka pun diarahkan untuk mengikuti beberapa tahapan.

Tangkapan layar saat akun facebook Abdul Muis diretas orang tak dikenal

Abdul Muis saat dihubungi Garda Indonesia pada Rabu siang, 19 Mei 2021 pukul 14.00 WITA membenarkan kondisi tersebut bahwa akun facebook miliknya diretas. “Ini..Semua teman-teman sudah konfirmasi. Kayaknya iya,” ucapnya.

Senada, Ratmi istri Abdul Muis juga membenarkan kondisi tersebut. “(Akun facebook, red) di-hack, diblokir saja,” ucapnya.

Terpisah, Kacab JNE Kupang, Emy Khilafat saat dikonfirmasi apakah terdapat Event JNE bagi smartphone? Kepada Garda Indonesia, Emy menegaskan bahwa itu penipuan. “Ini sudah sering banget,” ujarnya sembari menyampaikan, “ tahun lalu, facebook adik ipar saya dibajak, lalu dipakai jualan.”

Emy Khilafat pun menjelaskan, biasanya yang dibajak memang akun asli orang sehingga teman-teman yang bersangkutan percaya. “Tapi modus begini sih sangat sering, jual smartphone atau laptop dengan harga super murah. Trus bilang bahwa dari expedisi tahan barang dan harus transfer (sejumlah uang,red) lagi,” ucapnya seraya bercanda,” kalau benar dapat IPhone dengan 800 ribu, kasih tahu juga biar saya ikutan.”

Cara Agar Akun Facebook Anda Tak Kena Hack

Dilansir dari kompasiana, para peretas tau bahwa sistem keamanan facebook sangat kuat dan mustahil untuk ditembus. Tapi, tidak untuk penggunanya, celah yang terdapat pada facebook bukan karena lemahnya keamanan yang dibuat, melainkan mudahnya pengguna facebook untuk dibodohi. Jadi, celah yang digunakan peretas untuk membajak akun pribadi facebook adalah pengguna itu sendiri.

Kita sebagai pengguna juga harus berhati-hati dan waspada agar akun kita tidak menjadi korban peretasan. Kita sebagai pemilik akun setidaknya juga harus mampu menciptakan sebuah sistem keamanan untuk melindungi akun pribadi kita sendiri, tak perlu paham akan sistem, tak mudah dibodohi dan ditipu. Biasanya karna kelalaian kita sendirilah yang membuat akun kita mudah diretas atau didapatkan orang lain.

Beberapa cara sederhana agar akun facebook kita tak mampu diretas atau dibajak yakni :

Jangan Sembarangan Log in menggunakan akun facebook.

Biasanya, saat kita mengakses facebook, banyak sekali informasi unik tersaji di dalamnya, informasi itu bisa berbagai macam kategori, baik itu tips, cara, hiburan dan sebagainya. Nah, biasanya dari postingan yang tersebar itu, terdapat alat milik para peretas yang ikut tersebar, dan alat itu biasa di sebut “Phising”.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/12/14/apa-itu-pishing-pahami-dan-hindari/

Misalnya, kamu menemukan sebuah postingan yang memberi tautan atau link cara bagaimana mengubah warna tampilan facebook, dan biasanya pada postingan tersebut terdapat sebuah link yang menuju langsung ke sebuah website, dan kamu akan diminta untuk log in dengan cara memasukkan e-mail / nomor handphone beserta password facebook. Di sana mungkin tertulis bahwa proses pengerjaannya memang seperti itu, tapi sebenarnya itu adalah phising alias tipuan.

Beberapa teman dekat Abdul Muis tertarik dengan program tersebut

Saat kamu memasukkan email / no telepon genggam beserta password facebook pada kolom yang disediakan, maka data kamu itu secara otomatis akan terkirim kepada pemilik phising, dan dia akan dengan mudah mengambil akun facebook milik kamu.

Adapun tipuan-tipuan yang sering digunakan oleh para penyebar phising adalah pengubah warna facebook, Auto like, dan diamond gratis, gems gratis, dan item item game gratis lainnya. Bukan hanya itu saja, melainkan banyak lagi tipuan yang ada. Jadi berhati hatilah dalam melakukan log in (masuk) ke website menggunakan akun facebook kamu.

Dalam mengatur kata sandi atau password facebook, sebaiknya memilih kata sandi yang sulit, ditambahkan dengan angka, dan kata sandi tersebut juga setidaknya mengandung lebih dari 2 kata. Kata sandi yang sulit dan panjang juga berpengaruh terhadap keamanan akun kamu.

Berikut ini beberapa kata sandi yang sebaiknya jangan kamu gunakan antara lain: Doraemon, Sayang, Naruto, (dan karakter lainnya), Nama kamu, 123456789, Nama kamu + tanggal lahir, Katasandi, Password, dan Kota / desa tempat tinggal kamu

Kata sandi di atas, selain mudah ditebak, ternyata juga sering terdeteksi oleh tool peretas Facebook.

Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Akun Kita Pernah Diretas atau Tidak?

Ya, tanda yang paling umum kita alami ketika akun kita berhasil diretas seseorang adalah, di mana kita tidak dapat mengakses akun tersebut. Hal itu dikarenakan kata sandi yang di gunakan telah di ubah. Dan itu terjadi jika orang yang meretas adalah orang yang benar-benar jahat.

Tapi, biasanya ada juga peretas yang dengan sengaja tidak mengganti kata sandi milik korbannya, di mana ia hanya iseng masuk dan tidak memiliki niat untuk mengambil alih, dan korbannya masih diberi kesempatan untuk mengakses akun tersebut. Yang menakutkan adalah, di mana kita sama sekali tak menyadari bahwa ada orang lain yang juga memiliki akses masuk ke akun kita.

