Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Kencing Tikus Sebabkan 101 Kematian di Indonesia

Kencing Tikus Sebabkan 101 Kematian di Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
  • visibility 257
  • comment 0 komentar

Loading

Kemenkes menilai, kondisi perubahan iklim menyebabkan hujan dan banjir sering terjadi. Sehingga menyebabkan, bakteri leptospira dari kencing tikus makin mudah menyebar.

 

Jakarta | Sebanyak 101 orang meninggal dunia akibat air kencing tikus atau penyakit Leptospirosis selama periode Januari – 6 Juni 2025. Hal itu berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 6 Juni 2025, terdapat sebanyak 787 kasus penyakit Leptospirosis.

“Selama Januari – 6 Juni 2025, sudah ada 101 orang meninggal dari 787 kasus Leptospirosis di Indonesia,” lansir keterangan Kemenkes, Kamis, 3 Juli 2025.

Dijelaskan, bahwa kencing tikus sangat berbahaya jika bakteri Leptospirosis menyebar di genangan air. Kalau tanpa sadar masuk ke tubuh, maka bisa kena penyakit serius bernama Leptospirosis.

Kemenkes menilai, kondisi perubahan iklim menyebabkan hujan dan banjir sering terjadi. Sehingga menyebabkan, bakteri leptospira dari kencing tikus makin mudah menyebar.

Disebutkan terdapat 14 provinsi kasus Leptospirosis sering muncul yakni, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Kasus ini dinilai seperti gunung es, banyak yang terpapar bakteri leptospira namun tidak di laporkan, karena sering terlambat dikenali karena mirip penyakit lain.

Cara penularan ke manusia

Manusia bisa tertular bila kulit yang lecet, luka kecil, atau selaput lendir (mata, hidung, mulut) kontak dengan air atau lumpur yang terkontaminasi kencing tikus. Sementara, gejala leptospirosis yakni demam mendadak, nyeri otot (terutama betis dan punggung), sakit kepala berat, mata memerah, mual, muntah, dan bisa berkembang jadi gangguan hati, ginjal, bahkan berdampak fatal jika tidak ditangani.

Pencegahan terpapar bakteri leptospira

  • Gunakan pelindung (sepatu bot, sarung tangan) jika bekerja di area rawan banjir atau sawah.
  • Menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air kotor.
  • Kendalikan populasi tikus.
  • Tutup makanan/minuman agar tidak tercemar.(*)

Sumber (*Kemenkes)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemen PUPR Terus Dorong Inovasi Teknologi Pembangunan Terowongan

    Kemen PUPR Terus Dorong Inovasi Teknologi Pembangunan Terowongan

    • calendar_month Rab, 19 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung,gardaindonesia.id-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong inovasi teknologi terowongan. Pemanfaatan teknologi terowongan sangat dibutuhkan Indonesia yang memiliki topografi yang beragam, yaitu umumnya terdiri dari dataran rendah, dataran tinggi, perbukitan dan pegunungan. Keberadaan terowongan dalam pembangunan jalan akan mempersingkat jarak dibandingkan pembangunan jalan yang harus memutar perbukitan atau pegunungan. “Kendalanya adalah biaya konstruksi […]

  • Petani Sawah Tadah Hujan di Manggarai Timur Kekurangan Air

    Petani Sawah Tadah Hujan di Manggarai Timur Kekurangan Air

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Borong, Garda Indonesia | Beberapa hektar tanaman padi di desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terancam gagal panen. Gradus Amput, petani asal Kampung Paka, Desa Gurung Liwut, Kabupaten Manggarai Timur pada Minggu, 8 Januari 2023, mengatakan hujan tidak turun sejak dua minggu kemarin sampai sekarang. Akibatnya, kondisi sawah […]

  • Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    Berpaling dari Melki, Warga Ende di Amfoang Pilih SIAGA

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai orang Ende yang tinggal di Pulau Timor sudah sepantasnya memberikan penghargaan terbaik sebagai ungkapan terima kasih karena telah hidup dan menetap di Pulau Timor.   Kupang | Arus dukungan kepada pasangan calon gubernur dan aakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan Andre Garu (SIAGA) dalam pilkada serentak NTT pada 27 November 2024 semakin deras […]

  • Pemkot Kupang Buka Lowongan Tujuh Jabatan Kepala Dinas

    Pemkot Kupang Buka Lowongan Tujuh Jabatan Kepala Dinas

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Loading

    Christian Widodo mengingatkan jabatan adalah amanah yang sewaktu-waktu bisa diambil, sehingga setiap pejabat harus menggunakannya untuk kepentingan masyarakat.   Kota Kupang | Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi membuka seleksi terbuka untuk tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kota Kupang tahun 2025. Acara pembukaan berlangsung di Hotel Sahid T-More Kupang, […]

  • Kejaksaan Agung Sita Tanah Johnny Plate Seluas 11,7 Hektar

    Kejaksaan Agung Sita Tanah Johnny Plate Seluas 11,7 Hektar

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim Penyidik dan Tim Pelacakan Aset Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan penyitaan terhadap tanah milik tersangka Johnny G Plate (JGP) seluas 11,7 hektar. Penyitaan dilakukan pada Rabu, 7 Juni 2023 sekitar pukul 10:00—17:00 WITA, bertempat di Desa Warloka, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun Tim Penyidik […]

  • Jiwasraya ke IFG Life: Inti Soal, Bagaimana Nasib Nasabah Pensiunan Itu?

    Jiwasraya ke IFG Life: Inti Soal, Bagaimana Nasib Nasabah Pensiunan Itu?

    • calendar_month Jum, 19 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Sementara para terdakwa kasus Jiwasraya masih berkutat dalam tahapan persidangan yang masuk tahap kasasi, nasib para nasabah Jiwasraya masih terombang-ambing. Apa maksudnya terombang-ambing? Tak menentu arah, bagaimana nasib jaminan pensiunnya? Apakah masih seperti yang dulu saat diikat janji bersama (akad) asuransi? Sehingga sepanjang perjalanan kariernya mereka rela dipotong sebagian penghasilannya demi […]

expand_less