Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Kerja “Pilih Biji Asam” PDAM Kota Kupang Atasi Masalah Distribusi Air Bersih

Kerja “Pilih Biji Asam” PDAM Kota Kupang Atasi Masalah Distribusi Air Bersih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Filosofi berupa kerja dengan sistem “Pilih Biji Asam” yang diterapkan oleh Johannis Silvester Ottemoesoe,S.E. menghantarkan dirinya menjadi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang sejak Senin, 6 Januari 2020; mulai membuahkan hasil.

Mantan Dirut PDAM Kabupaten Kupang ini mengungkapkan bahwa melalui sistem “Pilih Biji Asam” tersebut menghasilkan 61 liter air bersih per detik. Menurutnya, sebelum dilantik, ia sempat membeberkan proyeksi penyaluran air bersih bagi warga kepada Wali Kota Kupang.

“Saya bilang ke Pak Wali (Jefri Riwu Kore, red) kebutuhan anggaran pengolahan air dendeng sejak tahun 2018, membutuhkan anggaran Rp.189 Miliar dapat menghasilkan 150 liter per detik, sedangkan kami hanya mengandalkan Rp.2,5 Miliar, namun dapat menghasilkan 61 liter per detik berupa sistem kerja sama dengan para pemilik sumur bor yang berada di wilayah Kota Kupang,” urai Joni Ottemoesoe (sapaan akrabnya, red) saat ditemui pada Senin, 7 Desember 2020 di ruang kerjanya.

Air hasil dari Kali Dendeng, imbuh Dirut PDAM Kota Kupang, membutuhkan waktu 2 tahun dengan dana Rp.189 Miliar yang bakal menghasilkan air bersih 300 liter per detik dan bisa langsung diminum. “Reservoir berbahan stainless, maka investasi mahal dan untuk melayani wilayah Barat Kota Kupang,” ungkapnya.

Sementara pengolahan air bersih dengan sistem “Pilih Biji Asam” Joni, mengungkapkan hanya membutuhkan waktu 6 (enam) bulan, dapat menghasilkan 61 liter per detik yang bersumber dari 5 (lima) lokasi kerja sama antara lain di Oepura (30 liter per detik), Sinode GMIT (5 liter per detik), Pak Marten Dela (8 liter per detik), Pak Boni Mariset 2  lokasi (10 liter per detik), Gereja Marturia (5 liter per detik), dan bakal menyusul di Air Hitam di Oesapa Selatan dengan kontribusi 35 liter per detik.

Direktur PDAM Kota Kupang, Johannis Silvester Ottemoesoe,SE

Ke depan, PDAM Kota Kupang, ungkap Joni Oetemusu, pihaknya akan bekerja sama dengan pemilik sumur bor (Air Lodys) di Oepura yang dapat menghasilkan air 30 liter per detik.

Menurutnya, manajemen air di Kota Kupang yang dikelola saat ini lemah mulai dari provinsi, kabupaten, hingga kota karena wilayah Kota Kupang tak susah air karena terbukti banyak mobil tangki air yang menyalurkan air baku sehingga warga masih dapat membeli air.

“Secara sosial ekonomi, warga kota masih dapat membeli air tangki, wilayah Kota Kupang tak kekurangan dan kekeringan air, karena air di Kota Kupang berkelimpahan,” ucap Joni.

Terpisah, pada Selasa, 22 Desember 2020, melalui sambungan telepon, Joni pun menyampaikan target kerja PDAM Kota Kupang pada tahun 2021 bakal menambahkan pelanggan sebanyak 500 pelanggan dari water hibah, 1.000 dari Bappeda, 150 pelanggan regular, dan 750 pelanggan dari PDAM Kabupaten Kupang yang bersumber dari Perumahan Avian  Jaya di Kecamatan Alam.

Selain itu, lanjut Joni, bakal menjalin kerja sama dengan 3 (tiga) lokasi sumur bor milik Pak Veki Lerik, milik dr. Herman Man (Wakil Wali Kota Kupang, red), pengembangan Air Hitam di Oesapa, dan pengembangan reservoir 200 kubik di Oepura.

