Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Jadikan ‘Sedang’ Sebagai Daya Tarik Wisata, Lomba Bapang Barong Dihelat Lagi

Jadikan ‘Sedang’ Sebagai Daya Tarik Wisata, Lomba Bapang Barong Dihelat Lagi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 28 Des 2019
  • visibility 30
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Lomba Bapang Barong Ket dan Barong Buntut serta Makendang Tunggal dalam ajang Sedang Barong Festival II berlangsung sangat meriah. Lomba yang dihelat Paguyuban Kandapat dibuka oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Dinas kebudayaan Provinsi Bali, Ni Wayan Sulastriani pada Jumat, 27 Desember 2019.

Dalam lomba tersebut, tampak seniman cilik setingkat SD dan SMP lihai memainkan kendang dan piawai menari barong. Para seniman cilik dan remaja itu tampil kreatif dengan penuh kreasi, sehingga memukau pengunjung dari berbagai daerah di Bali.

Lomba seni itu dibagi menjadi tiga kategori yaitu tingkat SD diikuti 14 peserta, tingkat SMP diikuti 30 peserta dan tingkat umum diikuti 30 peserta. Lomba berlangsung selama tiga hari sejak 27—31 Desember 2019. “Festival ini memiliki visi sesuai dengan Paguyuban Kandapat yakni ikut mengajegkan dan melestarikan seni dan budaya agama Hindu Bali,” kata Putu Gede Hendrawan Ketua Panitia yang juga pendiri Paguyuban Kandapat.

Ketua Panitia yang juga pendiri Paguyuban Kandapat, Putu Gede Hendrawan

Realisasinya, jelas Gede Hendrawan melalui kegiatan festival ini untuk memberikan kesempatan kepada adik-adik, semeton yang sedang berlatih dan menekuni seni, menari barong dan makendang. Hal ini juga untuk memberikan kesempatan para generasi muda dalam menekuni kesenian Bali. “Sedang Barong Festival untuk kedua kalinya ini merupakan inspirasi dari Paguyuban untuk ikut membangkitkan seni budaya Bali,” tegasnya.

“Sangat-sangat tinggi (animo masyarakat). Peserta membludak, dan kita melakukan penolakan. Karena sudah melampaui target. Jadi kita bisa tarik kesimpulan bahwa animo generasi muda terutama anak-anak sangat tinggi terhadap seni dan budaya Bali,” ungkapnya

Salah satu pengurus Bali Villa Association (BVA) Badung mengatakan, dari total seluruh peserta untuk festival tahun ini ada 74 pasang. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya diikuti 57 peserta. “Anak-anak setingkat SD, SMP dan umum yang digelar se-Bali ini begitu bersemangat tampil dalam festival ini,” imbuhnya.

Gede Hendrawan mengatakan, kegiatan ini juga sebagai media untuk meningkatkan semangat seniman Desa Sedang dalam berkesenian. Desa Sedang memiliki banyak seniman baik seni tari, tabuh dan patung. Bahkan ikon Desa Sedang adalah seni patung. “Desa Sedang merupakan gudang seniman, maka kita angkat kegiatan seni ini untuk menjadikan Sedang sebagai daya tarik wisata. “Golnya, ke depannya astungkara, bisa meningkatkan lagi kegiatan seni budaya sehingga bisa untuk menarik kunjungan wisatawan lebih banyak ke Desa Sedang,” harapnya.

Menurutnya, semangat warga Desa Sedang juga cukup tinggi. Demikian pula sambutan hangat para pengurus desa, sehingga ajang seperti ini bisa dikembangkan di stage. Dengan demikian bisa menampung wisatawan lebih banyak. “Kegiatan ini murni swadaya anggota paguyuban. Kami berharap dukungan pemerintah kabupaten dan provinsi selalu ada, dan semoga ke depan lebih diperhatikan, karena pariwisata Bali itu cikal bakalanya adalah seni dan budaya,” harap pria kalem ini. (*)

Sumber berita (*/Rudianto—Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saat di Gereja St. Yoseph Naikoten, Kapolri : NTT Contoh Toleransi Beragama

    Saat di Gereja St. Yoseph Naikoten, Kapolri : NTT Contoh Toleransi Beragama

    • calendar_month Sab, 3 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan Provinsi NTT merupakan contoh toleransi antar umat beragama bagi Indonesia yang tetap menjaga kerukunan, persatuan, dan kesatuan masyarakat. Pernyataan Jenderal Lystio Sigit Prabowo tersebut diungkapkannya saat […]

  • Timor Leste Pinta PB Perbakin Kerja Sama Perkuat Atlet Petembak

    Timor Leste Pinta PB Perbakin Kerja Sama Perkuat Atlet Petembak

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin), menerima tawaran kerja sama dengan East Timor Shooting Federation  dari Timor Leste dalam rangka memperkuat atlet petembak mereka. Penandatanganan kerja sama (MoU) antara kedua pihak dilangsungkan pada Sabtu, 24 Agustus 2019 pukul 08.00 WIB di gedung Lapangan Tembak Senayan. Ketua Umum […]

  • 22 Orang Wafat & 15 Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sumut dan Sumbar

    22 Orang Wafat & 15 Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sumut dan Sumbar

    • calendar_month Sab, 13 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Hujan deras yang melanda wilayah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat selama Kamis dan Jumat,11—12 Oktober 2018 telah menyebabkan bencana banjir bandang dan longsor di beberapa tempat. Dampak yang ditimbulkan cukup besar. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan data sementara yang dilaporkan BPBD Provinsi Sumatera Utara dan […]

  • Usai Listrik Nyala, Geliat Ekonomi Koja Doi Tumbuh Bersama Bank NTT

    Usai Listrik Nyala, Geliat Ekonomi Koja Doi Tumbuh Bersama Bank NTT

    • calendar_month Jum, 30 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Koja Doi, Garda Indonesia | Menikmati listrik energi baru terbarukan dengan harga terjangkau menjadi cerita haru bagi warga Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT; usai hadirnya PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) pada Kamis, 28 November 2019, menjadi hari bersejarah bagi mereka di mana sejak Indonesia Merdeka, Desa Koja Doi tidak pernah menikmati […]

  • Pakai Teknologi Tepat Guna, PNK Kupang Bantu Elka Estylo Etnik NTT

    Pakai Teknologi Tepat Guna, PNK Kupang Bantu Elka Estylo Etnik NTT

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri (PNK) Kupang melalui program kemitraan masyarakat (PKM) sebagai pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penerapan dan pengembangan hasil riset perguruan tinggi. Pada masa pandemi 2021, Ketua Tim PKM PNK Kupang, Rocky Y. Dillak, S.T., M.Cs. beranggotakan Edwin D. Hattu, ST., M.Si. Jandry P. Ratukadja, S.E., M.Si. dan Tim Teknisi Laboratorium […]

  • Jadi Tuan Rumah, NTT Pendukung Utama KTT ASEAN 2023

    Jadi Tuan Rumah, NTT Pendukung Utama KTT ASEAN 2023

    • calendar_month Rab, 3 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi  (KTT) ASEAN  atau ASEAN SUMMIT Tahun 2023. Masyarakat NTT dihimbau untuk mendukung penyelenggaraan KTT ASEAN di Labuan Bajo yang berlangsung pada 9—11 Mei 2023. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi pada jumpa pers bersama wartawan di Kantor […]

expand_less