Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » HIMAKEB & PERMADA Peduli Tragedi Kebakaran Kampung Adat Nggela

HIMAKEB & PERMADA Peduli Tragedi Kebakaran Kampung Adat Nggela

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 31 Okt 2018
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia|Kampung Adat Nggela, Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (29/10/18) siang berduka akibat dilanda bencana kebakaran. Sebanyak 31 unit bangunan rumah termasuk 21 unit rumah adat di lokasi kejadian, ludes terbakar.

“Dari 31 rumah yang terbakar, 21 rumah di antaranya adalah rumah adat. Sedangkan sisanya yakni rumah warga. Saat kejadian sekitar pukul 14.00 Wita, semua rumah adat beserta isinya itu tidak dapat diselamatkan karena hangus terbakar. Api baru mereda satu jam kemudian,” ungkap Kepala Desa Nggela, Vinsensius Beo. (Dikutip dari Indonesiasatu.co)

Menyikapi peristiwa terbakarnya rumah adat di Nggela, Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bajawa (HIMAKEB) dan Perhimpunan Mahasiswa Asal Ngada (PERMADA) yang berada di Kupang, memberikan sumbangan berupa pakaian bekas laik pakai dan uang sebesar Rp.720.000.(Tujuh Ratus Dua Puluh Ribu Rupiah) guna membantu meringankan beban masyarakat yang ada di Nggela. Sumbangan ini diperoleh dari aksi penggalangan dana dibeberapa titik di Kota Kupang.

Ketua Umum HMAKEB, Bonifasisus Du’a mengatakan aksi yang dilakukan merupakan bentuk keprihatinan terhadap masyarakat Nggela yang rumahnya hangus terbakar.
“Sebagai sesama saudara, kita harus bergerak hati membantu mereka yang terkena musibah guna meringankan beban dari warga yang saat ini sedang dilanda bencana,” ungkap Bonifasisu Du’a yang biasa disapa Ifan.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Mahasiswa Asal Ngada (PERMADA)-Kupang, Aris Lalu Mole, dalam kunjungan bersama anggota PERMADA di Rumah Ketua Ikatan Keluarga Besar Ende Flores (IKEF),Rofinus M.Xhaverius Ga’a, menyampaikan empati dan turut prihatin terhadap Masyarakat Nggela yang rumahnya terkena bencana.

“Kami segenap civitas PERMADA Kupang memberikan sumbangan ini dengan sangat spontan, karena kami sadar, bahwa Kampung adat Nggela juga bagian dari kami dan kami juga yakin kehilangan Nggela sama halnya dengan kehilangan Grusina”,ungkap Ketua PERMADA yang biasa disapa Aris.

“Mungkin apa yang kami berikan tidaklah besar, tetapi yang paling penting bagi kami adalah bagaimana kita turut berpartisipasi dalam membantu sesama saudara kita yang mengalami musibah. Saya kira, berakhirlah sudah segala bentuk perseteruan yang belakangan ini sering menuai konflik di antara kita, terutama yang pernah terjadi di dunia sepak bola selama ini. Bahwa, sesungguhnya kita adalah saudara senasib dan sepenanggungan,”tegas Aris.

Ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Ende (IPELMEN)-Kupang ,Ferdinandus Naga, mengucapkan terima kasih kepada teman-teman HIMAKEB dan PERMADA yang sudah mau membantu dalam meringkankan beban daripada warga yang ada di Kampung Adat di Nggela dan harapan ini menjadi bentuk merajut persaudaraan yang perlu dijaga dan dirawat ke depan.

Ketua Ikatan Keluarga Besar Ende Flores (IKEF)-Kupang, Rofinus M.Xhaverius Ga’a disela-sela kunjungan PERMADA dan HIMAKEB, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PERMADA dan HIMAKEB yang turut mengambil bagian dalam memberikan sumbangan kepada masyarakat kampung adat di Nggela.

Ketua IKEF melanjutkan,“Setelah saya konfirmasi ke Nggela dan Laporan terakhir, sebanyak 34 Rumah adat yang ludes terbakar. Dan ini memang butuh waktu yang lama untuk membangun kembali rumah adat yang ada di Nggela, karena bukan rumah yang biasa seperti yang kita huni. Butuh proses dan tata cara adat yang rumit dalam proses pembangunannya”.