Untuk cara mengetahui apakah akun kita pernah di akses oleh orang lain agar kita bisa mengubah kata sandi dengan yang baru, adalah sebagai berikut :

  • Masuk Ke Facebook
  • Pergi ke Pengaturan
  • Pilih Keamanan dan Log In, di sana terdapat nama perangkat dan browser yang digunakan untuk mengakses facebook, bahkan lokasi IP kamu juga tertera di sana.

Jika seandainya, terdapat nama perangkat dan lokasi yang tidak kamu kenali, maka kamu dapat melaporkan bahwa ada perangkat lain yang masuk, dengan menekan tombol titik 3. Dan jika seandainya memang terbukti itu adalah perangkat milik orang lain, maka saya sarankan untuk segera mengganti kata sandi dengan yang baru.

Kata Sandi Telah Diganti, Namun Bagaimana Bisa Seseorang Masih Menggantinya Lagi?

Jangan berpikir setelah berhasil mengganti kata sandi dengan yang baru sudah membuat akun kamu aman. Karena ada juga kasus yang terjadi, di mana kita telah berhasil mengganti kata sandi dengan yang baru, tapi setelah beberapa hari, kata sandi tersebut berubah dan telah diganti lagi oleh orang lain.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Itu dikarenakan, sang peretas telah menambahkan alamat e-mail miliknya ke akun kita. Ketika e-mail miliknya telah di tambahkan ke akun kita, maka dia juga memiliki hak untuk mengubah kata sandi, meskipun dia tidak mengetahui kata sandi baru yang digunakan.

Hanya dengan menggunakan fitur “lupa sandi”, facebook akan mengirim kode verifikasi kepada e-mail-nya yang telah di tambahkan. Dengan begitu sang peretas akan dengan sangat mudah mengganti lagi kata sandi sesuai yang dia inginkan.

Untuk cara melihat apakah akun kita sudah ditambahkan e-mail pribadi milik orang lain, seperti berikut :

  • Masuk ke facebook
  • Pergi ke Pengaturan Akun
  • Pilih Informasi Pribadi, di sana akan Terlihat no. Hp dan alamat Email yang terhubung. Jika ada alamat atau no. Hp lain yang tak dikenal, silakan hapus, kemudian ganti lagi kata sandi dengan yang baru.

Itulah beberapa cara sederhana untuk menciptakan sebuah sistem keamanan untuk melindungi akun facebook pribadi. Sekuat apa pun sistem keamanan yang disediakan facebook, tetap juga tak akan berguna jika kita ceroboh dan mudah di bohongi oleh orang lain.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/istimewa

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah dan Komisi VIII DPR telah menyepakati besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 1444 Hijriah atau 2023 Masehi dengan rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler. Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per jemaah sebesar […]

  • Menteri PPPA Apresiasi Penanganan Korban Bencana Anak, Perempuan & Lansia

    Menteri PPPA Apresiasi Penanganan Korban Bencana Anak, Perempuan & Lansia

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga memberikan apresiasi atas penanganan terpadu yang telah dilakukan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah di 3 (tiga) provinsi terdampak bencana banjir yakni DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Hal ini disampaikan Menteri Bintang usai meninjau kondisi pengungsi di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, […]

  • Mobil Karantina Pertanian Kupang Terjungkal di Atambua

    Mobil Karantina Pertanian Kupang Terjungkal di Atambua

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Mobil Izusu Panther milik Badan Karantina Pertanian Kupang bernomor polisi B 1292 UQN jungkir balik di Bilangan Kilometer 4, depan Kantor Lurah Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, pada Rabu 10 Juni 2020 petang. Menurut informasi yang berhasil dihimpun Garda Indonesia di lokasi kejadian menyebutkan, mobil itu bergerak dari arah Motamasin […]

  • Perubahan

    Perubahan

    • calendar_month Kam, 3 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Prof. Renald Kasali Mungkin Anda sempat menerima video tentang Google Pixel Buds. Wireless headphone seharga 159 dollar AS yang akan beredar bulan depan ini, dipercaya berpotensi menghapuskan pekerjaan para penerjemah. Headphone ini mempunyai akses pada Google Assistant yang bisa memberikan terjemahan real time hingga 40 bahasa atas ucapan orang asing yang berada di […]

  • KAMAR UTAMA, Expo & Entertain Ikatan Alumni Arsitektur Undana

    KAMAR UTAMA, Expo & Entertain Ikatan Alumni Arsitektur Undana

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Dahulu, pameran arsitektur di Kupang biasa dijumpai dalam bentuk stand booth di pameran Kemerdekaan 17 Agustus di Lapangan Fatululi (sekarang menjadi area pusat perbelanjaan Lippo Plaza). Seiring berjalannya waktu, tempat-tempat pameran berganti dan hilang, hal ini berpengaruh juga pada eksistensi arsitektur untuk memamerkan karya-karya rancangan mereka. Selain itu, pameran arsitektur juga […]

  • Patut Dicontoh! Masuk ke Desa Pukdale Wajib Pakai Masker dan Cuci Tangan

    Patut Dicontoh! Masuk ke Desa Pukdale Wajib Pakai Masker dan Cuci Tangan

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kab. Kupang, Garda Indonesia | Menarik dan patut dicontoh oleh desa lain, seperti yang diterapkan oleh Pemerintah Desa Pukdale di Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara (NTT); setiap tamu ataupun warga pendatang termasuk warga desa, saat akan memasuki wilayah Desa Pukdale harus melewati 2 (dua) pos pemantauan yang didirikan oleh Pemerintah Desa bersama […]

expand_less