Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kapal Ikan Terbakar di Muara Baru, Ini Respon & Komentar Aktifis Perikanan

Kapal Ikan Terbakar di Muara Baru, Ini Respon & Komentar Aktifis Perikanan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 24 Feb 2019
  • visibility 144
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Sekitar 30 kapal penangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Muara Baru, Jakarta Utara dilahap api, Sabtu/23/2/2019 pada pukul 15.30 WIB, kejadian tersebut menuai kritik para Aktivis dan Pemerhati Perikanan. Dinilainya kebakaran disebabkan karena lamanya kapal bersandar.

Bahkan, kejadian yang menimpa warga Jakarta Utara itu merupakan dampak dari lamanya perizinan yang kini diperketat oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Kapal lama tidak melaut dan banyak kapal yang bersandar akhirnya tidak mampu menghindar dari kobaran api yang semakin besar,” terang Presiden Suara Independen Rakyat Indonesia(SIRI), Andy Tjandra kepada wartawan di Jakarta, Sabtu/23/2/2019 malam.

Jago Merah melahap deretan kapal ikan yang diparkir di Muara Baru

Andy menjelaskan kondisi yang kini terjadi di Muara Baru, dari proses perizinan yang lama sampai pada tidak terawatnya kapal yang bersandar saat ini.

“Pemilik kapal seakan putus asa, tidak melaut beberapa bulan bahkan ada yang sudah beberapa tahun, sehingga kapal bersandar tanpa di rawat,” sambungnya.

Kebakaran kapal di Muara Baru merupakan musibah yang seakan penyebabnya karena tidak adanya perhatian khusus dari pihak terkait.

“Kebakaran terjadi salah satu sebabnya karena kapal bersandar tanpa adanya kejelasan,” tegas Andy, tokoh kelahiran Bagan Siapi-Api.

Andy yang juga Praktisi Hukum itu bercerita bahwa kondisi di Muara Baru itu sudah dikeluhkan beberapa tahun lalu. Menurutnya bukan hanya berdampak kepada para pemilik kapal tetapi juga para warga yang ikut bekerja di perkapalan.

“Saya banyak menemui warga yang kini nasibnya tidak ada yang memperhatikannya. Jadi ini bukan soal pemilik kapal yang tersendat izin tetapi juga berdampak kepada para warga yang ikut melaut dalam menangkap ikan,” pungkas Andy yang juga Dewan Pengawas IMO. (*)

 

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkominfo: ‘Ayo Bekerjasama Tangkal Hoaks’!

    Menkominfo: ‘Ayo Bekerjasama Tangkal Hoaks’!

    • calendar_month Sen, 11 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengajak peserta Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kehumasan dan Hukum 2019 untuk bekerjasama menangkal Hoaks. Menurutnya, masyarakat dan termasuk media massa yang bermartabat akan menentukan kualitas demokrasi pada Pemilu 2019. “Kolaborasi, bergandengan tangan, mitigasi, untuk menurunkan tensi sangat penting kita lakukan untuk menyukseskan pelaksanaan Pemilu Serentak […]

  • PLN UIP Nusra Sabet Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT

    PLN UIP Nusra Sabet Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Loading

    Langkah ini sekaligus menjawab persoalan gizi dan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di tiga desa sekitar PLTP Ulumbu dengan angka stunting, yakni Desa Wewo 22,9%, Desa Lungar 18,4%, dan Desa Mocok 20,2%. Sementara, lebih dari 23 ribu jiwa atau 6,64% penduduk Manggarai juga masih hidup dalam kemiskinan tinggi.   Mataram | Upaya PT PLN (Persero) […]

  • 7 Tempat Wisata Alam Aceh Terpopuler

    7 Tempat Wisata Alam Aceh Terpopuler

    • calendar_month Sel, 28 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 352
    • 0Komentar

    Loading

    Objek wisata yang ada di tanah air terbentang dari Sabang hingga Merauke. Sabang sendiri adalah nama salah satu kota di Aceh, provinsi paling ujung di Pulau Sumatra dengan banyak tempat wisata, salah satunya adalah wisata alam. Wisata alam yang ada di Aceh layak untuk dijadikan destinasi mengingat Aceh memang punya keindahan alam yang memesona. Sebelum […]

  • “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Jajaran direksi dan komisaris Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) telah menindaklanjuti keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan dan RUPS luar biasa (RUPS-LB) pada 8 Mei 2024 yang menyetujui rencana pembentukan kelompok usaha bank (KUB) dengan Bank DKI. Plt, Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing dalam sesi perayaan HUT ke-62 […]

  • Bukan Pertumpahan Darah, Tapi Cinta Kasih

    Bukan Pertumpahan Darah, Tapi Cinta Kasih

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yohanis Tkikhau Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perbedaan di tengah masyarakat merupakan Anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Perbedaan ini berdampak pada tindakan dan perilaku individu. Namun kita dibekali dengan akal budi untuk bisa membedakan hal yang baik maupun yang buruk, agar kita tetap menjaga keharmonisan hubungan antar sesama. Karena dalam setiap perjalanan kehidupan, kita […]

  • Gubernur VBL Ajak Pihak Gereja Bangun Ekonomi Masyarakat

    Gubernur VBL Ajak Pihak Gereja Bangun Ekonomi Masyarakat

    • calendar_month Rab, 29 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat bertemu dengan pengurus baru Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Nusa Tenggara Timur masa bakti 2019—2024 di ruang kerjanya, Selasa, 28 Mei 2019, menyampaikan paling sedih, kalau dengar masyarakat bilang panen banyak, tapi tidak bisa jual. “Itu karena salah kita pemimpinnya, […]

expand_less