Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Jembatan Gus Dur dan Kewarasan KRMT Roy Suryo

Jembatan Gus Dur dan Kewarasan KRMT Roy Suryo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
  • visibility 226
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Sebetulnya kita rada malas juga mengomentari fenomena patung Budha di Candi Borobudur ala Roy Suryo. Entah di mana letak kelucuannya? Kok malah lebih terkesan olok-olok yang – maaf ya – kampungan!

Tapi beberapa teman minta komentarnya. Jadi ya begini saja deh tanggapan kita:

Dipublikasi di akun twitter @KRMTRoySuryo2 yang katanya baru dihapus sendiri, namun keburu di-screenshoot oleh para netizen, begini teksnya (waktu itu): “Mumpung akhir pekan ringan2 saja Twit-nya. Sejalan dgn protes Kenaikan Harga Tiket naik ke Candi Borobudur (dari 50rb) ke 750rb yg (sudah sewarasnya) DITUNDA itu, Banyak Kreativitas Netizen mengubah Salahsatu Stupa terbuka yg Ikonik di Borobudur itu, LUCU, he-3x AMBYAR.”

Twit KRMT Roy Suryo yang dilampiri gambar stupa yang diolah secara digital jadi paras menyerupai Presiden Joko Widodo itu pun sontak mendapat kecaman yang (sudah sewarasnya) dari berbagai kalangan.

Tertulis mau lucu-lucuan, tapi malah terkesan nyinyir bahkan menghina kepala negara. Apakah terhadap hal yang sederhana seperti ini tidak mampu diproses oleh isi tengkorak dan hati seorang KRMT Roy Suryo? Heran juga, why so cheap?

Bukankah ia seorang mantan menterinya SBY? Yang walau Pak SBY jago nyanyi, namun sayangnya sang mantan Menteri itu tak pandai bahkan untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Gegara ulahnya sendiri, jejak “maling panci, antena dan pompa dragon khas KRMT Roy Suryo” yang ikonik itu akhirnya dibongkar kembali oleh para netizen. Para warganet yang laksana ‘the great barrier reef sharks’ mencium bau darah segera saja menyasar. KRMT Roy Suryo pun habis-habisan “dikunyah” (tapi lalu dilepeh). Bau tengik kata para hiu itu.

Ini mungkin soal selera humor yang berbeda antara mereka (yang sewarasnya) normal, sehat mental-spiritual versus mereka yang luka batinnya belum sembuh atau memang dengki hatinya.

Entahlah, kita memang – seperti dibilang di awal – enggan mengomentari kekonyolan ala KRMT Roy Suryo itu. Maka, kita tutup dengan kutipan (saduran) humor ala Gus Dur saja ya:

Sekali peristiwa saat menyampaikan pidatonya Gus Dur bercerita, kira-kira begini:

Suatu ketika penghuni surga dan neraka asal Indonesia bermusyawarah. Kesepakatannya ingin membangun jembatan yang nantinya menghubungkan surga dan neraka, agar baik penduduk surga maupun neraka bisa saling mengunjungi, bersilaturahmi. Deal-nya masing-masing pihak mengerjakan separonya, fifty-fifty gitu.

Lanjut Gus Dur,

Para penghuni surga dan neraka kemudian membentuk panitia masing-masing (ini memang khas di kita, apa-apa mesti ada panitianya). Singkat cerita, panitia neraka langsung kerja merancang dan membangun, tak pakai lama separo jembatan itu pun beres.

Tapi… berbeda dengan yang neraka, panitia surga tak kunjung merampungkan pembangunan jembatan. Boro-boro bangunan fisiknya, bahkan desain rancangannya pun belum jadi. Maka, murkalah panitia neraka (by the way, murka adalah kebiasaan di neraka).

Panitia neraka berteriak (seperti biasanya): “Jembatan kami sudah kami kerjakan separonya, sementara kalian belum bikin apa-apa!!!”

Jawab panitia jembatan dari surga, “Lah, bagaimana kami mengerjakan pembangunan jembatan ini? Wong pimpinan proyeknya, pemborongnya, dan juga menteri-menterinya di neraka semua.”

