Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Ketua DPRD Kota Kupang Bicara SARA Provokatif, PADMA Indonesia Bereaksi

Ketua DPRD Kota Kupang Bicara SARA Provokatif, PADMA Indonesia Bereaksi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 29 Mei 2021
  • visibility 155
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Beredarnya suara rekaman di media sosial (medsos) dan berita terkait ujaran kebencian dan SARA di Provinsi NTT yang diduga dilontarkan oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Yezkial Loudoe terkait aksi dan mosi tidak percaya kepadanya, wajib segera diredam dan diselesaikan bukan dibiarkan meluas dan liar di medsos.

Demikian ditegaskan oleh Gabriel Goa, Dewan Pembina PADMA Indonesia melalui rilisnya yang diterima Garda Indonesia pada Sabtu siang, 29 Mei 2021.

Menurut Gabriel Goa, jika dibiarkan liar di media sosial dan berita media, maka akan menimbulkan potensi friksi SARA. Terpanggil untuk menyelamatkan NTT sebagai Provinsi Terbaik Toleransi dan wilayah lahirnya Pancasila, maka kami dari Lembaga PADMA Indonesia (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) menegaskan 3 (tiga) hal di antaranya:

Pertama, mendesak Wali Kota Kupang dan Forkopimda segera konsolidasi mengatasi liarnya pernyataan SARA di media sosial yang bisa mengganggu toleransi atas sesama anak bangsa di NTT, khususnya Kota Kupang.

Kedua, mendesak Gubernur NTT dan Forkompimda NTT agar proaktif berkoordinasi dengan Wali Kota Kupang dan Forkompimda segera atasi ujaran kebencian dan diskriminasi SARA.

Ketiga, mendesak Uskup Agung Kupang Mgr Turang dan Ketua Sinode GMIT NTT agar segera melakukan dialog untuk atasi liarnya pemberitaan yang bisa mengarah pada konflik SARA jika tidak segera diatasi.

Terpisah, seorang anggota DPRD Kota Kupang yang dihubungi Garda Indonesia pun membenarkan bahwa rekaman suara yang beredar tersebut merupakan rekaman suara dari Ketua DPRD Kota Kupang, Yezkial Loudoe.

“Benar adanya seperti yang beredar, itu suara beliau, terima kasih,” ucap anggota DPRD Kota Kupang tersebut menjawab konfirmasi media apakah betul rekaman suara tersebut adalah suara Ketua DPRD Kota Kupang.

Foto utama oleh shutterstock

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaga Flores Tetap Terang, PLN Perbaiki Titik Kritis Jaringan Transmisi

    Jaga Flores Tetap Terang, PLN Perbaiki Titik Kritis Jaringan Transmisi

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    I Putu Agus Soni Aniarta, Manajer PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk Flores Barat, menjelaskan setelah ditemukan anomali termal pada titik kritis tower, maka langsung mengeksekusi perbaikan dengan durasi kerja di atas tower mencapai 4 jam.   Flores | PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT memastikan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Flores. Sebanyak […]

  • Kolaborasi Pendataan Lengkap untuk Pemberdayaan Koperasi & UMKM

    Kolaborasi Pendataan Lengkap untuk Pemberdayaan Koperasi & UMKM

    • calendar_month Rab, 20 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 2Komentar

    Loading

    Oleh: Yezua Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT NTT merupakan provinsi dengan jumlah koperasi terbanyak di Indonesia. Jumlah koperasi yang ada mencapai 4.570 lembaga koperasi dengan jumlah anggota sekitar 2,4 juta jiwa yang tersebar di seluruh wilayah NTT. Meski jumlah itu mencapai 40 persen penduduk NTT, kemiskinan masih kuat membayangi anggota koperasi https://www.kompas.id/baca/nusantara/2023/07/29/ Koperasi bersama usaha […]

  • BPS NTT: Pada 2045 Provinsi NTT Tidak Mengalami Bonus Demografi

    BPS NTT: Pada 2045 Provinsi NTT Tidak Mengalami Bonus Demografi

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi pada tahun 2045 di mana penduduk usia produktif (usia 15—64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia non produktif (berusia dibawah 15 tahun dan diatas 64 tahun). Hal berbeda di alami oleh Provinsi NTT, di mana diprediksi NTT tidak akan mengalami bonus demografi pada tahun 2045. […]

  • Budi Daya Anggur di Belu, Pemda Bakal ‘Mapping’ Daerah yang Cocok

    Budi Daya Anggur di Belu, Pemda Bakal ‘Mapping’ Daerah yang Cocok

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal melakukan mapping ‘pemetaan’ terhadap daerah–daerah yang cocok untuk pengembangan anggur dengan cita rasa khas anggur, termasuk mempersiapkan marketing-nya. Pemerintah daerah akan membantu pengolahan lahan, menyediakan bibit, dan pupuk guna meningkatkan produktivitas serta didukung dengan pendampingan dari PPL untuk mempertahankan kualitas produk yang […]

  • GRATIS! Konser Musik 7 Tahun Rumah Musik Siloam di Rujab Gubernur NTT

    GRATIS! Konser Musik 7 Tahun Rumah Musik Siloam di Rujab Gubernur NTT

    • calendar_month Jum, 21 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rumah Musik Siloam (RMS) sebagai salah satu lembaga kursus musik di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mensyukuri 7 (tujuh) tahun berkarya mendidik talenta muda hingga menjadi penyanyi, pemain musik dan pewarna atau master of ceremony (MC); menghelat konser musik selama 2 (dua) hari yakni tanggal 21—22 Juli 2023. Melibatkan […]

  • Pemuka Agama Sepakat Imbau Umat Hindari Kerumunan Cegah COVID-19

    Pemuka Agama Sepakat Imbau Umat Hindari Kerumunan Cegah COVID-19

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Para pemuka dari berbagai agama sepakat dalam masa wabah COVID-19 ini mengimbau umatnya agar menghindari kerumunan, termasuk dalam beribadah, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran dan menanggulangi penyakit tersebut. “Hindari kerumunan sekali pun itu atas nama ibadah,” kata Sekretaris Komisi Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam konferensi pers di Kantor Badan […]

expand_less