Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Kesehatan Reproduksi Remaja ala Dokter Andre Hartanto

Kesehatan Reproduksi Remaja ala Dokter Andre Hartanto

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Apr 2022
  • visibility 38
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang, Garda Indonesia | Remaja berusia rata-rata 12—18 tahun secara fisik bertumbuh, perkembangan tanda seks sekunder bertumbuh, namun masa transisi atau perubahan menjadi sangat penting karena secara psikologis, sosial, dan ekonomi, belum tentu siap menghadapi perubahan.

Demikian diungkapkan dokter Andre Hartanto kepada sekitar 300 peserta didik Universitas Citra Bangsa (90 persen perempuan) dalam seminar kesehatan bertema, “Isu Kesehatan Remaja di Era Society 5.0” pada Jumat, 1 April 2022 di aula Universitas Citra Bangsa Kupang.

Saat ini, terang dokter Andre, pemerintah Indonesia mulai memfokuskan kebijakan kepada kesehatan reproduksi, karena saat fase kesehatan reproduksi remaja terjadi masalah, maka akan menjadi masalah dan menjadi beban bagi pembangunan manusia yang berkelanjutan.

“Menurut data BPS tahun 2022, terdapat lebih dari 1 juta perempuan menikah pada usia dini. Kondisi ini terjadi karena kurangnya pemahaman pada kesehatan reproduksi, maka akan para remaja akan masuk pada fase seks usia dini atau seks pranikah. Usia 15—17 tahun mulai mencoba, saat payudara bertumbuh, mimpi basah, mulai ada ketertarikan terhadap lawan jenis, namun tak memahami norma-norma dan lepas dari pengamatan maupun bimbingan orang tua. Akibat dari kondisi tersebut, maka terjadi kehamilan usia dini,” urainya.

Menurut suami dari dokter Herawati Lianto, ada perbedaan antara aktivitas reproduksi dengan aktivitas seksual. “Aktivitas reproduksi merupakan hubungan intim suami istri yang telah legal dan siap dari sisi ekonomi dan sosial melakukan aktivitas reproduksi untuk mencari anak atau keturunan. Sementara, aktivitas seksual merupakan kondisi di mana segala aktivitas untuk merangsang, menikmati, dan bertujuan untuk pro rekreasi,” tegas dokter Andre Hartanto.

Maka, imbuh dokter Andree Hartanto, Sp.OG, dokter spesialis kebidanan dan kandungan ini kepada para mahasiswa/mahasiswi, jika virginitas atau keperawanan tidak dijaga, maka bakal masuk ke dalam aktivitas seks pranikah atau aktivitas seksual tak terarah hingga kehamilan tak terencana.

Adapun 3 (tiga) masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja antara :

  1. Kehamilan tidak diinginkan (KTD). Biasanya pada usia remaja, muncul keinginan untuk bereksperimen dengan seks. Hal tersebut terjadi akibat pengaruh dari teman, lingkungan maupun konten-konten negatif yang bisa diakses melalui Internet. Hubungan pacaran remaja juga menjadi salah satu faktor yang memicu seks bebas. Sebagian besar remaja kurang memiliki kesadaran akan konsekuensi seks bebas yang dilakukannya. Padahal, masalah kesehatan reproduksi ini dapat menimbulkan risiko kehamilan.
  2. Terjadi Aborsi. Akibat dari aktivitas seksual pranikah, maka berdampak para keputusan melakukan aborsi atau menggugurkan kandungan melalui cara tak lazim hingga berdampak pada kesehatan reproduksi perempuan. Setiap tahun, sekitar 3,9 juta remaja perempuan berusia 15—19 tahun menjalani aborsi yang tidak aman. Orang tua kerap kali tidak mengetahui bahwa anak remajanya telah melakukan aborsi.  Aborsi menyebabkan reaksi emosional, seperti depresi, dan mudah marah.
  3. Kekerasan seksual. Ketika terjadi kehamilan, maka akan membuat panik para remaja hingga melakukan kekerasan seksual. Kondisi tersebut merupakan gejala sosial, ketika terjadi kehamilan kemudian dilakukan aborsi.

