Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Kencing Tikus Sebabkan 101 Kematian di Indonesia

Kencing Tikus Sebabkan 101 Kematian di Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
  • visibility 101
  • comment 0 komentar

Loading

Kemenkes menilai, kondisi perubahan iklim menyebabkan hujan dan banjir sering terjadi. Sehingga menyebabkan, bakteri leptospira dari kencing tikus makin mudah menyebar.

 

Jakarta | Sebanyak 101 orang meninggal dunia akibat air kencing tikus atau penyakit Leptospirosis selama periode Januari – 6 Juni 2025. Hal itu berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga 6 Juni 2025, terdapat sebanyak 787 kasus penyakit Leptospirosis.

“Selama Januari – 6 Juni 2025, sudah ada 101 orang meninggal dari 787 kasus Leptospirosis di Indonesia,” lansir keterangan Kemenkes, Kamis, 3 Juli 2025.

Dijelaskan, bahwa kencing tikus sangat berbahaya jika bakteri Leptospirosis menyebar di genangan air. Kalau tanpa sadar masuk ke tubuh, maka bisa kena penyakit serius bernama Leptospirosis.

Kemenkes menilai, kondisi perubahan iklim menyebabkan hujan dan banjir sering terjadi. Sehingga menyebabkan, bakteri leptospira dari kencing tikus makin mudah menyebar.

Disebutkan terdapat 14 provinsi kasus Leptospirosis sering muncul yakni, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Kasus ini dinilai seperti gunung es, banyak yang terpapar bakteri leptospira namun tidak di laporkan, karena sering terlambat dikenali karena mirip penyakit lain.

Cara penularan ke manusia

Manusia bisa tertular bila kulit yang lecet, luka kecil, atau selaput lendir (mata, hidung, mulut) kontak dengan air atau lumpur yang terkontaminasi kencing tikus. Sementara, gejala leptospirosis yakni demam mendadak, nyeri otot (terutama betis dan punggung), sakit kepala berat, mata memerah, mual, muntah, dan bisa berkembang jadi gangguan hati, ginjal, bahkan berdampak fatal jika tidak ditangani.

Pencegahan terpapar bakteri leptospira

  • Gunakan pelindung (sepatu bot, sarung tangan) jika bekerja di area rawan banjir atau sawah.
  • Menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air kotor.
  • Kendalikan populasi tikus.
  • Tutup makanan/minuman agar tidak tercemar.(*)

Sumber (*Kemenkes)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Fun Run 7,7 K Lantamal VII Peringati HUT Ke-77 TNI AL

    Semarak Fun Run 7,7 K Lantamal VII Peringati HUT Ke-77 TNI AL

    • calendar_month Ming, 11 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Memperingati HUT ke–77 TNI AL pada 10 September, maka Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VII menghelat fun run 7,7 K pada Minggu, 11 September 2022. Fun Run 7,7 K terpusat di Balai Samudra, Jl. Boulevard, Jakarta Utara, dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono secara […]

  • Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

    Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Lahairoi Tubu, di Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu, 21 April 2019, meminta kepada seluruh jemaat yang hadir agar mampu mengembalikan nama besar Amarasi sebagai lumbung pangan di Kabupaten Kupang. “Dulu, sebelum pemekaran, Amarasi memiliki seorang camat yang sangat luar […]

  • LUHUT TEKAN Pj GUBERNUR NTT : “Audit dari Nol”

    LUHUT TEKAN Pj GUBERNUR NTT : “Audit dari Nol”

    • calendar_month Kam, 7 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 9Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Jumat, 8 September 2023 merupakan hari pertama bagi Ayodhia Kalake sebagai Penjabat Gubernur NTT berkantor di gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Selain itu, pada hari sama pukul 09.00—selesai, dilakukan pisah sambut dengan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT periode 2018—2023, Viktor Laiskodat dan Josef Nae Soi. Penjabat Gubernur NTT patut menunaikan tugas […]

  • “Hanya 10 Hari” PLN Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai Seroja

    “Hanya 10 Hari” PLN Pulihkan Listrik di NTT Pasca-Badai Seroja

    • calendar_month Sen, 19 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tidak membutuhkan waktu 1 (satu) bulan ataupun prediksi listrik baru menyala pada bulan Mei 2021, pasca-badai Siklon Tropis Seroja yang memorak-porandakan jaringan listrik dan telekomunikasi di 14 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada rentang waktu 4—5 April 2021. Perjuangan PLN selama 10 (sepuluh) hari melistriki dan […]

  • Ayo Dukung Negara Melindungi Anak dari Kejahatan Kekerasan Seksual

    Ayo Dukung Negara Melindungi Anak dari Kejahatan Kekerasan Seksual

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | “Apa bedanya suntik kebiri kimia dengan suntikan KB dan vaksin? Mengapa menolak upaya negara melindungi anak dari kejahatan kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang dewasa di sekitarnya,” ujar Azas Tigor Nainggolan, Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia. Ketua FAKTA Indonesia mempertanyakan sikap beberapa orang yang mempersoalkan hukuman kebiri kimia yang akan […]

  • Perpustakaan Digital Kemen PPPA bagi Kemajuan Literasi Perempuan & Anak

    Perpustakaan Digital Kemen PPPA bagi Kemajuan Literasi Perempuan & Anak

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meluncurkan Perpustakaan Digital bernama I-Perempuan & Anak, pada Senin 9 Desember 2019. Menurut Sekretaris Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu saat ini jumlah pembaca buku fisik merosot berbanding terbalik dengan banyaknya pengguna gawai di Indonesia. Hal ini mendorong Kemen PPPA melakukan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan […]

expand_less