Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Istri Tanggung Hutang Almarhum Suami di Bank Christa Jaya, Ini Klarifikasi Direksi

Istri Tanggung Hutang Almarhum Suami di Bank Christa Jaya, Ini Klarifikasi Direksi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 18 Sep 2021
  • visibility 231
  • comment 1 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Debitur Bank Christa Jaya, Almarhum Welem Dethan merupakan salah satu nasabah terbaik dari ribuan nasabah dan selalu membayar cicilan kredit tepat waktu. Selain itu, membeli kendaraan pertama saat kerja proyek kecil hingga besar dan membeli banyak kendaraan di Bank Christa Jaya. Demikian diungkapkan Komisaris Utama Bank Christa Jaya, Christofel Liyanto; Direktur Utama Wilson Liyanto, Direktur Kredit Ricky Manafe bersama dua orang kuasa hukum masing-masing Samuel David Adoe dan Bildad Thonak; dalam sesi jumpa media pada Kamis, 16 September 2021.

Alm. Welem Dethan, imbuh Komisaris Utama Bank Christa Jaya, sejak awal kredit pada Juli 2015 dilakukan beberapa kali adendum dan suplesi kredit, hingga plafon kredit maksimal Rp. 450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah). “Alm. Welem Dethan dan istri (Mariantji Manafe, red) dengan penuh kesadaran menandatangani akad kredit di depan notaris,” terang Christofel Liyanto sembari menyampaikan bahwa akad kredit tersebut berlaku hingga Desember 2019, sementara alm Welem Dethan meninggal pada Desember 2018.

Kemudian penandatanganan berbagai slip administrasi keuangan, imbuh Christofel Liyanto, disepakati oleh kedua pihak (Alm. Welem Dethan dan Bank Christa Jaya, red), istrinya mempercayakan kepada suami.

“Itulah yang sebenarnya yang terjadi dan istrinya mengakui menerima uang senilai 450 juta lalu masalah timbul pasca-suami meninggal di mana Mariantji Manafe memilah-milah yang masih tersisa pembayaran cicilan kredit, menolak membayar dan menuntut bahwa itu palsu karena tidak ikut menandatangani,” urai Christofel Liyanto sembari menyampaikan berita yang tersebar menyampaikan bahwa Bank Christa Jaya menyiksa seorang janda yang mewajibkan membayar hutang suami.

Dari kanan ke kiri, kuasa hukum Bank Christa Jaya, Bildad Thonak dan Samuel David Adoe; Komisaris Utama Christofel Liyanto; Direktur Kredit Ricky Manafe dan Direktur Utama Wilson Liyanto; dalam sesi jumpa media pada Kamis, 16 September 2021

Lanjut Christofel Liyanto, 10 (sepuluh) hari sebelum meninggal pada 9 Desember 2018, alm Welem Dethan masih menelepon Bank Christa Jaya dan menyampaikan uang proyek ratusan juta akan dibayarkan oleh pemerintah sebelum tanggal 20 Desember 2018. “Di luar dugaan, istri alm Welem Dethan menerima uang proyek dan tidak membayar kredit ke Bank Christa Jaya, sementara kami hanya meminta mengembalikan pokok hutang saja,” terang Christofel Liyanto.

Selanjutnya, tandas Christofel Liyanto, istri Alm. Welem Dethan menggugat Bank Christa Jaya.

Direktur Kredit Bank Christa Jaya, Ricky Manafe menyampaikan secara gamblang jangka waktu pembayaran kredit modal kerja dengan sistem “Longgar Tarik” yang diambil oleh Alm. Welem Dethan. “Misalnya plafon pinjaman 450 juta, dalam perjalanan jangka waktu jika ada pembayaran pokok, maka beban bunga bakal berkurang. Lalu, kenapa ada pertanyaan mengapa hutang alm. Welem Dethan dibebankan kepada istrinya? Itu karena mereka sepakat tidak mengikuti asuransi kredit dan menandatangani surat pernyataan tidak mengikuti asuransi jiwa,” urai Ricky Manafe.

