Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kadin Indonesia Dorong Skema UMKM Naik Kelas Secara Nasional

Kadin Indonesia Dorong Skema UMKM Naik Kelas Secara Nasional

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
  • visibility 174
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Sesuai data BPS dan Kementrian Koperasi & UKM, bahwa 99,99% pelaku usaha di Indonesia adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dari pelaku UMKM, didominasi Usaha Mikro (98,7%) dari total UMKM, yaitu usaha dengan omzet (penjualan) di bawah Rp.300 juta per tahun.

Suatu perimbangan jumlah pelaku usaha yang belum ideal dalam membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia, maka untuk itu perlu digiatkan agar pelaku Usaha Mikro meningkat dan naik menjadi Usaha Kecil dan seterusnya, demikian dituturkan oleh Raden Tedy Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia saat diwawancara oleh media pada Jumat, 24 Januari 2020 di bilangan Menteng Jakarta Pusat ( kantor Kadin, red ).

Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia mengemukakan banyak pihak yang membahas istilah UMKM naik kelas, namun hampir semua belum menyampaikan definisi dan kriteria dari UMKM naik kelas. “Ada yang menyatakan bahwa untuk naik kelas, maka usaha harus berkembang, atau telah mengikuti system digital, atau usaha berubah menjadi orientasi eksport dan lain – lain, tanpa ada batasan kuantitatif,” ujarnya.

Sementara untuk dapat dikatakan naik kelas, jelas Raden Tedy, maka harus didudukkan terlebih dahulu, usaha saat ini di kelas apa dan apabila naik kelas apa. Sebagai contoh; usaha bakso keliling, saat ini harus didudukkan ke kelas apa. Apakah kalau pedagang bakso sudah menggunakan sistem digital, maka akan dikatakan naik kelas, lantas kelas apa yang dia capai?

“Saya mencoba mendefinisikan terlebih dahulu apa itu UMKM naik kelas, dan selanjutnya pembatasan kriteria UMKM berdasarkan kelas yang dimaksud,“jelasnya.

UMKM terdiri dari Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Usaha Menengah, maka cukup jelas pembagiannya. Sehingga UMKM Naik kelas dapat didefinisikan meningkatnya/ berkembangnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di masing-masing kelas secara berjenjang, sesuai peningkatan Omzet (penjualan) dan Asset, dengan kriteria sesuai Undang Undang No 20 tahun 2008, tentang UMKM.

Adapun Kriteria Kelas UMKM sebagaimana Undang Undang No 20 tahun 2008, tentang UMKM, maka kriteria UMKM adalah sebagai berikut :

  1. “Kelas Usaha Mikro”, Apabila Omzet (Penjualan) maksimal Rp.300 juta per tahun dan Aset maksimal Rp.50 juta;
  2. “Kelas Usaha Kecil”, Apabila Omzet (Penjualan) antara Rp.300 juta sampai dengan Rp 2,5 miliar dan Aset antara Rp.50 juta sampai dengan Rp.500 juta;
  3. “Kelas Usaha Menengah”, Apabila Omzet (Penjualan) antara Rp 2,5 miliar sampai dengan Rp 50 miliar dan Aset antara Rp.500 juta sampai dengan Rp.10 miliar.

Untuk Usaha Menengah akan naik kelas ke Usaha Besar, apabila Omzet (Penjualan di atas Rp.50 miliar per tahun atau Aset di atas Rp.10 miliar.

Masing-masing kelas dengan kriteria Omzet dan Aset. Apabila salah satu kriteria (Omzet dan Aset) telah memenuhi, maka Usaha tersebut dapat dikategorikan naik kelas.

Dari definisi dan kriteria tersebut, imbuh Raden Tedy, maka dengan contoh penjualan bakso keliling, akan dapat dikategorikan naik kelas, diawali dengan penetapan usaha bakso tersebut saat ini berada di kelas apa. Maka perlu didata tingkat Omzet dan Asetnya terlebih dahulu. Setiap triwulan, dilakukan evaluasi data Omzet dan Aset untuk melihat perkembangan usahanya.

Dari pendataan awal ini, maka dapat dikatakan bahwa UMKM naik kelas akan sulit terjadi apabila tidak mengerti dan membuat laporan/ catatan keuangan, dan selanjutnya UMKM perlu merencanakan usaha (business plan) dengan penetapan target agar naik kelas. Tidak semua mungkin tercapai dalam 1 tahun, bisa jadi ada yang bisa naik kelas, dengan waktu di atas 1 tahun. Hal ini akan dapat diketahui dari perencanaan usahanya. Memahami pembuatan laporan keuangan dan rencana usaha, merupakan dua hal yang cukup penting dalam menunjang program UMKM naik kelas.

