Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Keluarga dan Komunitas Benteng Penangkal Mental Bunuh Diri

Keluarga dan Komunitas Benteng Penangkal Mental Bunuh Diri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 1 Apr 2025
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

Loading

Tak hanya keluarga, peran komunitas juga dapat menangkal mental bunuh diri. Komunitas merupakan kelompok sosial terdiri dari orang-orang yang memiliki kesamaan karakteristik.

 

Kupang | Keluarga dalam pandangan Salvicion dan Celis (1998) terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.

Fungsi keluarga menjaga keharmonisan dan kebahagiaan, membentuk akhlak anak, memberikan dukungan moral dan solusi atas masalah, menuntun dalam mengambil keputusan.

Peran keluarga pun sangat menentukan dalam pembentukan akhlak anak, memberi contoh kepada anak dalam berakhlak mulia, menyediakan kesempatan kepada anak untuk mempraktikkan akhlak mulia, memberi tanggung jawab sesuai dengan perkembangan anak, mengawasi dan mengarahkan anak agar selektivitas dalam bergaul.

Pendeta John Manongga dalam sesi seminar kesehatan mental yang dihelat Rumah Doa Abraham Segala Bangsa Bahasa pada Sabtu, 29 Maret 2025, menyerukan menjadikan keluarga sebagai gereja kecil.

Pendeta John Manongga pun membeberkan bagaimana mencegah bunuh diri dengan membangun relasi dan komunitas. “Bunuh diri terjadi saat pelaku terputus dari relasinya tak mengenal diri sendiri, temannya, keluarga dan tak mengenal Tuhan. Kondisi bunuh diri sering terjadi dalam isolasi dan keterasingan.

Sepatutnya, imbuh anak kedua dari Alm. Abraham Manongga (pendiri Radio Lizbeth dan Rumah Doa Abraham Segala Bangsa Bahasa,red), gereja bukan sekadar “penjaga moral” tapi merupakan komunitas pemulihan (ruang pemulihan),” urainya seraya menyerukan menjadikan keluarga sebagai gereja kecil.

Tak hanya keluarga, peran komunitas juga dapat menangkal mental bunuh diri. Komunitas merupakan kelompok sosial terdiri dari orang-orang yang memiliki kesamaan karakteristik. Komunitas dapat terbentuk berdasarkan kesamaan geografi, ras, agama, hobi, profesi, dan lain-lain.

Dalam komunitas, anggotanya saling berinteraksi di lingkungan tertentu. Pendeta Jhon Manongga pun menekankan bahwa di dalam keluarga (gereja kecil,red) dan komunitas, kita dapat menemukan siapa diri kita di hadapan Allah karena di dalam ibadah ada doa, tangis, keheningan, dan pujian menjadi jalan pemulihan spiritual.

Mazmur ratapan (Mazmur 13:22, Berapa lama lagi, Tuhan, Kaulupakan aku terus-menerus? Berapa lama lagi Kausembunyikan wajah-Mu terhadap aku?) kondisi ini, beber Pendeta John Manongga, mengizinkan ekspresi putus asa tanpa sensor.

Teologi trauma melihat trauma dengan cara yang benar

Pdt. John Manongga menyatakan bahwa teologi trauma mengakui pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang eksistensial, bukan sebagai penyangkalan diri atau dosa. Teologi trauma melihatnya sebagai kondisi yang dapat membuat seseorang kehilangan makna hidup dalam upaya mencari jawaban. Namun, jawaban itu dapat ditemukan ketika individu terhubung kembali dengan Sang Pencipta.

Teologi trauma tidak berupaya membela atau mencari alasan kepada Tuhan, melainkan menekankan bahwa individu yang mengalami pergumulan ini tidaklah sendiri. Ada komunitas, dukungan, dan kehadiran Tuhan di tengah luka. Proses pemulihan dapat dijalani melalui konsultasi, berbagi, dan menggali akar permasalahan dengan dukungan keluarga, gereja, dan komunitas, sehingga individu dapat mengingat dan memproses pengalaman traumatis dengan cara yang benar.(*)

Penulis (+roni banase/ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mars BNN ‘Sing Againts Drugs’ Membahana di Pesparani NTT

    Mars BNN ‘Sing Againts Drugs’ Membahana di Pesparani NTT

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT) bekerja sama dengan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi NTT menyelenggarakan ekshibisi mars BNN dalam Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II tingkat Provinsi NTT. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/09/08/pesparani-ii-ntt-usai-kota-kupang-juara-umum/ Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Dr. R. Nurhadi Yuwono, Sik, […]

  • Kab. Bangka Tengah Siap Bentuk Desa Bebas Pornografi Anak

    Kab. Bangka Tengah Siap Bentuk Desa Bebas Pornografi Anak

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Bangka Tengah, Garda Indonesia | Sebagai upaya perlindungan dalam mencegah anak terpapar dan menjadi objek pornografi, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), kembali menyelenggarakan Workshop Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak, Rabu, 10 Juli 2019. “Kali ini, Kab. Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung menjadi daerah ke-4 di Indonesia yang akan dikembangkan sebagai desa/kelurahan bebas pornografi […]

  • Kronologi Mantan Bupati TTU Ray Fernandes Tewas Tenggelam

    Kronologi Mantan Bupati TTU Ray Fernandes Tewas Tenggelam

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Ray Fernandes dan ketujuh orang bergerak dari dermaga Wini pada Rabu, 26 Maret 2025 sekira pukul 14.45 Wita. Tiba di perairan Oebubun, terjadi hujan deras disertai angin kencang sehingga mereka bersepakat untuk kembali ke dermaga Wini. Namun, saat itu kapal lampara yang mereka tumpangi sudah kemasukan air dari belakang bagian mesin.   Biboki | Tragedi […]

  • Nelson Pomalingo, Sosok Sederhana Bupati Gorontalo, Rela Tinggal di Indekos

    Nelson Pomalingo, Sosok Sederhana Bupati Gorontalo, Rela Tinggal di Indekos

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Gorontalo, Garda Indonesia | Prof. Dr. Ir. H Nelson Pomalingo, MPd., Lahir di Limboto, 24 Desember 1962. Nelson Pomalingo berasal dari keluarga dengan latar belakang guru dan merupakan anak sulung dari pasangan Soekarno Pomalingo dan Hj Neli Tulie. Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, MPd., adalah Rektor Universitas Negeri Gorontalo 2 (dua) periode 2002—2010, lalu menjabat […]

  • NTT : Negeri Tergantung Tindakan

    NTT : Negeri Tergantung Tindakan

    • calendar_month Ming, 30 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) genap berusia 63 tahun pada 20 Desember 2021. Peringatan HUT ke-63 provinsi yang memiliki 1.192 pulau dan 72 bahasa daerah yang dinahkodai oleh Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi ini, mengusung tema “Dengan Bekerja Keras dan Cerdas, Kita Wujudkan NTT Tangguh, NTT Tumbuh Menuju NTT Bangkit, […]

  • Prabowo Lantik Komisi Reformasi Polri, Ini Susunan Kepengurusan

    Prabowo Lantik Komisi Reformasi Polri, Ini Susunan Kepengurusan

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Loading

    Yang menarik, dari sepuluh anggota yang dilantik, tiga di antaranya merupakan mantan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).   Jakarta | Pembentukan Komisi Reformasi Polri menjadi langkah strategis pemerintah untuk mempercepat proses reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Ketua dan sembilan anggota Komisi Reformasi Polri di […]

expand_less