Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ini Alasan Utama Hanura NTT Dukung TRP–HEGI dalam Pilkada Sabu Raijua

Ini Alasan Utama Hanura NTT Dukung TRP–HEGI dalam Pilkada Sabu Raijua

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
  • visibility 76
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memutuskan memberikan dukungan politik kepada pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua, Takem Radja Pono (TRP) dan Herman Hegi Radja Haba (Hegi) dalam menghadapi perhelatan pilkada serentak pada 9 Desember 2020.

Pernyataan dukungan disampaikan langsung oleh Ketua DPD Hanura NTT, Refafi Gah kepada TRP – Hegi pada Deklarasi Pasangan Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sabu Raijua yang dikenal dengan Koalisi Kerakyatan pada Sabtu, 5 September 2020 di Teni Hawu, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain Partai Hanura, turut memberikan dukungan politik kepada TRP–HEGI yakni Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Berkarya.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/09/06/di-hadapan-ribuan-massa-sabu-raijua-ini-janji-trp-hegi-saat-deklarasi/

Ketua DPD Partai Hanura NTT, Refafi Gah saat dikonfirmasi Garda Indonesia pada Minggu siang, 6 September 2020, mengungkapkan telah mendukung penuh Koalisi Kerakyatan (TRP–HEGI) karena mereka mengambil keputusan maju dalam Pilkada Sabu Raijua untuk melakukan perubahan.

“Keputusan TRP–HEGI maju dalam Pilkada Sabu Raijua untuk melakukan perubahan berdasarkan hati nurani dan meyakini bahwa paket yang mereka usung dapat membawa perubahan menjadikan Sabu bersinar lima tahun ke depan,” urai Refafi.

Berdasar kondisi tersebut, imbuh Refafi, maka Partai Hanura mengambil keputusan karena sebagai partai berkiblat kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, di situlah ada etika, moral, dan keadilan; sehingga memberikan dukungan politik kepada Takem Radja Pono dan Herman Hegi Radja Haba.

Anggota DPRD Provinsi NTT ini pun deklarasi TRP–HEGI menegaskan kepada masyarakat di Kabupaten Sabu Raijua untuk tidak memilih pemimpin yang loyo serta tidak memiliki semangat untuk melayani masyarakat secara maksimal. Sabu Raijua, tandas Refafi, harus mampu berubah dari kondisi yang ada saat ini sehingga semangat otonomi daerah itu bisa terwujud lewat kesejahteraan rakyat.

Ketua DPD Partai Hanura NTT, Refafi Gah menyampaikan orasi politik saat deklarasi TRP–HEGI

Senada, Sekretaris DPD Partai Hanura NTT Elias Koa mengungkapkan, dukungan Partai Hanura kepada Koalisi Kerakyatan, didasari oleh keprihatinan melihat bahwa selama ini selepas kepemimpinan MDT/Marten Dira Tome banyak program dan pembangunan yang digagas tak berkelanjutan dengan baik dan seharusnya dapat meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sabu Raijua.

“Sehingga partai memandang dan menilai bahwa paket TRP–HEGI yang didukung Koalisi Kerakyatan dinilai layak dan pantas melanjutkan kepemimpinan energik dan berpengalaman dan mereka pernah bekerja di pemerintah provinsi NTT yang mana pernah menjabat Kepala Rumah Tangga Gubernur,” urainya.

Selain itu, beber Sekretaris DPD Partai Hanura NTT, dasar utamanya adalah adanya dukungan kekuatan penuh dari masyarakat yang rela menyerahkan KTP untuk digunakan sebagai bentuk dukungan sebagai calon kepala daerah yang maju dari jalur perorangan (sebanyak 32 ribu lebih KTP sementara yang diverifikasi hanya 50%).

Dengan demikian, tandas Elias, Partai Hanura mendukungnya atas beberapa hasil survei yang membuktikan TRP–HEGI unggul di Sabu Raijua. “Saat ini, TRP–HEGI selain didukung langsung oleh masyarakat Sabu Raijua lewat jalur perorangan dan ada dukungan dari partai Golkar 3 kursi dan Hanura 2 kursi serta partai non kursi lainnya yakni PAN dan Berkarya,” tutupnya.

