Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Narkotika » Kementerian Desa Fasilitasi Desa Bersih Narkoba di Provinsi NTT

Kementerian Desa Fasilitasi Desa Bersih Narkoba di Provinsi NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Okt 2019
  • visibility 154
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sepuluh Provinsi di Indonesia termasuk Nusa Tenggara Timur dijadikan Kementerian Desa sebagai daerah yang difasilitasi untuk pembentukan Desa Bebas Narkoba atau Desa Bersinar.

Sepuluh desa yang difasilitasi antara lain Sumatra Barat, Sulawesi Selatan, Aceh, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Bali, Ambon, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Sub Direktorat Perlindungan Sosial Direktorat Pelayanan Sosial Dasar Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sri Wahyuni kepada Garda Indonesia disela-sela kegiatan Fasilitasi Desa Bersih Narkoba yang diikuti oleh para kepala desa dan instansi terkait pada Jumat, 4 Oktober 2019 di Ballroom Hotel Aston Kupang.

Kegiatan Fasilitasi Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) merupakan tindak lanjut MoU antara Menteri Desa dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) pada tahun 2015 dan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Ditjen PPMD) dan Deputi Pencegahan BNN

Kepala Sub Direktorat Perlindungan Sosial Direktorat Pelayanan Sosial Dasar Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Sri Wahyuni

“Dari tindak lanjut PKB tersebut kami memandang perlu menyusun panduan Desa Bersih Narkoba. Dari panduan yang telah tersusun tersebut kami lakukan fasilitasi di 10 (sepuluh) provinsi,” jelas Sri Wahyuni.

Lanjut Sri, “Kabupaten yang kami undang merupakan kabupaten yang terdekat dengan provinsi makanya kami mengundang para kepala desa dari Kabupaten Kupang. Namun bukan berarti Kabupaten Kupang banyak kasus narkotika”.

Menurut Sri, harapannya fasilitasi Desa Bersinar dapat dicapai pembentukan fasilitator di masyarakat. Menyangkut asal fasilitator bisa berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masyarakat, organisasi kelembagaan (lembaga adat, lembaga agama), dan Tim Penggerak PKK.

“Kita mencoba menyampaikan di forum tentang bagaimana masyarakat memahami tentang bahaya narkoba dan berharap mereka punya kepedulian dan kesadaran bahwa perlu dilakukan pencegahan,” imbuhnya.

Kedepan, para Kepala Desa diharapkan dapat menyampaikan bentuk penyadaran dan imbauan berupa bahaya penyalahgunaan narkoba di masing-masing desa.

Mengenai penggunaan anggaran Dana Desa untuk sosialisasi Desa Bersinar, tambah Sri, harus melalui mekanisme Musyawarah Desa (MusDes) dan sesuai dengan Peraturan Menteri Desa (Permendesa) No 11 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam No 12 Tahun 2019 pasal 2 ayat 7.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Geram BUMN Bagi Bonus Meski Rugi

    Presiden Prabowo Geram BUMN Bagi Bonus Meski Rugi

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo menegaskan dirinya akan memerintahkan manajemen untuk membersihkan BUMN dari praktik tidak sehat tersebut.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tetap menerima bonus tahunan meskipun perusahaan sedang merugi. Pada Munas VI PKS, Senin, 29 September 2025, ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk penyalahgunaan kepercayaan negara dan […]

  • Nestle Indonesia Dukung Program #Berjarak Kementerian PPPA

    Nestle Indonesia Dukung Program #Berjarak Kementerian PPPA

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Nestle Indonesia sebagai anggota Asosiasi Pengusaha Sahabat Anak Indonesia (APSAHI), Nestle Indonesia melalui program Nestle Cares mendukung program #Berjarak Kementerian PPPA dalam upaya menanggulangi dampak pandemi Covid-19 bagi kelompok rentan. Dukungan tersebut berupa bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak berupa lebih dari 38.000 produk makanan dan minuman bernutrisi, yang secara simbolis […]

  • AIHSP & Pemda NTT Percepat Cakupan Vaksinasi Kelompok Rentan

    AIHSP & Pemda NTT Percepat Cakupan Vaksinasi Kelompok Rentan

    • calendar_month Sel, 23 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) melalui Save the Children Indonesia dan CIS Timor meluncurkan program percepatan Vaksinasi Covid-19 atau VACCINE Project untuk 4 (empat) kabupaten di Nusa Tenggara Timur yakni Kabupaten Belu, Sabu Raijua, Timor Tengah Selatan (TTS), dan Sumba Barat Daya. Kegiatan ini secara khusus menyasar kelompok […]

  • Soal Salib, Jangan Salibkan Somad

    Soal Salib, Jangan Salibkan Somad

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Marsel Robot Kupang-NTT, Garda Indonesia | Memori kita mulai dingin sehubungan kasus video tausiyah Abdul Somad. Ustaz berjuta umat dan konon kondang di kalangan umat Islam itu, belakangan menjadi amtenar di kalangan Kristiani. Pasalnya, ia menimpahkan salib tambahan pada pundak umat Kristiani yang letih lesuh memanggul salib sosial sebagai minoritas di negeri ini. Salib […]

  • Resmikan Sarana Air Bersih, Gubernur VBL Dorong Pariwisata di Desa Pusu-TTS

    Resmikan Sarana Air Bersih, Gubernur VBL Dorong Pariwisata di Desa Pusu-TTS

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    TTS-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Sabtu 3 Agustus 2019, menghadiri acara Peresmian Sarana Air Bersih di Desa Pusu, Dusun Tillo B, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Gubernur memberikan apresiasi kepada para pemuda yang telah memberikan pendampingan.  “Terima kasih kepada pemuda yang telah memberikan pendampingan selama pekerjaan ini dilaksanakan. […]

  • Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

    Banten, Provinsi Paling Tidak Bahagia di Indonesia

    • calendar_month Ming, 26 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Banten merupakan provinsi di Indonesia yang terletak pada bagian paling barat Pulau Jawa dengan ibu kota di Kota Serang. Sebelum terjadi pemekaran daerah, provinsi ini sebelumnya pernah menjadi bagian dari wilayah Jawa Barat yang kemudian resmi dimekarkan pada tanggal 4 Oktober 2000. Wilayah Banten terletak di antara 5º7’50”-7º1’11” Lintang Selatan dan 105º1’11”-106º7’12” Bujur Timur, berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2000 luas wilayah Banten adalah 9.160,70 km². Provinsi […]

expand_less