Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Jalan Alternatif Longsor Takari Selesai, Jalur Trans Timor Lancar

Jalan Alternatif Longsor Takari Selesai, Jalur Trans Timor Lancar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Loading

Takari, Garda Indonesia | Sebulan pasca-longsor di Takari, Desa Noelmina Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang pada 17 Februari 2023, yang menutup jalan nasional Trans Timor tepatnya di Kilometer 72,3; pemerintah pun berinisiatif membuka jalur alternatif sepanjang 580 meter dan didukung oleh masyarakat pemilik lahan di sekitar lokasi.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi meresmikan jalur alternatif 580 meter pada Jumat, 17 Maret 2023 di lokasi tanah longsor Takari. “Ini tentu sangat menggembirakan. Hari ini, tepat sebulan setelah terjadinya longsor, berkat kerja keras dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT, jalan alternatif ini jadi. Terima kasih dan apresiasi  yang tinggi  kepada Balai yang dengan cekatan, tidak sampai satu bulan menyelesaikan jalur alternatif ini,” ujarnya.

Wagub Nae Soi pun memberikan apresiasi kepada masyarakat serta Paroki Bunda Orang Miskin Noelmina yang telah merelakan lahannya untuk dijadikan jalan alternatif. “Terima kasih kepada masyarakat dan kepada romo (pastor paroki,red) yang sudah merelakan lahannya untuk jadi jalan alternatif ini. Mudah-mudahan perekonomian dan lalu lintas kita tambah lancar. Saat ini, kita pakai jalan alternatif dulu sementara teman-teman balai menyelesaikan  jalur utama,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT Agustinus Junianto memberikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah provinsi, masyarakat dan berbagai pihak yang telah mendukung penyelesaian jalur alternatif. “Terima kasih kepada pemerintah provinsi yang telah mendukung kami sehingga pekerjaan di lapangan dapat berjalan lancar. Kita buka jalur darurat ini dua (2) hari pasca-longsor, dan masyarakat, pemerintah kecamatan serta kepolisian sangat membantu kami untuk memperlancar arus lalu lintas di jalur darurat ini,” ungkapnya.

Masyarakat, imbuh Agustinus Junianto, dapat memakai jalur alternatif. “Kami akan tutup jalur utama di kilometer 72,3 untuk pembersihan longsoran. Kita harapkan bulan Juni nanti, jalur utama ini bisa dilewati lagi oleh kendaraan seperti semula,” tandasnya.

Upacara peresmian jalur alternatif ini didahului oleh pemberkatan jalan alternatif tersebut oleh Pastor Paroki Bunda Orang Miskin Noelmina, Romo Bento Ninu. Usai peresmian jalur alternatif, Wagub Nae Soi mengunjungi SD Katolik Noelmina dan memberikan motivasi kepada anak-anak SD yang menyambutnya penuh sukacita.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat NTT, Maksi Nenabu, Camat Takari Hendra Mooy, pejabat dari Polres Kabupaten Kupang, serta jajaran BPJN NTT.(*)

Sumber (*/Biro APim Setda NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pedagang Pasar Inpres Larantuka Pakai QRIS Bank NTT

    Pedagang Pasar Inpres Larantuka Pakai QRIS Bank NTT

    • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Larantuka, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT masif menyosialisasikan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) sebagai metode transaksi pembayaran menggunakan scan kode QR yang sudah terstandarisasi oleh Bank Indonesia sehingga seluruh pengguna aplikasi yang menyediakan pembayaran QR dapat bertransaksi di seluruh merchant yang menerima pembayaran QR berbasis QRIS. Area […]

  • SEPE Punggawa, “Program Keroyokan” Keluarga Berkualitas Kota Kupang

    SEPE Punggawa, “Program Keroyokan” Keluarga Berkualitas Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 28 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Target jangka pendek dari SEPE Punggawa adalah menekankan angka terdeteksi 4.086 anak stunting Kota Kupang dan keluarga berisiko stunting yang memiliki satu atau lebih faktor risiko stunting yang terdiri dari keluarga yang memiliki anak remaja putri/calon pengantin/ibu hamil/anak usia 0 (nol) hingga 23 (dua puluh tiga) bulan dan anak usia 24—59 bulan berasal dari keluarga […]

  • Songsong Hardiknas 2022, SMK se-TTS Helat Beragam Lomba

    Songsong Hardiknas 2022, SMK se-TTS Helat Beragam Lomba

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Menyongsong Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2022, serta mewujudkan misi Kementerian Pendidikan, maka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), se-Kabupaten Timor tengah selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan kegiatan gebyar SMK yang dilangsungkan di SMK  Negeri Kolbano pada tanggal 28—29 April 2022. Ketua Panitia […]

  • Gempa Tektonik M5,7 Guncang Cilacap, Dirasakan Hingga Bandung

    Gempa Tektonik M5,7 Guncang Cilacap, Dirasakan Hingga Bandung

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Cilacap, Garda Indonesia | Minggu, 9 Juni 2019, pukul 16.32.23 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,68 LS dan 108,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak […]

  • ‘Indoor Farming’, Apakah Tepat Untuk Dipraktekkan di Indonesia?

    ‘Indoor Farming’, Apakah Tepat Untuk Dipraktekkan di Indonesia?

    • calendar_month Sen, 30 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Penulis : Raka Andika Cahyo Putra Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah di seluruh wilayah negeri. Namun sayangnya, kita sebagai warga Indonesia masih banyak yang menggunakan hasil impor. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan dalam pengolahan sumber daya alam serta kurangnya sumber daya manusia yang kompeten. Dengan […]

  • Pembakar Bendera PDIP Bakal Diproses Hukum

    Pembakar Bendera PDIP Bakal Diproses Hukum

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PDI Perjuangan sangat menyesalkan aksi provokasi yang dilakukan oleh sejumlah massa yang membakar bendera Partai saat demo menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila pada Rabu, 24 Juni 2020. Sesuai dengan rilis yang diterima Garda Indonesia pada Kamis, 25 Juni 2020, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa PDI Perjuangan Partai […]

expand_less