Terpisah, Bakal Calon Bupati Sabu Raijua, Takem Radja Pono kepada media ini pada Minggu siang, 6 September 2020 mengatakan bahwa Vox Populi Vox Dei ternyata dijunjung di Sabu Raijua. “Saat rakyat Sabu Raijua membukakan pintu buat TRP–HEGI, maka mendapat dukungan Partai sebagai bukti suara rakyat suara Tuhan.

“Ini adalah bukti kedaulatan diberikan kepada rakyat untuk menentukan pilihannya di 9 Desember. Hanura meyakini kedaulatan ada di tangan rakyat, karena rakyat yang membuka pintu, maka tidak akan ada siapa pun yang dapat menutupinya,” tegas Takem Radja Pono.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto oleh Tim media TRP–HEGI

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Bintang Puspayoga Soroti 5 Isu Prioritas Perempuan dan Anak

    Menteri Bintang Puspayoga Soroti 5 Isu Prioritas Perempuan dan Anak

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga mengatakan lima (5) isu prioritas pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak diamanahkan Presiden RI, Joko Widodo kepadanya saat pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju beberapa waktu lalu. Ia menyatakan harapan yang sangat besar terkait isu PPPA dari masyarakat. “Lima prioritas isu PPPA akan […]

  • Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore Sembuh Covid-19

    Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore Sembuh Covid-19

    • calendar_month Sel, 16 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Usai menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah jabatan, pada Senin, 15 Februari 2021, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dinyatakan sembuh dari Covid-19. Dua pekan sebelumnya, Jubir Covid-19 Kota Kupang, Ernest S. Ludji, melalui konferensi pers kepada para awak media, mengonfirmasi bahwa Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore […]

  • Petani Sawah Tadah Hujan di Manggarai Timur Kekurangan Air

    Petani Sawah Tadah Hujan di Manggarai Timur Kekurangan Air

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Borong, Garda Indonesia | Beberapa hektar tanaman padi di desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terancam gagal panen. Gradus Amput, petani asal Kampung Paka, Desa Gurung Liwut, Kabupaten Manggarai Timur pada Minggu, 8 Januari 2023, mengatakan hujan tidak turun sejak dua minggu kemarin sampai sekarang. Akibatnya, kondisi sawah […]

  • Cerpen “Jeritan Istri, Ratapan Anak Diplomat”

    Cerpen “Jeritan Istri, Ratapan Anak Diplomat”

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rosadi Jamani Malam itu harusnya sederhana. Di bawah temaram lampu jalan, seorang istri berdiri menunggu di pintu rumah. Priscillia menatap suaminya, Zetro Leonardo Purba, diplomat muda Indonesia, yang mengayuh sepeda dengan senyum lelah. Ia ingin segera menyambutnya, meraih tangan suami tercinta, lalu masuk bersama ke rumah, bercengkerama dengan tiga buah hati mereka. Namun […]

  • APINDO-IMO Indonesia Teken MoU Suarakan Dinamika Dunia Usaha

    APINDO-IMO Indonesia Teken MoU Suarakan Dinamika Dunia Usaha

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Tim IMO Indonesia
    • visibility 515
    • 0Komentar

    Loading

    Dari sisi ekonomi, kerja sama ini memberikan peluang cukup besar bagi kedua pihak. IMO-Indonesia, sebagai organisasi badan pers di Indonesia dengan jumlah ratusan media anggota, memiliki potensi besar dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan berimbang terkait dunia usaha.   Jakarta | Tantangan dinamika dan keberlangsungan usaha nasional menjadi hal penting, bahkan utama, bagi para […]

  • SYL Jadi Tersangka, LSAK Tegaskan Korupsi Ya Tangkap dan Adili

    SYL Jadi Tersangka, LSAK Tegaskan Korupsi Ya Tangkap dan Adili

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Penetapan eks Menteri Pertanian (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo alias SYL menjadi satu langkah pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Kementan. Kasus ini pun mendapat sorotan dari Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK). Dalam komentarnya, LSAK menilai kasus terbut harus diselesaikan secara optimal dalam tindak pidana pencucian uang (TPPU). “Meski […]

expand_less