Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Ini Dia Burung Yang Punya IQ Setara Anak 5 Tahun

Ini Dia Burung Yang Punya IQ Setara Anak 5 Tahun

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 4 Jul 2023
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Loading

Bagi Anda yang ingin memelihara burung, pastinya bakal suka dengan jenis burung yang dapat berkicau bahkan hingga yang dapat menirukan apa yang kita ucapkan. Jenis burung seperti ini tentunya tak semua bisa melakukannya.

Burung kakaktua adalah makhluk yang menarik perhatian banyak orang karena warnanya yang cerah, ciri khasnya yang berbeda, dan yang paling penting, kemampuannya meniru ucapan manusia. Namun, ada beberapa kesalahpahaman tentang burung kakaktua dalam kemampuan bicaranya.

Ketika menonton acara hewan, kita sering melihat pelatih melakukan berbagai trik dengan hewan, seperti burung kakaktua yang memedal sepeda atau menirukan ucapan manusia. Pertunjukan ini adalah hasil dari pelatihan sabar dan ikatan kuat antara pelatih dan burung kakaktua. Pelatih harus terlebih dahulu mendapatkan kepercayaan burung kakaktua dan membentuk rutinitas harian yang melibatkan hubungan keduanya yang lebih dekat seperti memberi makan, memberi minum, dan merawat burung kakak tua setiap hari.

Sesi pelatihan harus dilakukan di pagi hari di lingkungan yang tenang untuk memungkinkan burung kakaktua lebih baik mendengar dan meniru suara. Bertentangan dengan kepercayaan masyarakat, bahwa tidak semua burung kakaktua dapat menirukan ucapan manusia dengan mudah.

Menirukan ini adalah hasil dari kekuatan bawaan, seperti mulut besar, lidah yang bulat dan fleksibel, dan dinding membran yang tipis sehingga mudah memproduksi suara. Namun, dengan pelatihan dan ikatan yang tepat, sebagian besar burung kakaktua dapat belajar meniru suara bahkan mengembangkan kosakata kata dan frasa yang besar.

IQ burung kakaktua Afrika, dianggap sebagai salah satu spesies paling cerdas, sekitar 65, setara dengan anak 5 (lima) tahun. Namun, kecerdasan adalah sifat kompleks yang tidak dapat diukur semata-mata oleh IQ. burung kakaktua adalah makhluk sosial yang sangat memiliki kemampuan pemecahan masalah, kesadaran spasial, dan kecerdasan emosional, menjadikannya teman dan hewan peliharaan yang sangat baik.

Memberi makan merupakan bagian penting dari pelatihan, dan pelatih harus memberi makan pada burung kakaktua setelah setiap sesi pelatihan untuk memperkuat perilaku positif dan secara bertahap membentuk kebiasaan. Selama pelatihan, pelatih akan sesekali melempar makanan ke burung kakaktua, yang akan diikuti oleh burung kakaktua sebagai cara untuk mendapatkan makanan. Meskipun burung kakaktua tidak memahami makna kata-kata yang ditirunya, burung kakaktua mengaitkannya dengan hadiah dan akan terus mengulanginya untuk menerima makanan.

Selain menjadi peniru yang hebat, burung kakaktua juga memiliki struktur sosial yang unik dan sangat mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Mereka hidup dalam kawanan di alam liar, di mana mereka berkomunikasi satu sama lain menggunakan berbagai panggilan dan bahasa tubuh. Dalam penangkaran, burung kakaktua dapat membentuk ikatan yang kuat dengan pemiliknya dan hewan peliharaan lainnya, serta mereka dapat berkembang dalam lingkungan, yang diperkaya mencakup mainan, tangkring, dan interaksi yang teratur dengan manusia.

Namun, penting untuk diingat bahwa burung kakaktua adalah hewan yang memiliki hidup cukup lama, yang memerlukan komitmen signifikan dalam hal waktu, perawatan, dan sumber daya. Mereka hanya boleh dipelihara sebagai hewan peliharaan oleh mereka yang dapat memenuhi kebutuhan yang kompleks tersebut.