Mengenai laba yang bakal diraih oleh PDAM Kota Kupang pada tahun 2021, tandas Joni Oetemusu, setiap bulan DRD sekitar Rp.1,4 Miliar dan laba di Tahun Buku 2020 berkisar Rp.1,1 Miliar.

Penulis, foto, dan editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal Nasional 2021, Jokowi Ajak Umat Kristiani Bangun Optimisme

    Natal Nasional 2021, Jokowi Ajak Umat Kristiani Bangun Optimisme

    • calendar_month Sel, 28 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hampir dua tahun ini, bangsa Indonesia menghadapi ujian berat dan ujian ketangguhan sebagai umat beriman. Selain ujian dalam menghadapi pandemi Covid-19, keprihatinan, kedukaan, dan cobaan juga dihadapi oleh rakyat akibat bencana alam di berbagai daerah. Saat menyampaikan sambutan pada Perayaan Natal Nasional Tahun 2021, Presiden Joko Widodo berharap bahwa berbagai ujian […]

  • Di Alor, Festival Panggil Ikan Dugong Harus Jadi Pariwisata Internasional

    Di Alor, Festival Panggil Ikan Dugong Harus Jadi Pariwisata Internasional

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Loading

    Kalabahi-Alor, Garda Indonesia | Festival Dugong (Tradisi Panggil Ikan Dugong atau Duyung) yang dihelat oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Alor menurut rencana bakal dilaksanakan mulai tanggal 19—28 Juli 2019 Dugong atau Duyung adalah sejenis mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau sapi laut yang masih bertahan hidup selain manatee dan mampu mencapai usia […]

  • Bantuan Bina Lingkungan PT Jasa Raharja NTT bagi Rumah Ibadah

    Bantuan Bina Lingkungan PT Jasa Raharja NTT bagi Rumah Ibadah

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejalan dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor Per-02/MBU/7/2017 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan, sejak 29—30 April 2020, Jasa Raharja Cabang NTT menyerahkan bantuan bina lingkungan fitur sarana ibadah untuk Rumah Ibadah. Pada Rabu, 29 April 2020, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur didampingi Kepala Unit Keuangan, Akuntansi & PKBL […]

  • Saraswati: Prostitusi ‘Online’ Melibatkan Anak Harus Dihentikan!

    Saraswati: Prostitusi ‘Online’ Melibatkan Anak Harus Dihentikan!

    • calendar_month Sab, 20 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Prostitusi online menjadi modus baru bagi pelaku perdagangan orang yang rentan terjadi karena faktor kemiskinan dan pendidikan yang rendah, pengetahuan yang minim, keterbatasan informasi mengenai dampak fisik dan psikis dari perdagangan orang dan juga adanya penyalahgunaan media sosial untuk tindakan pelanggaran hukum. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/19/awas-bujuk-rayu-puluhan-anak-jadi-korban-eksploitasi-seksual/ Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19, […]

  • PKBM Harapan Bangsa Akui Telah Salurkan Dana PIP Sesuai Prosedur

    PKBM Harapan Bangsa Akui Telah Salurkan Dana PIP Sesuai Prosedur

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, gardaindonesia.id | Proses penyaluran dana PIP oleh PKBM Harapan Bangsa di Desa Bismarak Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur menuai kontroversi. Disinyalir ada pungutan liar (pungli) sebesar Rp50.000,- (lima puluh ribu) sampai Rp.100.000,- (seratus ribu) per anak dalam penyaluran Dana Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa penerima yang dikelola oleh Direktur PKBM Harapan […]

  • Waspada Gigitan Nyamuk DBD Pagi dan Sore Saat Lawan Covid-19

    Waspada Gigitan Nyamuk DBD Pagi dan Sore Saat Lawan Covid-19

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Nyamuk Aedes Aegypti atau nyamuk demam berdarah (DBD) memiliki perilaku menggigit pada pagi dan sore hari. Pemerintah mengharapkan masyarakat waspada terhadap ancaman DBD karena Kementerian Kesehatan mencatat kasus yang masih cukup tinggi hingga Juni 2020. Nyamuk dengan ciri khas kaki berwarna hitam dan putih ini menggigit manusia pada waktu pagi dan […]

expand_less