Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Indonesia Punya Taksi Terbang, Mulai Beroperasi Tahun 2028

Indonesia Punya Taksi Terbang, Mulai Beroperasi Tahun 2028

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
  • visibility 266
  • comment 0 komentar

Loading

Kedua kendaraan udara canggih ini dipamerkan dalam ajang Indo Defense 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Rabu, 11 Juni 2025.

 

Jakarta | Indonesia bersiap memasuki era mobilitas udara canggih via pengembangan taksi terbang Vela Alpha dan Intercrus Sola oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) bersama mitra industri lokal. Kedua pesawat listrik jenis eVTOL (electric Vertical Take-Off and Landing) ini ditargetkan menjalani uji coba pada 2026, sertifikasi pada 2027, dan mulai komersialisasi tahun 2028. Vela Alpha mampu mengangkut 6 penumpang + 1 pilot dengan jarak tempuh hingga 500 km, sedangkan Intercrus Sola mengusung kapasitas 2–4 orang dan kecepatan jelajah 150 km/jam.

Kedua kendaraan udara canggih ini dipamerkan dalam ajang Indo Defense 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta pada Rabu, 11 Juni 2025.

Dirancang untuk mobilitas urban dan misi khusus seperti evakuasi medis, pengiriman logistik, serta bantuan bencana, taksi terbang ini tak memerlukan landasan pacu dan dapat beroperasi di berbagai medan ekstrem. Dengan kemajuan ini, Defend ID mendorong kemandirian teknologi transportasi masa depan dan memperkuat posisi Indonesia di peta inovasi kedirgantaraan global.

Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan PTDI, Moh Arif Faisal, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara PTDI dan sejumlah mitra industri nasional, termasuk PT Vela Prima Nusantara yang terlibat dalam pengembangan Vela Alpha. Kedua taksi terbang ditargetkan siap masuk tahap komersialisasi pada tahun 2028.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak dalam ekosistem industri dalam negeri untuk mewujudkan mobilitas udara masa depan,” ujar Arif.

Uji terbang dimulai tahun 2026

Kedua model taksi udara ini, beber Arif, dijadwalkan akan menjalani fase uji coba pada 2026. Jika seluruh proses berjalan lancar, sertifikasi direncanakan rampung pada 2027, sehingga keduanya dapat mulai beroperasi secara komersial pada 2028.

“Target kami, sertifikasi selesai di 2027 dan tahun berikutnya sudah bisa dipasarkan,” jelas Arif.

Spesifikasi Taksi Terbang Vela Alpha dan Intercrus Sola

Vela Alpha

Taksi udara berukuran besar ini dirancang untuk membawa satu pilot dan enam penumpang, menjadikannya ideal untuk kebutuhan transportasi massal dalam kota hingga kawasan wisata terpencil. Vela Alpha memiliki kemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal (eVTOL), serta versi hybrid (HVTOL) untuk jarak tempuh lebih jauh.

Spesifikasi utama, jarak tempuh maksimum eVTOL: 100 km, HVTOL: 500 km, kecepatan maksimum: 250 km/jam, kapasitas muatan: 550 kg.

Fungsi: taksi udara, evakuasi medis, transportasi logistik, shuttle bandara, bantuan bencana, dan wisata udara

Intercrus Sola

Berbeda dari Vela Alpha, Intercrus Sola adalah pesawat ringan yang dirancang untuk fleksibilitas dan kecepatan dalam mobilitas udara perkotaan. Dengan kapasitas maksimal satu pilot dan tiga penumpang, pesawat ini tidak memerlukan landasan pacu dan dapat beroperasi dari kapal, lokasi terpencil, atau area berbatu.

Spesifikasi utama, berat lepas landas maksimum: 1.200 kg, muatan maksimum: 360 kg, jarak tempuh: 100 km, kecepatan jelajah: 150 km/jam, ketinggian maksimum: 3.000 meter.

