Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Religi » Jumat Agung—Penyaliban Yesus Kristus di Golgota

Jumat Agung—Penyaliban Yesus Kristus di Golgota

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 2 Apr 2021
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Jumat Agung adalah Hari Jumat sebelum Minggu Paskah, hari peringatan Penyaliban Yesus Kristus dan wafatnya di Golgota.
Hari kematian itu sendiri tidak dicatat jelas di Alkitab. Ada yang menduga jatuh pada hari Rabu, tetapi lebih banyak yang menempatkan pada hari Jumat.

Berdasarkan rincian kitab suci mengenai Pengadilan Sanhedrin atas Yesus, dan analisis ilmiah, peristiwa penyaliban Yesus sangat mungkin terjadi pada hari Jumat, tetapi tanggal terjadinya tidak diketahui dengan pasti, dan akhir-akhir ini diperkirakan terjadi pada tahun 33 Masehi, oleh dua kelompok ilmuwan, dan sebelumnya diperkirakan terjadi pada tahun 34 Masehi oleh Isaac Newton via perhitungan selisih-selisih antara kalender Yahudi dan kalender Julian dan besarnya bulan sabit.

Perhitungan tanggal Jumat Agung berbeda antara Gereja Timur dan Gereja Barat (lihat Computus untuk penjelasan lebih rinci). Paskah jatuh pada hari Minggu pertama sesudah Bulan Purnama Paskah, bulan purnama pada atau sesudah 21 Maret, yang dijadikan tanggal dari vernal equinox.

Perhitungan Barat menggunakan Kalender Gregorian, sedangkan perhitungan Timur menggunakan Kalender Julian, di mana tanggal 21 Maret,  kini bertepatan dengan tanggal 3 April menurut kalender Gregorian. Perhitungan-perhitungan untuk menentukan tanggal bulan purnama tersebut juga berbeda. Lihat Metode Penentuan Tanggal Paskah (Astronomical Society of South Australia).

Penyaliban Yesus, foto oleh wikipedia

Karena Paskah di Gereja Barat dapat jatuh pada salah satu tanggal mulai tanggal 22 Maret sampai 25 April menurut kalender Gregorian, maka Jumat Agung dapat jatuh antara tanggal 19 Maret sampai 22 April. Dalam Gereja Timur, Paskah dapat jatuh antara 22 Maret sampai 25 April menurut kalender Julian (antara 4 April dan 8 Mei menurut kalender Gregorian, untuk periode 1900 dan 2099), jadi Jumat Agung dapat jatuh antara 19 Maret dan 22 April (atau antara 1 April dan 5 Mei menurut kalender Gregorian).

Penyaliban dan Kematian Yesus Kristus

Kematian Yesus Kristus Sang Juru Selamat Manusia terjadi pada abad ke-1 Masehi, diperkirakan antara tahun 3033 M. Menurut penanggalan Yahudi, Ia mati tergantung di atas salib, tanggal 14 Nisan, beberapa jam sebelum hari Paskah Yahudi dirayakan (tanggal 15 Nisan, dimulai pada sekitar pk. 18:00 saat matahari terbenam). Hukuman mati dengan disalibkan dijatuhkan atas perintah gubernur Kerajaan Romawi untuk provinsi YudeaPontius Pilatus, berdasarkan laporan para pemuka agama Yahudi saat itu bahwa Yesus Kristus mengaku sebagai Raja orang Yahudi. Berita penyaliban dan kematian ini dicatat di sejumlah tulisan sejarawan Kerajaan Romawi, orang Yahudi dan murid-murid Yesus. Catatan yang paling detail ditemukan di kitab-kitab Injil dalam bagian Perjanjian Baru Alkitab Kristen.

Jumat Agung dalam Tradisi Misa Umat Katolik

Sementara itu, dalam Liturgi Gereja Katolik, Jumat Agung merupakan satu dari Trihari Suci, yakni Kamis Putih, Jumat Agung dan Sabtu Suci. Trihari Suci diawali dengan misa petang pada Kamis Putih yang dilanjutkan dengan Jumat Agung dan memuncak pada perayaan Malam Paskah serta berakhir pada Ibadah Minggu Paskah.

