Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kapolres Manggarai: Tak Ada Tindakan Represif di PLTP Ulumbu Poco Leok

Kapolres Manggarai: Tak Ada Tindakan Represif di PLTP Ulumbu Poco Leok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 22 Jun 2023
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

Ruteng, Garda Indonesia | Marak beredar informasi bahwa Polres Manggarai melakukan tindakan represif di lapangan terkait pengamanan proyek pengembangan atau perluasan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5—6 di wilayah Poco Leok Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Manggarai, AKBP Edwin Saleh S.I.K. M.I.K. menegaskan, tidak ada tindakan represif terhadap warga di Poco Leok, Kecamatan Satar Mese. Ia pun menyatakan bahwa informasi tersebut tak benar adanya.

“Sampai saat ini tidak ada tindakan represif yang dilakukan Polres. Ke depan mungkin akan ada penegakan hukum karena ada informasi dugaan intimidasi atau pengancaman atau penganiayaan terhadap warga yang pro dengan pembangunan PLN Panas Bumi,” tegasnya.

Kapolres Edwin menerangkan, sebagai proyek strategis negara, maka tugas polisi adalah untuk mengamankan. Diminta atau tidak diminta pihaknya dengan tegas wajib diamankan.

“Yang pertama kita harus tahu, PLTP yang ada di kecamatan Satar Mese itu merupakan salah satu proyek strategis nasional artinya pemerintah atau negara punya bukan swasta dalam hal ini kepolisian memiliki tugas dan tanggung jawab mengamankan pelaksanaan proyek tersebut,” ungkapnya kepada Fokus TT pada, 22 Juni 2023.

Sebab pembangunan dari PLN tersebut, imbuh Kapolres Edwin, merupakan salah satu proyek strategis nasional milik pemerintah atau Negara, bukan proyek swasta. “Sehingga sekali lagi, ini merupakan proyek strategis nasional yang tujuannya untuk kemajuan Flores NTT secara umum khususnya Manggarai,” ujarnya.

Orang nomor satu di Polres Manggarai itu mengimbau dan mengajak kepada masyarakat untuk wajib mendukung proyek itu.

“Karena tidak semudah itu pemerintah menetapkan satu wilayah proyek strategis nasional dan seharusnya kita harus bersyukur pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap kabupaten Manggarai,” tandasnya.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • George Hadjoh Panen Jagung di Kebun Tafa Pertanian Terintegrasi

    George Hadjoh Panen Jagung di Kebun Tafa Pertanian Terintegrasi

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh meresmikan salah satu lokasi pertanian terintegrasi di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/10/kebun-tafa-pertanian-terintegrasi-di-kota-kupang/ Kebun seluas lebih kurang 7 (tujuh) hektar yang dinamakan Kebun Tafa milik Eddy Lau itu dikelola dengan konsep agrowisata dan pertanian terintegrasi oleh […]

  • Presiden Jokowi Lantik Tujuh Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    Presiden Jokowi Lantik Tujuh Anggota Komisi Nasional Disabilitas

    • calendar_month Kam, 2 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah jabatan keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas (KND) dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat pada Rabu, 1 Desember 2021 di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan keanggotaan KND dilakukan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 53/M Tahun 2021 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Nasional Disabilitas. Adapun nama-nama para […]

  • Sam Haning Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Kota Kupang

    Sam Haning Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Hari ini, Senin, 9 September 2019, Samuel Haning, S.H., M.H. genap berusia 55 tahun. Pria tegar dan berkarakter anak dari John Haning & Elisabet Teluain ini dilahirkan di rumah sederhana di kawasan Pasar Kuanino, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Nukilan diatas dan selanjutnya diambil dari Buku ‘Perjalanan Hidup Sam […]

  • Mahfud MD & Tito Karnavian Tinjau Kesiapan Pilkada Serentak di NTT

    Mahfud MD & Tito Karnavian Tinjau Kesiapan Pilkada Serentak di NTT

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Dalam kunjungan kerjanya ke kawasan perbatasan Motaain Timor Leste di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Kamis, 18 Juni 2020, Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan kesiapan pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/18/menko-polhukam-mendagri-kunjungi-perbatasan-motaain-timor-leste/ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) […]

  • PADMA Indonesia Atensi Dampak Hukum Aksi Telanjang Dada Ibu-ibu di NTT

    PADMA Indonesia Atensi Dampak Hukum Aksi Telanjang Dada Ibu-ibu di NTT

    • calendar_month Jum, 15 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sikap Pemprov NTT dalam merespons aksi bertelanjang dada yang dilakukan sejumlah ibu-ibu di Besipa’e, Desa Mio, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara (NTT) saat menyambut Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat pada Selasa, 12 Mei 2020, terkait masalah lahan seluas sekitar 3.700 hektar, mendapat atensi serius dari PADMA […]

  • Komisi XII DPR RI Lihat Lebih Dekat PLTS Oelpuah di Kabupaten Kupang

    Komisi XII DPR RI Lihat Lebih Dekat PLTS Oelpuah di Kabupaten Kupang

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Komisi XII DPR-RI berkomitmen mendorong pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan target Indonesia untuk menekan emisi hingga 32% pada tahun 2029.   Kupang | Komisi XII DPR-RI melakukan kunjungan kerja di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Oelpuah, Kupang, pada Senin, 11 Agustus 2025. Kunjungan ini bertujuan mendukung percepatan pengembangan […]

expand_less