Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ini Respons Ketua DPD PJS Bengkulu Atas Dua Wartawan Terjerat OTT

Ini Respons Ketua DPD PJS Bengkulu Atas Dua Wartawan Terjerat OTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
  • visibility 157
  • comment 0 komentar

Loading

Bengkulu, Garda Indonesia | Ketua DPD Pemerhati Jurnalis Siber (PJS) Provinsi Bengkulu, Ocha Simon  merasa sangat prihatin dengan situasi yang mendera insan pers di Bumi Raflesia belakangan ini terutama terkait tindakan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan aparat penegak hukum yang berulang kali terjadi.

Ocha yang menjadi ketua DPD PJS wanita bersama DPD NTB ini menekankan bahwa bukan persoalan OTT, namun lebih kepada organisasi – organisasi yang menaungi para kuli tinta ini yang seharusnya menjadi tumpuan para jurnalis dalam menyelesaikan persoalan. Minimal mendapat pendampingan saat berhadapan dengan hukum.

“Saya tidak membenarkan perbuatan wartawan jika memang benar terjadi pemerasan, itu biarkan hukum yang memproses tapi, setidaknya kita sesama insan pers tunjukanlah kepedulian dan solidaritas sebagai sesama wartawan,” ungkap Ocha Simon pada Selasa, 24 Januari 2023.

Menurut Ocha (wanita yang aktif di berbagai organisasi, red), kasus yang menjerat dua wartawan Bengkulu Utara belum memiliki hukum tetap sesuai dengan keputusan peradilan, sebaiknya sebagai organisasi yang menaungi pers hendaknya terlibat aktif dalam perkara ini minimal memberikan pendampingan, sebab dirinya menduga ada unsur kesengajaan dalam upaya menarik pers keluar dari koridor netralitas sehingga masuk ke dalam ranah pemerasan.

“Kasus ini belum jelas siapa yang benar atau yang salah . Apa lagi isu yang saya dengar bahwa oknum Kades memang sengaja ingin menjebak kedua wartawan itu. Seharusnya ini ditelusuri terlebih dahulu. Jika benar dijebak oleh sang kades maka sang Kades pun harus diproses sesuai undang-undang. Logikanya jika Kades sendiri sudah bekerja dengan benar, kenapa harus takut diperas. Bahkan mungkin wartawan itu sendiri tidak akan berani memeras Kades. Tidak akan ada asap jika tidak ada api, ini yang harus kita telusuri kebenarannya,” tegas Ocha.

Lebih jauh Ocha mempertanyakan perhatian para organisasi jurnalis terhadap kedua wartawan ini yang menurutnya juga berhak melakukan pembelaan. Ia menjelaskan terdakwa yang sudah di pengadilan pun masih ada pembelanya.

“Apa karena mereka wartawan kecil lantas bisa dihakimi begitu saja. Siapa pun wartawannya atau dari media mana pun, mau besar atau kecil patut kita beri dukungan secara moril. Mereka juga belum tentu bersalah selagi belum jelas status hukumnya dan berhak membela diri,” tegasnya.

Ocha pun mengajak sebagai sesama wartawan untuk saling support selagi kita benar.

“Jangan sampai ada kriminalisasi terhadap penggiat jurnalistik di negeri ini,” tutup Ocha.(*)

Sumber (*/tim PJS)

Ketua DPS PJS Bengkulu, Ocha Simon bersama Anggota Dewan Pers Asmono Wikan saat menghadiri Munas PJS  I di Gedung Dewan Pers Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat. Foto : istimewa

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berkunjung ke Korban Banjir, Bamsoet Beri Bantuan dan Makan Bersama

    Berkunjung ke Korban Banjir, Bamsoet Beri Bantuan dan Makan Bersama

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua MPR RI Bambang Soesatyo begitu kembali ke tanah air langsung menunjukkan kepedulian kepada korban banjir di Jakarta. Selain memberi berbagai bantuan termasuk perahu karet dan kompor kepada para korban banjir yang mengungsi di GOR Pengadegan, Jakarta Selatan. Bamsoet juga menyempatkan makan bersama dengan para pengungsi yang sebagian besar ibu-ibu. “Menghadapi […]

  • Musim Panas di NTT Bukan Musibah Namun Berkat

    Musim Panas di NTT Bukan Musibah Namun Berkat

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Membangun dan mengejar mimpi terwujudnya masyarakat Nusa Tenggara Timur bangkit menuju sejahtera maka tidak bisa dengan pola pikir dan pola kerja yang biasa – biasa saja. Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di hadapan para pengurus Ikatan Keluarga Satya Wacana Cabang Kupang di Gedung Gereja Kefas Oetete Kupang, […]

  • Pemuda

    Pemuda

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Pemuda Oleh Gregorius Bai Bagaimana bisa anak muda berdiam, ketika mereka jadi tukang pukul kekuasaan. Saat ruang publik ditentukan uang, Air di kampung pun kering kerontang. Alam berubah menjadi bencana, atas nama investasi dikeruk dan diperkosa. Benar salah diputarbalikkan, tersesat pekatnya konflik kepentingan. Dalam dunia yang penuh pura-pura, anak muda yang akhirnya pisahkan dusta dari […]

  • Lepas Karnaval HUT ke-74 RI, Gubernur NTT: Kita Harus Bangga Kenakan Tenun

    Lepas Karnaval HUT ke-74 RI, Gubernur NTT: Kita Harus Bangga Kenakan Tenun

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Senin, 19 Agustus 2019 bertempat di Alun -Alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, melepas peserta Pawai Karnaval dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI. Ada yang berbeda dari karnaval tahun ini, karena semua tenunan dari seluruh kabupaten di NTT dikenakan oleh para peserta karnaval. […]

  • Chris Liyanto versus Rafi, Kuasa Hukum Bank Christa Jaya Ancam Lapor Balik

    Chris Liyanto versus Rafi, Kuasa Hukum Bank Christa Jaya Ancam Lapor Balik

    • calendar_month Rab, 11 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Polemik hubungan bisnis jual beli mobil antara pihak BPR Christa Jaya Perdana (BPR CJP) dan Rahmat, S.E. alias Rafi makin memanas. Semakin memanas dengan dilaporkannya pihak BPR CJP oleh Rafi ke pihak berwajib dengan tuduhan dugaan pencurian aset milik Rafi. Menyikapi polemik bisnis hingga menjadi polemik hukum tersebut, Pihak BPR CJP […]

  • Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan Selama Pandemi

    Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan Selama Pandemi

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menyiapkan empat skema yang dapat ditempuh untuk membantu para petani dan nelayan agar dapat tetap berproduksi dan menjaga ketersediaan bahan pokok selama masa pandemi. Sejumlah skema tersebut dibahas oleh Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 28 Mei […]

expand_less