Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel » Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

Mengenal Cleistocactus Samaipatanus

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Cleistocactus samaipatanus merupakan anggota suku Cactaceae (keluarga kaktus-kaktusan) yang memiliki kolumnar panjang dan sempit dengan duri mirip tusuk gigi emas pucat. Jika berkunjung ke Kebun Raya Bali, jangan lupa melihat kaktus ini secara langsung yaa!

Cleistocactus samaipatanus tumbuh setinggi 1,5 m (4,9 kaki), memiliki banyak panjang, membentuk kelompok bercabang dari pangkal dengan beberapa batang tegak dengan diameter 3,5 hingga 4 cm (0,11 hingga 0,13 kaki), batang hijau kolumnar sempit dengan duri emas pucat. Tulang rusuk 14 hingga 16 yang rendah dan berkerut melintang memiliki tinggi 2 milimeter dan lebar 7 milimeter. Areoles duduk di atasnya pada jarak 3 hingga 4 milimeter, yang awalnya berwarna kecokelatan di atasnya. Dari mereka memancarkan 13 hingga 22 duri tipis dan tidak sama sepanjang 4 hingga 30 milimeter. Ini berwarna abu keputihan, kekuningan pucat atau kecokelatan.

Tumbuh subur dengan bunga besar berwarna merah jambu di musim panas. Bunga sepanjang 4 cm sangat bengkok dan memiliki sepal runcing yang sempit, lebih longgar dan refleks, yang berwarna ungu. Corolla sedikit terkompresi. Kelopak linier berwarna merah darah dan panjangnya mencapai 15 milimeter. Ada cincin wol di bagian bawah tabung. Benang sari berada dalam dua baris dan memiliki kepala sari berwarna ungu tua. Pegangannya tidak menonjol.

Buah kecil berbentuk bulat memiliki panjang 9 hingga 11 milimeter dan lebar 7 hingga 9 milimeter. Mereka padat berbulu putih dan coklat dengan sisa bunga yang menempel dan mengandung biji kecil berwarna coklat kehitaman atau hitam.

Dalam budidaya di Inggris , tanaman ini telah mendapatkan Penghargaan Royal Horticultural Society of Garden Merit  (dikonfirmasi 2017). Namun, karena tidak menolerir suhu di bawah 0 °C (32 °F), tanaman ini harus ditanam di bawah kaca, meskipun dapat ditempatkan di luar selama bulan-bulan musim panas yang hangat.(*)

Sumber (*/Wikipedia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Bulan Berhenti, Dibuka Lagi Kasus Pencabulan Anak Oleh Kakek Kadung

    15 Bulan Berhenti, Dibuka Lagi Kasus Pencabulan Anak Oleh Kakek Kadung

    • calendar_month Sel, 19 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Kasus pencabulan dialami seorang anak berinisial MC yang dilakukan oleh kakek tirinya di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim). Kasus ini bergulir tanpa kepastian meski peristiwa tersebut berlangsung cukup lama. “Peristiwanya sudah dari 1 tahun 3 bulan, tapi terduga pelaku yang harusnya ditahan nyatanya masih bebas berkeliaran menghirup udara bebas,” kata advokat Siti […]

  • Masuk Tiga Besar, NTT Peluang Juara Umum Anugerah Pesona Indonesia 2020

    Masuk Tiga Besar, NTT Peluang Juara Umum Anugerah Pesona Indonesia 2020

    • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020 bakal dilaksanakan secara virtual di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9 April 2021. Pemilihan lokasi dan dilakukan secara virtual terkait pandemi Covid-19 yang masih bergulir hingga saat ini. Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Dr. Ardu Marius […]

  • Mengaliwahanakan Tradisi Tutur Ke Tradisi Lakon ‘Kae Wae Ge’

    Mengaliwahanakan Tradisi Tutur Ke Tradisi Lakon ‘Kae Wae Ge’

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Kristo Muliagan Robot Program Studi Penciptaan Seni dan Panganiban Seni, Program Pascasarjana Institut Seni Budaya Indonesia (Bandung) Generasi milenial dewasa ini hanya tidur dengan selimut ibunya, tanpa mitos, legenda, fabel atau cerita rakyat yang memberikannya karakter yang tipikal (lokal dan komunal). Anak modern dikepung teknologi informasi yang begitu meluas, akut hingga merebut pesonanya […]

  • Menakar Kinerja KPK, Firli Bahri Catat Rekor Penindakan Tahun Pertama

    Menakar Kinerja KPK, Firli Bahri Catat Rekor Penindakan Tahun Pertama

    • calendar_month Sen, 7 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di era Firli Bahuri menjadi sorotan publik sejak awal namanya mencuat ke publik. Pro-kontra di tengah-tengah masyarakat tak membuatnya larut dengan dinamika yang terjadi. Terbukti, ketika rapat bersama Komisi III DPR, pada Kamis, 3 Juni 2021, Firli membeberkan capaian kinerja yang ditorehkan KPK. Dalam aspek kinerja dan […]

  • Kepala OJK NTT Akui Layanan Digital Bank NTT Sangat Bagus

    Kepala OJK NTT Akui Layanan Digital Bank NTT Sangat Bagus

    • calendar_month Sel, 18 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kepala Otoritas Jasa Keuangan Nusa Tenggara Timur (OJK NTT) Japarmen Manalu kepada awak media di sela sesi acara Ramai Skali Bank NTT pada Sabtu sore, 15 Oktober 2022; mengungkapkan bahwa saat ini penerapan sistem digitalisasi Bank NTT sangat bagus. Menurutnya, Bank NTT sebagai bank pelopor dan penggerak ekonomi masyarakat sudah menjalankan […]

  • 43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    • calendar_month Jum, 22 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang mencatat Sebanyak 43 (Empat Puluh Tiga) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang meninggal dunia sejak bulan Januari hingga Juni 2018. Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,SE kepada gardaindonesia.id melalui pesan Whatsapp, membeberkan kondisi tersebut. “Posisi menjadi 43 jenazah, hari ini (Jumat/22 Juni 2018) […]

expand_less