Target pelaku UMKM untuk naik kelas adalah meningkatkan Omzet (penjualan) dan Aset. Untuk itu diperlukan penjualan yang meningkat sesuai targetnya, penjualan dapat dilakukan secara offline maupun online, maka untuk itu pelaku UMKM memerlukan pengetahuan tentang strategi penjualan Offline/ Online (digital).

Tidak sedikit pelaku UMKM kesulitan menjual produk karena faktor kualitas dan kemasan (packaging) produknya. Maka kedua hal ini pun dibutuhkan oleh pelaku UMKM, kata Raden Tedy Ketua Lembaga Pengembangan Usaha Kadin Indonesia.

Raden Tedy juga mengatakan bahwa secara umum untuk menunjang Program UMKM Naik kelas, dibutuhkan berbagai pembinaan dan pendampingan. Pembinaan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan dan workshop antara lain :

  • Tata cara Pembuatan Laporan keuangan sederhana;
  • Perencanaan Usaha (Business Plan);
  • Peningkatan kualitas mutu produk;
  • Tata cara pengemasan (packaging) produk;
  • Strategi pemasaran digital;
  • Strategi pengelolaan persediaan (stock);
  • Tata cara pengajuan modal usaha ke Bank/ Lembaga Keuangan;
  • Tata cara Ekspor dan pendampingannya;
  • Perpajakan dan lain-lain.

“Kadin Indonesia di bawah kepemimpinan Eddy Ganefo sebagai ketua umum, telah menyiapkan semua program pendukung UMKM Naik Kelas secara Nasional,” pungkas Raden Tedy. (*)

Sumber berita (*/@yfi–IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 1 Lagi!, Gubernur NTT Tuntaskan Masalah Tapal Batas Kab Sumba Barat dan SBD

    1 Lagi!, Gubernur NTT Tuntaskan Masalah Tapal Batas Kab Sumba Barat dan SBD

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Loading

    Tambaloka-SBD, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat akhirnya dapat menyelesaikan masalah tapal batas antara Kabupaten Sumba Barat (Sumbar) dan Sumba Barat Daya (SBD) yang berlarut-larut sejak tahun 2012 silam. Kedatangan Gub VBL di bandara Tambolaka dijemput Bupati SBD, Markus Dairo Talu (MDT) dan Bupati Sumbar, Niga Dapawole dan sejumlah pejabat lainnya. Nampak bersama […]

  • PLN Sedia 100% Listrik Hijau pada HUT Ke-79 RI di IKN

    PLN Sedia 100% Listrik Hijau pada HUT Ke-79 RI di IKN

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | PLN (Persero) siap menghadirkan listrik dari 100 persen energi hijau pada upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu, 17 Agustus 2024. PLN berkomitmen mendukung pembangunan kelistrikan IKN dengan konsep green, smart & beautiful sejalan dengan upaya menjadikan IKN sebagai kota hijau, futuristik, dan berkelanjutan. Direktur Utama […]

  • DPR Terbuka Kaji Pengusulan E-Voting dari PDI Perjuangan

    DPR Terbuka Kaji Pengusulan E-Voting dari PDI Perjuangan

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Loading

    Dasco menyebut setiap gagasan yang dinilai baik untuk pemilu tentu layak dibicarakan oleh DPR. Ia menilai e-voting sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju.   Jakarta | Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan DPR terbuka untuk mengkaji usulan penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam pemilihan umum, termasuk pilkada. Pernyataan itu disampaikan […]

  • 10 Tahun Lalu, Terima Kasih Jateng

    10 Tahun Lalu, Terima Kasih Jateng

    • calendar_month Rab, 6 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Prihati Utami 10 tahun yang lalu. Saya adalah salah satu orang yang pesimis dengan sosok satu ini,  Ganjar Pranowo. Halah….paling ya gitu-gitu aja. Suatu hari saat pelantikan pak Ganjar di periode pertama. Saya melihat seorang lelaki, mengenakan jas hitam hendak masuk ke gedung tempat pelantikan, tepatnya di DPRD Provinsi Jateng. Dia adalah tamu, […]

  • PLN Perkuat Jaringan Sumba Barat dan Sumba Barat Daya

    PLN Perkuat Jaringan Sumba Barat dan Sumba Barat Daya

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Loading

    Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif PLN yang terus menjaga keandalan listrik dan penguatan jaringan menjelang musim hujan dan masa Natal dan Tahun Baru 2026.   Tambolaka | Menjelang musim hujan, perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba mengambil langkah proaktif […]

  • Pemerintah Siapkan Proses Evakuasi Empat WNI di Kapal Pesiar ‘Diamond Princess’

    Pemerintah Siapkan Proses Evakuasi Empat WNI di Kapal Pesiar ‘Diamond Princess’

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Riau, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah opsi untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Kapal Pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang. Menurutnya, saat ini pemerintah masih dalam proses persiapan untuk evakuasi. “Ya ini dalam proses persiapan tapi belum kita putuskan. Rumah sakit juga kita siapkan, […]

expand_less