Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kabel Listrik Australia—Singapura Melintasi Laut NTT, Gubernur VBL: Kami Dukung

Kabel Listrik Australia—Singapura Melintasi Laut NTT, Gubernur VBL: Kami Dukung

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)  beraudiensi bersama perwakilan PT Sun Cable Indonesia terkait proyek peletakan kabel listrik bawah laut Australia-Asean Power Link (AAPowerLink), di Churchill Wine & Cigar Bar, Hotel Borobudur, pada Kamis malam, 9 September 2021.

Gubernur VBL mengungkapkan persetujuannya dan tidak keberatan atas proyek bentang kabel Australia–Singapura yang direncanakan melintasi perairan laut NTT, tepatnya yang akan melintang disisi Timur hingga Barat Pulau Sumba serta sisi selatan Pulau Sabu Raijua itu.

Pertemuan antara Gubernur VBL dengan PT Sun Cable Indonesia sebagai pemegang proyek peletakan kabel listrik bawah laut Australia-Asean Power Link (AAPowerLink) tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama sebelumnya yang telah disepakati oleh Pemerintah Pusat melalui Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Namun, Gubernur VBL menekankan kepada pihak perusahaan untuk melanjutkan komunikasi bersama perwakilannya guna membahas efek-efek yang akan ditimbulkan. Selain itu, juga Gubernur VBL menegaskan kepada pihak perusahaan PT Sun Cable Indonesia agar proyek tersebut dapat memberikan manfaat atas kehadiran mereka di perairan laut NTT.

“Oke, tidak ada masalah. Pasti kita akan dukung, karena saya tahu ini terbaik untuk dunia. Jelas harus ada manfaatnya. Selanjutnya, nanti silakan paparkan ke tim kami karena tentu ada hal-hal yang harus dipertimbangkan dari segi lingkungan dan fungsi laut. Ditinjau juga apa-apa saja yang dapat mempengaruhi dan sebagainya,” jelas Gubernur VBL.

Sementara itu, Contributor Representatif PT Sun Cable Indonesia, Eric Dito menjelaskan bahwa proyek kabel listrik Australia-Singapura yang mereka garap tetap akan melibatkan daerah di Indonesia. Sebab, proyek pembangkit listrik tenaga surya yang terbentang 12 ribu hektare di Australia itu akan menghubungkan kabel di dua negara tersebut.

Foto bersama Gubernur NTT dengan perwakilan PT Sun Cable Indonesia terkait proyek peletakan kabel listrik bawah laut Australia-Asean Power Link (AAPowerLink)

Erik Dito juga meyakini jika proyek tersebut juga akan memberikan manfaat kepada daerah NTT. Pihaknya akan melibatkan berbagai pihak di Indonesia, khususnya sumber daya manusia (SDM) lingkup universitas lokal maupun nasional selama proses kegiatan pra-rekontruksi.

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur, atas dukungannya terhadap proyek ini. Kami sangat mengapresiasi dan menindaklanjuti semua masukan dari Bapak terlebih manfaat dari proyek ini untuk kesejahteraan masyarakat NTT,” katanya.

Ke depan, imbuh Erik Dito, sesuai harapan Bapak Gubernur, kita akan maksimalkan semua potensi yang ada di NTT, di mana jelas ada transfer of knowledge. Serta efek ganda terhadap perekonomian melalui manufaktur dan jasa di Indonesia,” jelasnya.

Setelah ini, lanjut Erik akan dibawa untuk kembali dibahas bersama petinggi PT Sun Cable di Australia, sebelum akhirnya nanti ditentukan kesepakatan dalam bentuk kerja sama. Erik juga meminta waktu kepada Gubernur NTT untuk melanjutkan komunikasi antar keduanya dalam beberapa bulan ke depan.

Untuk diketahui, Sun Cable merupakan perusahaan patungan antara raja pertambangan Australia Andrew Forrest dan miliarder teknologi Mike Cannon Brookes. Rencananya proyek perusahaan energi Sun Cable akan dibangun pada akhir 2024 yang terdiri dari panel surya terbesar di dunia, baterai terbesar dan kabel listrik terpanjang, menyediakan 3GW listrik yang dapat dikirim dan mencukupi untuk menyediakan seperlima dari kebutuhan listrik Singapura.