Fungsi tambahan: transportasi kargo, aplikasi militer (pengangkut senjata)

Kehadiran Vela Alpha dan Intercrus Sola menandai langkah strategis PTDI menuju masa depan transportasi udara yang efisien, ramah lingkungan, dan siap menghadapi tantangan geografis Indonesia yang luas dan beragam. Dengan dukungan penuh dari ekosistem industri dalam negeri, impian memiliki armada taksi terbang buatan lokal tampaknya bukan lagi sekadar fiksi ilmiah.(*)

Sumber (*/goodnesw + kuatbaca)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMPB NTT Lakukan Monev Terhadap Sekolah Madrasah Aman Bencana

    PMPB NTT Lakukan Monev Terhadap Sekolah Madrasah Aman Bencana

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PMPB (Perkumpulan Masyarakat Penanganan Bencana) NTT dan Plan Internasional menginisiasi kegiatan Seminar Sekolah Madrasah Aman Bencana (SMAB) Tkt Provinsi NTT dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program melalui Berbagi Praktik Cerdas Implementasi Program SMAB pada level Pemerintah dan Sekolah di Provinsi NTT, 28—29 Mei 2019 di Hotel On The Rock Kupang […]

  • ‘Update Covid-19’ NTT Negatif, Hingga 24 Maret 2020 ODP Capai 165 Orang

    ‘Update Covid-19’ NTT Negatif, Hingga 24 Maret 2020 ODP Capai 165 Orang

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Semua  yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang pernah ke daerah atau negara terpapar Covid-19 dan bahwa tingginya angka ODP karena adanya kesadaran dari warga kita untuk memeriksakan diri sendiri ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan,” terang Dr. Jelamu Ardu Marius dalam sesi konferensi pers pada Rabu, […]

  • Dua Hari di NTT, Ini Agenda Kunjungan Kerja Presiden Jokowi

    Dua Hari di NTT, Ini Agenda Kunjungan Kerja Presiden Jokowi

    • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo bertolak ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) guna melakukan kunjungan kerja pada Rabu, 23 Maret 2022. Menggunakan pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden beserta rombongan terbatas lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekitar pukul 18.15 WIB. Setibanya di Bandar Udara Internasional El Tari, Kota Kupang, Presiden Jokowi langsung menuju […]

  • Investasi Emas versus Reksadana, Lebih Untung Mana?

    Investasi Emas versus Reksadana, Lebih Untung Mana?

    • calendar_month Rab, 20 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Emas dan Reksadana merupakan dua jenis instrumen yang memiliki risiko rendah untuk investasi, dan dengan return yang menarik. Jika Anda berinvestasi di keduanya pasti tahu mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, bagi yang baru mulai investasi tentu akan bertanya mana yang lebih untung jika investasi emas vs reksadana? Di era yang semakin hari semakin maju […]

  • Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Siap Menyatu Kultur Lokal

    Jadi Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Siap Menyatu Kultur Lokal

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Loading

    John Herdman bertekad tinggal lebih lama di Indonesia setelah konferensi pers perkenalan yang dijadwalkan pada Senin, 12 Januari 2026, demi mempelajari kultur dan kebiasaan masyarakat.   Jakarta | John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Indonesia oleh PSSI pada Sabtu sore, 3 Januari 2026, menggantikan Patrick Kluivert yang bebas tugas sejak Oktober 2025 usai […]

  • Pasca Gempa NTB; Rehabilitasi & Rekonstruksi Rumah Warga & Fasilitas Publik Terus Berjalan

    Pasca Gempa NTB; Rehabilitasi & Rekonstruksi Rumah Warga & Fasilitas Publik Terus Berjalan

    • calendar_month Sen, 22 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Lombok,gardaindonesia.id | Pasca bencana gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) secara bertahap terus menyelesaikan rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan fasilitas publik serta rumah masyarakat di sejumlah daerah terdampak gempa. Bantuan pemerintah bagi masyarakat untuk membangun rumahnya yang hancur akibat gempa sudah banyak yang disalurkan dan ratusan rumah sudah […]

expand_less