Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Indonesia Posisi 40 Pariwisata Dunia, Ini Cara Kemenparekraf Tingkatkan Daya Saing

Indonesia Posisi 40 Pariwisata Dunia, Ini Cara Kemenparekraf Tingkatkan Daya Saing

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 18 Feb 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Membawa wisatawan mancanegara ke Indonesia (Inbound) jadi salah satu cara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk meningkatkan indeks daya saing atau Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) pariwisata Indonesia yang saat ini berada di posisi 40 besar dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio saat rapat terbatas terkait Peningkatan Pariwisata Indonesia di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin, 17 Februari 2020 menjelaskan ada beberapa strategi untuk meningkatkan daya saing yang ditargetkan Presiden Joko Widodo meningkat ke Rangking 36—38 pada tahun 2021.

Sebagai gambaran, Rangking TTCI negara-negara tetangga di ASEAN seperti Singapura berada di posisi 17 dunia, Malaysia peringkat 29 dunia, Vietnam 63 Dunia dan Thailand 31 dunia.

Wisatawan manca negara di Pulau Dewata Bali

“Ada beberapa hal strategis yang akan kami lakukan segera. Yaitu bagaimana secara grand strategy pariwisata Indonesia yang terkait Kementerian/Lembaga lain adalah memakai inbound strategy untuk mendatangkan devisa,” katanya.

Wisnutama juga menjelaskan sudah berkoordinasi dengan national flag carrier Garuda Indonesia, untuk memperbanyak Inbound promotion ketimbang outbond promotion. Pihaknya juga telah menjajaki dengan 33 maskapai yang beroperasi di Indonesia untuk menambah jumlah penerbangan dan seat capacity ke Indonesia.

Kunjungan wisatawan di Candi Borobudur

“Sehingga mind set dari maskapai dan sebagainya akan diarahkan bagaimana membawa orang luar untuk masuk ke Indonesia bukan orang Indonesia yang ingin ke mana,” katanya.

Berbagai upaya juga terus dilakukan Kemenparekaf, salah satunya menggaet wisman dari pasar “longhaul”, hal penting yang menjadi perhatian Kemenparekraf adalah adanya ketersedian kursi pesawat (seat capacity) yang cukup. Untuk ini diharapkan maskapai penerbangan Garuda Indonesia sebagai “national flag carrier” lebih banyak berperan termasuk dalam melakukan kerja sama (codeshare) dengan maskapai penerbangan dunia dapat upaya memenuhi “seat capacity” tersebut.

Wishnutama juga menjelaskan, untuk meningkatkan indeks daya saing, presiden membentuk tim akselerasi yang di dalam terdapat berbagai K/L seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian BUMN, BKPM, Kemenaker, Kemendes PDTT dan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden menjelaskan dalam indeks tersebut Indonesia memiliki 5 keunggulan dibandingkan negara lain, yaitu yang berkaitan dengan daya saing harga, prioritas kebijakan, daya tarik alam, keterbukaan, serta daya tarik budaya dan kunjungan bisnis.

“Kita masih lemah dalam lima pilar lainnya yaitu, di bidang lingkungan yang berkelanjutan, kesehatan dan kebersihan, infrastruktur pariwisata, ini yang dalam pembenahan terus, kemudian keamanan, kemudian yang juga masih kurang di kesiapan teknologi informasi. Saya kira catatan-catatan ini harus kita jadikan kita dalam bekerja ke depan dengan target-target yang terukur dan jelas,” ujarnya.(*)

Sumber berita  dan foto (*/Agustini Rahayu–Biro Komunikasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Gabriel Goa,Ketua Satgas Anti Human Trafficking Golkar NTT melalui Jubir Riesta Megasari menyatakan bahwa target Mafia Human Trafficking saat ini mulai kembali mengincar calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Flores, Palue, Solor, Adonara, Lembata, dan Alor untuk dibawa ke Malaysia lewat jalur Timur yakni Nunukan. “Bujuk rayu yang mereka lakukan adalah […]

  • “Reshuffle Kabinet” Prabowo Ngamuk dan Direksi BUMN, Apa Relevansinya?

    “Reshuffle Kabinet” Prabowo Ngamuk dan Direksi BUMN, Apa Relevansinya?

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Kabarnya usulan eksekutif tentang perubahan nomenklatur Kemenristek dan Kemendikbud serta Kementerian Investasi sudah disetujui oleh DPR. Lalu sempat ada “keramaian” berturut-turut soal jajaran direksi dan komisaris di BUMN. Bahkan beritanya heboh soal sampai Prabowo ngamuk-ngamuk, katanya. Hmm… Aroma reshuffle kabinet makin tercium jelas. Kapan dan siapa jadi isu utamanya. Perbincangan publik […]

  • UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua & BNNP NTT Edukasi Bahaya Narkoba

    UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua & BNNP NTT Edukasi Bahaya Narkoba

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Akhir-akhir ini penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin marak. Pengedaran narkoba pun sangat beragam caranya sehingga banyak orang secara tidak sadar terjerumus dalam penyalahgunaan maupun tergolong pengedar. Hal tersebut perlu diantisipasi sejak dini, seperti yang dilakukan oleh UPP. Katekisasi Jemaat Kaisarea BTN Kolhua, kepada 48 orang katekumen yang dibekali dengan pemahaman tentang […]

  • Alumni Semarakkan Jalan Sehat 75 Tahun SMPK Giovanni Kupang

    Alumni Semarakkan Jalan Sehat 75 Tahun SMPK Giovanni Kupang

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Para alumni yang rata-rata berusia 40+ hingga 50+ pun bersemangat dan menyisihkan waktu akhir pekan mengikuti jalan sehat menempuh jarak 4,5 kilometer yang dihelat pada Sabtu pagi, 26 Juli 2025 pukul 06:30—08:16 Wita.   Kupang | Olahraga jalan kaki memiliki banyak manfaat bagi orang berusia di atas 50 tahun. Aktivitas ini mudah dilakukan, minim risiko […]

  • Konektivitas Infrastruktur NTT melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha

    Konektivitas Infrastruktur NTT melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi-Wagub NTT menegaskan, persoalan infrastruktur NTT harus ditangani dengan pola kerja baru atau out of box. Dalam bahasa modern, dibutuhkan upaya quantum leap atau lompatan luar biasa untuk mengatasi keterbelakangan NTT terutama dalam aspek aksesibilitas. “Dari 2.650 kilometer ruas jalan provinsi, sebagian besar saya istilahkan mati sebelah. Ada kurang lebih 1.650 […]

  • Peduli Pendidikan TTS, Simon Petrus Kamlasi Resmikan Aula SD GMIT SoE

    Peduli Pendidikan TTS, Simon Petrus Kamlasi Resmikan Aula SD GMIT SoE

    • calendar_month Ming, 14 Des 2025
    • account_circle Daud Nubatonis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Kepada awak media, Brigjen TNI AD (Purn) Simon Petrus Kamlasi menyampaikan bahwa peresmian gedung aula ini memiliki makna yang sangat khusus baginya, mengingat SD GMIT SoE II merupakan sekolah tempat ia pernah menempuh pendidikan.   SoE | Gedung Aula SD GMIT SoE II resmi diresmikan oleh Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup Koordinator Kementerian Pangan Republik […]

expand_less