“Negeri ini tidak akan hancur karena bencana atau berbeda. Tetapi karena moral bejat dan perilaku korupsi!” – KH Abdurrahman Wahid.

Rabu, 15 Juni 2022

Penulis merupakan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis PERSPEKTIF (LKSP), Jakarta.

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teh Kelor – Suguhan Resmi bagi Tamu Pemerintah Provinsi NTT

    Teh Kelor – Suguhan Resmi bagi Tamu Pemerintah Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Pemprov NTT telah mencanangkan suguhan Teh Kelor (marungga-red) atau moringa oleifera bagi para tamu jajaran pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pengamatan media ini semua tamu yang memadati ruang tunggu Gubernur 2 (Wakil Gubernur) disuguhi ‘Teh Kelor’ yang kaya akan manfaat, (Rabu pagi,7/11/18). Nampak para tamu sangat takjub dan menikmati suguhan teh kelor […]

  • Gubernur Viktor Ajak Pastor & Pendeta Bentuk Pendidikan Manusia NTT Berkualitas

    Gubernur Viktor Ajak Pastor & Pendeta Bentuk Pendidikan Manusia NTT Berkualitas

    • calendar_month Sab, 24 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere, gardaindonesia.id | “Setiap kali hadir di Seminari Tinggi Ledalero ini, saya sangat senang karena pasti akan mendapatkan inspirasi. Saya pernah nginap di tempat ini dan berdiskusi secara mendalam tentang banyak hal, ” kata Viktor Laiskodat saat memberikan Kuliah Umum dengan tema Merajut Mimpi dan Harapan Tentang NTT Yang Lebih Baik di Aula St. Thomas […]

  • Usai Diperiksa Penyidik Polres, Anggota DPRD Belu Resmi Jadi Tersangka

    Usai Diperiksa Penyidik Polres, Anggota DPRD Belu Resmi Jadi Tersangka

    • calendar_month Sab, 31 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Usai diperiksa penyidik Polres, oknum anggota DPRD Belu fraksi Partai Gerindra berinisial MMNB, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) atas kasus dugaan tindak pidana penghinaan ringan terhadap 9 orang warga Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua. Demikian disampaikan Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh dalam […]

  • Istri Wakil Wali Kota Kupang Dirawat di RS S K Lerik, Ini Imbauan dr Herman Man

    Istri Wakil Wali Kota Kupang Dirawat di RS S K Lerik, Ini Imbauan dr Herman Man

    • calendar_month Jum, 22 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pasca-terkonfirmasi positif Covid-19 berdasar hasil swab polymerase chain reaction (PCR), Wakil Wali Kota Kupang menjalani masa isolasi mandiri di rumah, sedangkan istrinya, Nyonya Elizabeth Rengka bakal dirawat secara intensif di Rumah Sakit (RS) S K Lerik. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/22/hasil-swab-antigen-wakil-wali-kota-kupang-dan-istri-positif-covid-19/ Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Kupang, […]

  • Gubernur Viktor Tunjuk Ketua PWNU NTT Jadi Ketua Panitia Pesparani Nasional 2020

    Gubernur Viktor Tunjuk Ketua PWNU NTT Jadi Ketua Panitia Pesparani Nasional 2020

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur NTT mengajukan dan menunjuk Ketua PWNU (Pegurus Wilayah Nahdlatul Ulama) NTT sebagai Ketua Panitia Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani) Nasional Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Kota Kupang. Hal itu merupakan bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan toleransi di NTT. “Saya usulkan dan tunjuk Ketua PWNU NTT […]

  • Skenario ‘Law of Spider Web’ Peradin: Ferdy Sambo dkk Sulit Lolos

    Skenario ‘Law of Spider Web’ Peradin: Ferdy Sambo dkk Sulit Lolos

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kasus Polisi tembak Polisi yang menjadi atensi masyarakat luas kini tengah dalam penanganan para penegak hukum, setelah ditetapkan sebagai tersangka dan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung terkait dugaan pembunuhan serta obatruction of justice kasus Ferdy Sambo dkk kini bergulir ke Pengadilan. Pada Senin, 17 Oktober 2022, mata publik akan tertuju pada sidang […]

expand_less