Ketiga masalah kesehatan reproduksi remaja tersebut, tekan dokter Andre Hartanto, berdampak kepada peningkatan kasus stunting sebagai akibat dampak dari kehamilan pranikah.

“Remaja sebagai aset bangsa harus diberikan pemahaman agar tak melakukan seks pranikah hingga hamil di luar nikah sehingga terjadi stunting. Akar masalah adalah kesehatan reproduksi remaja. Bahkan di NTT, salah satu penyebab kasus stunting tinggi akibat dari kondisi tersebut,” tandas dokter Andre Hartanto.

Penulis dan Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemungkinan Pilpres 2029 Prabowo versus Gibran, Lalu Anies?

    Kemungkinan Pilpres 2029 Prabowo versus Gibran, Lalu Anies?

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 934
    • 0Komentar

    Loading

    Walau masih jauh, boleh sedikit kita panaskan Pilpres 2029. Supaya nanti tak kaget. Pemilu 2029 belum tiba, tapi aroma pertarungannya sudah menyengat seperti minyak angin di ruang debat politik. Dua nama paling kuat sudah beredar di langit Nusantara, Prabowo dan Gibran. Satu bagaikan macan tua yang masih ganas, satunya lagi anak singa yang tumbuh di […]

  • GM Perempuan Pertama PLN UIW NTT

    GM Perempuan Pertama PLN UIW NTT

    • calendar_month Ming, 9 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Roni Banase Nama Fintje Lumembang pertama kali saya tahu saat menghadiri acara pisah sambut General Manager PLN UIW NTT dari pejabat lama kepada sosok perempuan yang konon berasal dari Toraja dan merintis karier dari PLN Surabaya. Saya lantas tergelitik menelusuri di mesin penelusuran Google pada Kamis, 29 September 2022. Tak ada satu pun ada […]

  • ETMC XXXIII Liga IV Mulai Senin 3 Maret, 32 Tim Siap Berlaga

    ETMC XXXIII Liga IV Mulai Senin 3 Maret, 32 Tim Siap Berlaga

    • calendar_month Sen, 3 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | El Tari Memorial Cup (ETMC) ke-33 (XXXIII) Liga IV siap dibuka pada Senin sore, 3 Maret 2025 pukul 15:00 Wita oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena dan jajaran Asprov PSSI NTT. Perhelatan sebelum, ETMC XXXII 2023 di Rote Ndao dan terpilih tuan rumah ETMC XXXIII yakni Manggarai Barat, namun berhalangan hingga diambil alih […]

  • Prabowo Setuju Iuran BPJS Naik, Pengeluaran Rakyat Membengkak!

    Prabowo Setuju Iuran BPJS Naik, Pengeluaran Rakyat Membengkak!

    • calendar_month Sab, 23 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Loading

    Kebijakan kenaikan iuran ini juga mendapat dukungan pakar. Ketua Ikatan Ekonom Kesehatan Indonesia, Hasbullah Thabrany, menilai iuran memang harus naik bahkan sejak awal tahun 2025.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto memberi lampu hijau terhadap rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang akan dilakukan secara bertahap mulai 2026. Kebijakan ini tercantum dalam Buku II Nota Keuangan […]

  • 1 Kasus dari Mabar & 1 Kasus Impor dari Provinsi Sulawesi Selatan, Total 105 Kasus

    1 Kasus dari Mabar & 1 Kasus Impor dari Provinsi Sulawesi Selatan, Total 105 Kasus

    • calendar_month Sen, 8 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari 97 spesimen swab yang diperiksa di Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, terdapat 1 pasien positif Covid-19 dari Kabupaten Manggarai Barat,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. pada Senin siang, 8 Juni 2020 dalam sesi jumpa media […]

  • ‘Hari Musik Nasional 2020’ ala Komunitas Musik Nusa Tenggara Timur

    ‘Hari Musik Nasional 2020’ ala Komunitas Musik Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rumah Musik Siloam, Harmoni NTT, dan J & D Production dalam satu harmoni menghelat Perayaan Hari Musik Nasional pada Sabtu, 14 Maret 2020 pukul 06.00—09.00 WITA di Arena Car Free Day Jalan El Tari Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hari Musik Nasional yang dirayakan pada setiap tanggal 9 Maret, […]

expand_less