Senada, Direktur Utama Bank Christa Jaya Wilson Liyanto menegaskan bahwa kredit Alm. Welem Dethan belum selesai dan melakukan longgar tarik pada pinjaman. “Jika nasabah telah menyelesaikan pembayaran cicilan kredit, maka bank akan mengeluarkan surat keterangan lunas. Dan kami belum pernah mengeluarkan surat keterangan lunas. Selain itu, jika sudah lunas, maka bank juga akan mengeluarkan surat pencabutan roya yang menegaskan bahwa debitur telah menyelesaikan kredit,” tegasnya.

Di samping itu, alm. Welem Dethan pun tidak mengambil asuransi jiwa dengan menandatangani surat pernyataan menolak asuransi jiwa bersama istri. “Di dalam surat  penolakan asuransi tersebut menegaskan bahwa jika debitur meninggal, maka menjadi tanggung jawab alih waris,” tegas Direktur Utama Bank Christa Jaya.

Penulis, editor dan foto utama (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTT Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy, Hadir 17 Negara

    NTT Tuan Rumah Indonesia Pacific Cultural Synergy, Hadir 17 Negara

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Loading

    Sebelum puncak acara, dihelat Residensi Budaya pada tanggal 3–10 November 2025. Program ini menghadirkan para pelaku budaya dari 17 negara dengan tiga fokus.   Kupang | Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPCS) 2025, sebuah ajang budaya berskala internasional yang mempertemukan Indonesia dengan 16 negara Pasifik serta Timor Leste bakal dihelat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur […]

  • Urgensi Peningkatan Literasi Kemiskinan di NTT

    Urgensi Peningkatan Literasi Kemiskinan di NTT

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle Yezua Abel
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yezua Abel, Statistisi pada BPS Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah lama bergumul dengan masalah kemiskinan. Masih banyak daerahnya yang tertinggal, baik dari sisi akses maupun ketersediaan sumber daya. Singkatan NTT sering dipelesetkan menjadi ‘Nanti Tuhan Tolong”, atau “Nasib Tidak Tentu” meskipun saat ini sudah jarang terdengar. Posisi NTT di antara provinsi lainnya […]

  • Resmikan TBM Restorasi, Polikarpus Ajak Masyarakat Sikka Gelorakan Literasi

    Resmikan TBM Restorasi, Polikarpus Ajak Masyarakat Sikka Gelorakan Literasi

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Sikka-NTT, Garda Indonesia | Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Restorasi yang beralamat di Jalan Raya Patisomba-Magepanda, Kelurahan Wuring, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dibuka pada Minggu pagi, 27 Desember 2020. Peresmian TBM Restorasi dilakukan bersama oleh Ketua Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM NTT), Polikarpus Do dan Kepala Dinas Pemukiman dan […]

  • “Peran Bank NTT” Provinsi NTT 10 Besar Inklusi & Literasi Keuangan

    “Peran Bank NTT” Provinsi NTT 10 Besar Inklusi & Literasi Keuangan

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Japarmen Manalu menegaskan bahwa di OJK, mereka selalu melakukan survei inklusi dan literasi keuangan secara nasional. Dan dalam survei yang dilakukan tiga tahun sekali itu, pada tahun 2016, Provinsi NTT masih di peringkat 33 dari 34 provinsi di Indonesia. Atau NTT nyaris menjadi juru […]

  • Pelatih & Atlet Muaythai Peraih Emas PON XX Papua Pilih Naik Pikap

    Pelatih & Atlet Muaythai Peraih Emas PON XX Papua Pilih Naik Pikap

    • calendar_month Rab, 6 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemprov  NTT melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah mengambil inisiatif untuk melakukan penjemputan dan penyambutan terhadap atlet muaythai peraih medali emas PON XX Papua, Susanti Ndapataka bersama pelatih dan manajer yang tiba di Bandara El Tari pada, Rabu 6 Oktober 2021. “Kami sudah berada di bandara 30 menit sebelum pesawat […]

  • Mimpi Atlet Asal Jawa Timur Jadi Polisi Diwujudkan Kapolri Via Jalur Proaktif

    Mimpi Atlet Asal Jawa Timur Jadi Polisi Diwujudkan Kapolri Via Jalur Proaktif

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mewujudkan mimpi Teuku Tegar Abadi, atlet lompat galah yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional maupun nasional. Terbaru, Tegar mendapat medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Mimpi atlet asal Tuban, Jawa Timur itu terwujud, Kapolri memberikan kesempatan Tegar menjadi prajurit Korps Bhayangkara melalui […]

expand_less