Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Hoaks! Dua Orang Pasien Terpapar Virus Corona di RSU W. Z. Yohanes Kupang

Hoaks! Dua Orang Pasien Terpapar Virus Corona di RSU W. Z. Yohanes Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyikapi maraknya peredaran informasi di whatsapp grup (wag) dan media sosial tentang keberadaan 2 (dua) orang pasien yang sedang menjalani observasi antisipasi Corona di RSU W.Z. Johanes Kupang, maka manajemen menghelat konferensi pers pada Selasa, 3 Maret 2020 pukul 14.00—14.40 WITA.

Dalam sesi konferensi pers di RSU W.Z Johanes Kupang Jalan Moch Hatta Kota Kupang, Direktur RSU W.Z Johanes Kupang, dr. Mindo Sinaga bersama Wadir Pelayanan, dr. Stef Soka, dan tim dokter, kepada awak media menyampaikan beberapa pernyataan sebagai berikut:

Pertama, Terkait dengan informasi yang beredar di wag dan medsos bahwa terdapat 2 (dua) pasien WNI yang pernah berkunjung ke Jepang dan Korea diduga terpapar Corvid 19, sampai dengan saat ini masih berstatus negatif namun dalam status pengawasan dan tidak menunjukkan gejala demam;

Kedua, Informasi awal yang beredar bahwa terdapat 2 pasien WNA dari Jepang dan Korea adalah tidak benar, yang benar adalah kedua pasien merupakan WNI yang pernah dan baru pulang dari kunjungan ke Jepang dan Korea. Saat ini dalam kondisi stabil dan tetap dilakukan pemantauan terhadap keduanya;

Ketiga, Kedua WNI tersebut berinisiatif memeriksakan diri ke RS Yohanes karena mengalami batuk pilek sebelum hingga setelah kembali dari Jepang dan Korea.

Direktur RSU W.Z Johanes Kupang, dr. Mindo Sinaga juga menyampaikan bahwa Pasien pertama berinisial PF (Pria) pada 17 Februrari 2020 menuju Jepang via Hongkong, sampai dengan 28 Februari 2020 kemudian pulang ke Indonesia melalui Surabaya, 28 Februari 2020 di Jogjakarta kemudian pada 1 Maret berada di Kupang.

Sementara, Pasien kedua berinisial NY (Pria) pada 21—25 Februari 2020 berada di Korea, 25 Februari malam tiba di Jakarta, menuju Klaten, pada 2 Maret di Jogjakarta dan kemudian menuju Kupang.

Direktur RSU W.Z Johanes Kupang, dr. Mindo Sinaga juga mengklarifikasi/meralat informasi yang diperoleh sebelumnya dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Drg. Domi Mere yang mengatakan 2 (dua) orang yang diobservasi merupakan WNA dari Jepang dan Korea.

“Status kedua pasien dalam pengamatan selama 14 hari ke depan sehingga ditempatkan di Ruang Isolasi Natural, jika status meningkat ke Pengawasan, selanjutnya akan dipindahkan di Ruang Isolasi Khusus. RS Yohanes masih mempersiapkan 5 unit ruangan tekanan negatif,” tandas dr. Mindo Sinaga.

Senada, Wadir Pelayanan RSU. W. Z. Yohanes, dr. Stef Soka kepada media melalui sambungan telepon pada Selasa, 3 Februari 2020 pukul 19.40 WITA, menyampaikan agar masyarakat tak perlu kuatir.

“Informasi yang beredar di whatsapp grup dan media sosial merupakan hoaks (berita bohong), masyarakat tak perlu kuatir,” pintanya.(*)

Sumber berita dan foto (*/Rilis RSU W Z Yohanes)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    Angkasapura dan RSUP Ngoerah Bali Apresiasi Kerja PLN

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Listrik di Bali mulai terganggu lalu padam bermula pada Jumat, 2 Mei pukul 16.00 WITA ketika saluran kabel listrik bawah laut yang menghubungkan Jawa dan Bali alami gangguan.   Bali | Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengunjungi langsung sejumlah fasilitas publik untuk memastikan operasional layanan tetap berjalan lancar pasca gangguan kelistrikan di Bali yang terjadi […]

  • ‘Kasus NTT Fair’—Kuasa Hukum Hadmen Puri Laporkan Linda Liudianto ke Polda NTT

    ‘Kasus NTT Fair’—Kuasa Hukum Hadmen Puri Laporkan Linda Liudianto ke Polda NTT

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kuasa Hukum dari Hadmen Puri selaku pemilik PT Cipta Eka Puri yang digunakan sebagai perusahaan dalam Proyek Mangkrak Pembangunan Fasilitas Pameran NTT Fair, melaporkan Linda Liudianto (Kuasa Direktur) PT. Cipta Eka Puri ke Polda NTT pada tanggal 19 Juni 2019 dengan Surat Tanda Terima Laporan/Pengaduan Nomor : LP/B/214/VI/RES.19/2019/SPKT. Hadmen Puri telah […]

  • Wagub Josef Nae Soi : Pemprov NTT Serius Tangani Pandemi Covid-19

    Wagub Josef Nae Soi : Pemprov NTT Serius Tangani Pandemi Covid-19

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi sangat serius dalam mengurus dan merespons penyebaran Corona Virus Desease atau Covid-19. “Kami sangat serius urus Covid-19. Karena itu, jikalau ada rumor yang mengutip pernyataan saya bahwa virus corona […]

  • Banjir Dukungan Warga—Tokoh Adat Untuk PLTP Ulumbu Poco Leok

    Banjir Dukungan Warga—Tokoh Adat Untuk PLTP Ulumbu Poco Leok

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Sosialisasi menyeluruh hingga giat yang dilakukan PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kepada warga sekitar di lokasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5—6 Poco Leok, membuahkan dukungan dari warga dan tokoh adat sekitar. Dukungan dari sejumlah tokoh adat hingga tokoh muda di […]

  • Rusak Sejak Januari 2019, Jembatan di Neobunu-TTS Belum Diperbaiki

    Rusak Sejak Januari 2019, Jembatan di Neobunu-TTS Belum Diperbaiki

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Jembatan Noebunu yang menghubungkan Desa Oelet dan Desa Oe’ekam di Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur, ambruk pada Januari 2019 lalu, namun sampai saat ini belum ada kepastian dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan tersebut. Pemerintah mengantisipasi kerusakan tersebut dengan memasang 4 (empat) besi baja […]

  • Suster Efi Wanggai Hadir Sebagai Solusi Persoalan HIV/AIDS di Papua Barat

    Suster Efi Wanggai Hadir Sebagai Solusi Persoalan HIV/AIDS di Papua Barat

    • calendar_month Sab, 14 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Manokwari, Garda Indonesia | Membahas HIV/AIDS di Tanah Papua bukan hal baru, hingga kini masih menjadi persoalan besar yang harus menjadi perhatian utama, kita bersama melihat Mama Efi Wanggai yang bernama asli Eferdina Wanggai yang merupakan seorang suster; membangun kasih bersama mama-mama, anak-anak, remaja dan bapa-bapa Papua pada Sabtu, 14 Desember 2019. Mama Suster Efi […]

expand_less