Kabel listrik sepanjang 3.302 km akan diletakan mulai dari perbatasan ZEE Indonesia—Australia di Laut Timor melewati Samudra Hindia, Selat Lombok, Laut Bali, Laut Jawa, Selat Gaspar, Laut Natuna, Selat Riau, sampai ke batas Indonesia Singapura.(*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasien Covid-19 Naik di Kota Kupang, Pemkot Koordinasi dengan Rumah Sakit

    Pasien Covid-19 Naik di Kota Kupang, Pemkot Koordinasi dengan Rumah Sakit

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Jumlah pasien Covid-19 terus bertambah beberapa waktu terakhir (data terakhir per Rabu, 23 September 2020, jumlah positif Covid-19 di Kota Kupang mencapai 56 orang, dengan kontak erat sebanyak 522 orang dan suspek sebanyak 423 orang), mendorong Pemerintah Kota Kupang untuk menyikapi secara serius upaya penanganan. Sejumlah pimpinan rumah sakit baik […]

  • BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    BKN Tegaskan ASN Bolos Kerja Bisa Dipecat Tanpa Hak Pensiun

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 616
    • 0Komentar

    Loading

    Pengawasan terhadap disiplin ASN dilakukan melalui Badan Pertimbangan ASN (BP ASN), yang anggotanya terdiri dari pejabat tinggi negara seperti Menteri PANRB, Kepala BIN, Jaksa Agung, dan Ketua Korpri.   Jakarta | Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah dapat diberhentikan dengan tidak hormat dan […]

  • Tour De EnteTe Etape Kedua Libas Perbatasan RI—Timor Leste

    Tour De EnteTe Etape Kedua Libas Perbatasan RI—Timor Leste

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Total jarak tempuh untuk etape ini 144,7 km. Selain jarak tempuh yang jauh, para pesepeda dihadapkan dengan tanjakan kategori sedang di daerah Silawan dengan ketinggian titik puncak 389 MASL (Meters Above Sea Level) untuk memperebutkan gelar King of The Mountain.   Kefa | Perhelatan Tour De EnTeTe memasuki etape kedua, Kamis, 11 September 2025. Dari […]

  • Credit Rating PT PLN Persero Naik 2 Kali Dalam Kurun Waktu Setahun

    Credit Rating PT PLN Persero Naik 2 Kali Dalam Kurun Waktu Setahun

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Lembaga Pemeringkat Kredit Standard & Poor’s (S&P) telah menaikkan peringkat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero) menjadi BBB dari yang sebelumnya BBB-, dengan outlook stabil. Kenaikan rating ini merupakan yang kedua kali dilakukan oleh S&P bagi PLN dalam waktu kurang dari satu tahun setelah sebelumnya dinaikkan ratingnya menjadi BBB- pada bulan […]

  • Bakti Sosial Kodim 1627/Rote Ndao, Bangun Rumah Warga Korban Badai Seroja

    Bakti Sosial Kodim 1627/Rote Ndao, Bangun Rumah Warga Korban Badai Seroja

    • calendar_month Sen, 12 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao-NTT, Garda Indonesia | Kodim 1627/Rote Ndao membangun dapur umum dan melakukan bakti sosial kepada korban bencana Badai Seroja di beberapa titik desa di Kabupaten Rote Ndao. Rumah masyarakat yang rusak parah menjadi sasaran kegiatan oleh personil Kodim 1627/Rote Ndao. Aksi kemanusiaan Kodim 1627/Rote Ndao tersebut dihelat pada tanggal 7—10 April 2021, diawali dengan […]

  • Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

    Waspada!, Kota Kupang Terdampak Fenomena Cuaca Squall Line

    • calendar_month Ming, 10 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin kencang disertai hujan menumbangkan pohon, mencopot atap bangunan dan memporakporanda berbagai fasilitas di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Minggu/ 10 Maret 2019 mulai sekitar pukul 09.20—11.00 WITA. Pantauan Garda Indonesia, akibat angin kencang yang berkisar 35—44 knots ((80 km/jam) menyebabkan pohon tumbang dan menutupi ruas jalan seperti […]

expand_less