Selama Tri Hari Suci (tiga hari suci) Gereja merayakan misteri terbesar karya penebusan: sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus.(*)

Sumber (*/wikipedia/berbagai sumber)

Foto utama oleh kalderanews.com

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi : ‘Hormati MK dan Jangan Rendahkan!’

    Presiden Jokowi : ‘Hormati MK dan Jangan Rendahkan!’

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meminta seluruh pihak untuk menghormati Mahkamah Konstitusi (MK) karena MK adalah lembaga negara yang dibentuk oleh Konstitusi dan Undang-Undang. Selain itu MK juga merupakan penjaga konstitusi yang menjadi landasan utama tegaknya negara. Oleh karenanya, Presiden meminta kepada semua pihak untuk tidak merendahkan lembaga penjaga konstitusi ini. “Lembaga ini […]

  • Ayah Sehat, Keluarga Kuat : Pelatihan Geselor Pangan, Inisiasi Dinkes TTS- CIFOR-ICRAF Indonesia

    Ayah Sehat, Keluarga Kuat : Pelatihan Geselor Pangan, Inisiasi Dinkes TTS- CIFOR-ICRAF Indonesia

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Daud Nubatonis
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Dr. dr R. A. Karolina Tahun, menyampaikan masalah gizi dan pangan masih menjadi tantangan yang serius di Kabupaten Timor Tengah Selatan.   SoE | Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang pemenuhan pangan dan gizi keluarga, diinisiasi oleh CIROF-ICRRAF Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan TTS, dengan menghelat […]

  • Dosen Politani Kupang Latih Tular Demplot Pekarangan ke Warga Alak

    Dosen Politani Kupang Latih Tular Demplot Pekarangan ke Warga Alak

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Sebelumnya, pada Kamis—Jumat, 25—26 Juni 2025, sebanyak 50 warga dari 35 RT dan 8 RW di Kelurahan Penkase Oeleta dilatih oleh dosen Politani Kupang terdiri dari Lenny Mooy, S.P., M.P. Theresia Ginting, S.P., M.P. dan Heny.M.C.Sine, STP., M.Si.   Kupang | Kabar gembira datang dari salah satu warga Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa […]

  • Perlunya Pengembangan Lembaga Keterampilan di Provinsi NTT

    Perlunya Pengembangan Lembaga Keterampilan di Provinsi NTT

    • calendar_month Sel, 31 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Josephin N. Fanggi, S.ST. Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan persentase penduduk miskin terbesar ketiga di Indonesia sebesar 21,03 persen pada Semester II tahun 2018 [Data Badan Pusat Statistik (BPS)]. Berdasarkan piramida penduduk, sebagian besar penduduk berada pada usia muda. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Bulan Agustus Tahun 2018 yang dilakukan oleh […]

  • Wamen Komdigi Panggil TikTok dan Meta Usai Demo DPR Ricuh Gegara Konten Provokatif

    Wamen Komdigi Panggil TikTok dan Meta Usai Demo DPR Ricuh Gegara Konten Provokatif

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Wamen Komdigi menyoroti peran algoritma media sosial yang justru mendorong konten provokatif agar viral, termasuk konten fabrikasi berbasis AI yang memicu sentimen negatif.   Jakarta | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi), Angga Raka Prabowo menegaskan, fenomena disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang marak di media sosial bisa merusak sendi demokrasi. Menurutnya, aspirasi masyarakat […]

  • Anggaran Kemen PPPA Tidak Berubah, Menteri Bintang Maksimalkan Kinerja

    Anggaran Kemen PPPA Tidak Berubah, Menteri Bintang Maksimalkan Kinerja

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menghadiri Rapat Kerja (raker) bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, pada Selasa, 22 September 2020. Pembahasan utama rapat ini terkait penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kementerian atau Lembaga Tahun Anggaran 2021 Hasil […]

expand_less