“Kedatangan Ade-ade Mahasiswa PERMADA dan HIMAKEB malam hari(Selasa,30/10/18) ini merupakan bentuk daripada rasa solidaritas terhadap kami orang Ende, terkhususnya masyarakat yang ada di Nggela,”ujar Rofinus M.Xhaverius Ga’a

“Saya kira hal-hal yang selama ini sering membuat kita merasa sensitif, mari kita tinggalkan, karena antara ENDE dan NGADA sesungguhnya adalah saudara,”pinta Ketua IKEF (*/Roberto)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 30 Tutor Pendidikan Kesetaraan Dibekali Pengetahuan Kurikulum K13

    30 Tutor Pendidikan Kesetaraan Dibekali Pengetahuan Kurikulum K13

    • calendar_month Jum, 21 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Sebanyak 30 (tiga puluh) tutor untuk pendidikan kesetaraan memperoleh bimbingan teknis terkait peningkatan kapasitas tutor untuk memahami kurikulum 13 (K-13); berlokasi di Aula BP PAUD dan Dikmas Provinsi NTT, 20—21 Desember 2018, para tutor yang sehari-hari mengajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di seputaran Kota Kupang dibekali peningkatan kualitas […]

  • Gempa Bumi 5.1 SR di Bali, Getaran Keras di Jembrana dan Buleleng

    Gempa Bumi 5.1 SR di Bali, Getaran Keras di Jembrana dan Buleleng

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Masyarakat di 2 (dua) kabupaten yakni di Jembrana (Negara) dan Buleleng (Singaraja) berhamburan ke luar rumah saat gempa bumi 5.1 SR mengguncang Provinsi Bali pada Kamis, 14 November 2019 pukul 18:21:39 WITA. Gempa bumi dangkal kedalaman 10 km tersebut terpusat pada Lintang : 8.16 LS dan Bujur : 114.90 BT; berlokasi […]

  • Sekber Ayo Bangun NTT Menilai CIRMA Kolaborasi Konsep dan Aksi

    Sekber Ayo Bangun NTT Menilai CIRMA Kolaborasi Konsep dan Aksi

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Loading

    John Subani dari Sekber Ayo Bangun NTT menilai pola pendampingan dan pembinaan yang telah dilakukan CIRMA kepada para petani penerima manfaat selama dua bulan terakhir (Agustus—September 2025), dilakukan dengan baik.   Napan | Sekretariat Bersama (Sekber) Ayo Bangun NTT harus mampu mengejawantahkan dan mentransformasi misi NTT lebih maju, sehat, dan berkelanjutan di bawah nakhoda pemerintahan […]

  • Diversi Belum Maksimal, Merci Jone : Hanya Berlaku bagi Anak dengan Anak

    Diversi Belum Maksimal, Merci Jone : Hanya Berlaku bagi Anak dengan Anak

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak diundangkan pada tahun 2012 dan mulai efektif berlaku Juli 2014 lalu, pelaksanaan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) dinilai masih belum maksimal. Salah satu penyebabnya, menurut Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), adalah pihak Kepolisian belum memahami arti diversi sebenarnya. Dilansir dari bantuanhukum.or.id, Merujuk […]

  • Calon Murid SMA Negeri 1 Soe Lolos SPMB, Yuk Daftar Ulang Via Daring

    Calon Murid SMA Negeri 1 Soe Lolos SPMB, Yuk Daftar Ulang Via Daring

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kuota peserta didik baru di SMA Negeri 1 Soe sebanyak 12 rombongan belajar (rombel), setiap rombel berjumlah 36 orang, kuota yang diperoleh sebanyak 432 orang.   Soe | Kepala SMA Negeri 1 Soe, Rovis E. Selan, S.Pd., M.Pd. mengimbau kepada semua calon peserta didik baru yang dinyatakan lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun […]

  • Presiden Jokowi Lantik Andika Perkasa sebagai KSAD

    Presiden Jokowi Lantik Andika Perkasa sebagai KSAD

    • calendar_month Kam, 22 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id |Presiden Joko Widodo pada Kamis, 22 November 2018, melantik Letnan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Andika yang dilantik di Istana Negara kini resmi menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang akan memasuki masa pensiun. Pengangkatan Andika Perkasa berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 97/TNI/TAHUN 2018 yang ditetapkan Presiden hari ini, […]

expand_less