Burung kakaktua adalah makhluk yang menarik dengan fitur yang unik yang membuat mereka menjadi peniru bahasa manusia yang sangat baik. Namun, kemampuan mereka untuk berbicara bukan bawaan tetapi hasil dari pelatihan yang sabar, pembentukan ikatan, dan penguatan karakter positif. Dengan pelatihan dan perawatan yang tepat, sebagian besar burung kakaktua dapat mengembangkan kosakata yang besar dan menjadi teman serta hewan peliharaan yang luar biasa.

Dan penting untuk memahami sifat kompleks dari makhluk cerdas ini serta memperlakukan mereka dengan kasih sayang dan perhatian yang baik.(*)

Sumber (*/picinstyle)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kristiana Muki Dorong Tenun TTU Masuk Mulok & Tercatat di Kemenkumham

    Kristiana Muki Dorong Tenun TTU Masuk Mulok & Tercatat di Kemenkumham

    • calendar_month Rab, 1 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-T.T.U, Garda Indonesia | Anggota DPR RI Komisi II Fraksi Partai NasDem, Kristiana Muki, S.Pd., M.Si. mendorong agar kain tenun asal Timor Tengah Utara (T.T.U), lebih ditonjolkan dan diangkat sebagai kekayaan luar biasa. “Jangan sampai besok sampai ke depannya ada yang mengklaim tenun T.T.U,” ucapnya kepada Garda Indonesia dalam sesi wawancara eksklusif pada akhir Juni […]

  • Purnatugas Pj Bupati Belu, Zaka Moruk Pamit Pulang ke Kupang

    Purnatugas Pj Bupati Belu, Zaka Moruk Pamit Pulang ke Kupang

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Masa tugas Zakarias Moruk, M.M. sebagai penjabat Bupati Belu sejak 27 Maret 2021 telah berakhir; ditandai dengan dilakukannya serah terima jabatan (Sertijab) kepada Bupati dr. Agustinus Taolin dan Wakil Bupati Aloysius Hale Serens di Ruang Rapat Paripurna Istimewa DPRD Belu, pada Selasa, 27 April 2021. Zaka Moruk atas nama pemerintah dan […]

  • Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    Kota Kupang Penentu Inflasi di Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang merupakan ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kota dengan luas wilayah 180,27 km2 dihuni oleh sekitar 442.758 jiwa (data BPS tahun 2020) dengan sebaran penduduk di wilayah kecamatan Alak 76.908 jiwa, Maulafa 97.976, Oebobo 100.560, Kota Raja 57.121, Kelapa Lima 75.408, dan Kota Lama 34.725 jiwa. BPS telah menetapkan Kota Kupang menjadi penentu […]

  • Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Lewolema Ditemukan

    Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Lewolema Ditemukan

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba, Garda Indonesia | Korban tenggelam di Teluk Hading, Desa Sinar Hading, Kecamatan Lewolema akhirnya ditemukan, Pimpinan Tim Pencarian Gabungan dari Basarnas Maumere, Arnold Ileng yang memimpin pencarian korban pun mengaku lega. “Syukur pagi tadi korban telah ditemukan, saya atas nama Basarnas berterima kasih atas kerja keras tim di lapangan, relawan, dan masyarakat yang membantu […]

  • Positif Covid-19 di NTT Tambah 9 Kasus, 1 Kasus Baru di Manggarai, Total 68 Kasus

    Positif Covid-19 di NTT Tambah 9 Kasus, 1 Kasus Baru di Manggarai, Total 68 Kasus

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan spesimen swab di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terkonfirmasi 9 kasus positif Covid-19,” jelas Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam sesi konferensi pers di Biro Humas dan Protokol Setda NTT pada Minggu sore, 17 Mei 2020. Baca juga […]

  • Air Terjun Tirta Tiasa Udayana—Persembahan TNI pada TMMD ke-105

    Air Terjun Tirta Tiasa Udayana—Persembahan TNI pada TMMD ke-105

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Klungkung-Bali, Garda Indonesia | Gembira berlimpah dirasakan warga Nyanglan, Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, setelah dilaksanakan program TMMD ke-105. Semula, warga hanya mendapat kabar kalau personel TNI akan membangunkan jalan baru yang membelah areal persawahan sebagai kegiatan utama. “Jalan itu memang sudah lama ditunggu-tunggu warga. Tetapi, siapa sangka ada kejutan lain bagi warga, yakni ditemukannya […]

expand_less