Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ketua Macab Veteran Belu Kecam Pungutan Liar Para Calo

Ketua Macab Veteran Belu Kecam Pungutan Liar Para Calo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 21 Jan 2022
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Belu – NTT, Garda Indonesia | Stefanus Atok Bau, Ketua Markas Legiun Veteran Republik Indonesia Cabang (Macab LVRI) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); mengecam keras tindakan perekrutan calon veteran di wilayah Kabupaten Belu, Malaka, dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) oleh para calo liar dengan mengatasnamakan Macab Veteran Belu.

Fanus Atok, bahkan menegaskan bahwa ulah para oknum calo yang berkeliaran di 3 (tiga) kabupaten ini telah mencemarkan nama baik organisasi veteran tingkat Kabupaten Belu.

“Macab Belu ini resmi. Tetapi, herannya ada sekitar 2000 – an SK yang terbit tanpa melalui Macab Belu. Para oknum ini kuras orang di mana – mana dengan menjual nama saya. Korban lapor polisi, mereka bilang Fanus Atok yang suruh, padahal saya sendiri tidak pernah tahu,” beber Fanus Atok dalam sambutan acara syukuran ulang tahun ke – 65 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan tahun baru bersama di Kantor Macab Belu pada Kamis, 20 Januari 2022, sembari mempertanyakan tentang siapa yang berada di balik para calo tersebut.

Fanus Atok tampak sangat geram mendengar tentang kasus pengaduan dari 52 orang korban calon veteran di wilayah TTU ke Polres TTU, sebagaimana diberitakan sejumlah media belum lama ini. Pungutan jumlah uang dengan nilai bervariasi mulai 20—30 juta rupiah per orang, dengan total pungutan liar senilai nyaris mencapai 1,5 miliar rupiah, telah menyeret dan mencemarkan nama baiknya di mata publik.

“Ada tuduhan tidak berdasar, bahwa para calo itu adalah anak buah saya, orang – orang suruhan saya. Jadi, saya tegaskan bahwa jangan percaya mereka yang selama ini menjual nama saya untuk mendapatkan uang dari orang – orang yang mereka rekrut! Sekali lagi, saya tegas di sini bahwa saya tidak pernah kenal Lius Besin dan kelompoknya itu!” tekannya.

Fanus Atok pun merasa kesal dengan tudingan lain bahwa seluruh SK veteran yang diterbitkan atas pengajuan oleh Macab Belu itu palsu, padahal Macab Belu adalah kantor resmi dan tentu diakui. Karena itu, Fanus Atok mengimbau kepada seluruh calon veteran di tiga kabupaten agar jangan mudah percaya dengan bujuk rayu penuh tipu daya dari para calo.

“Kalau mau menjadi veteran, silakan datang ke Kantor Macab Belu, kita membantu secara gratis, tanpa memungut sepeser pun,” tandas Fanus Atok. (*)

Penulis (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA hingga bulan Maret 2021. Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu […]

  • KPK Tahan 2 Tersangka Perkara Pengadaan e-KTP Kemendagri 2011—2013

    KPK Tahan 2 Tersangka Perkara Pengadaan e-KTP Kemendagri 2011—2013

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sekitar Agustus 2019, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengumumkan pengembangan perkara pengadaan surat tanda penduduk elektronik (e-KTP), dengan meningkatkan ke tahap penyidikan dan menetapkan 4 (empat) orang tersangka yakni MSH, anggota DPR RI 2014—2019, PLS Direktur Utama PT. Sandipala Arthaputra, ISE Direktur Utama Perum Percetakan Negara Republik Indonesia, dan HSF Ketua […]

  • ‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

    ‘Sang Pisang Kupang’ Butuh 1 Ton Pisang, Kaesang Jalin Kerja Sama dengan Petani

    • calendar_month Sen, 8 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangareb selaku owner atau pemilik Gerai Sang Pisang Kupang yang berlokasi di Food Corner Kupang Waterpark; saat Konferensi Pers bersama wartawan media cetak, elektronik dan online menyampaikan tentang kebutuhan dan penggunaan pisang lokal. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/07/06/kaesang-putra-bungsu-presiden-jokowi-jualan-pisang-di-kupang/ Bisnis kuliner yang diberi nama “Sang Pisang” ini mulai […]

  • MUI Minta Pelaksanaan Zakat Perhatikan Protokol Kesehatan

    MUI Minta Pelaksanaan Zakat Perhatikan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Asrorun Ni’am Sholeh mengatakan bahwa zakat juga digunakan untuk menyucikan jiwa bagi umat muslim yang berpuasa selama di bulan suci Ramadan. Zakat fitrah diwajibkan kepada setiap muslim yang memiliki kecukupan kebutuhan pokok pada akhir Ramadan, yang didasarkan kepada jiwa. “Zakat fitrah diwajibkan untuk kepentingan konsumtif […]

  • Forum Pemuda Peduli Demokrasi Tolak Politik Uang Pilkada NTT

    Forum Pemuda Peduli Demokrasi Tolak Politik Uang Pilkada NTT

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Seminar hukum dan politik bertema “Tolak money politic : menjaga integritas demokrasi dan membangun pemilu yang berkeadilan” sekaligus deklarasi tolak money politic di Nusa Tenggara Timur (NTT), dihelat Forum Pemuda Peduli Demokrasi (FPPD) bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang pada Selasa,19 November 2024 di aula Fakultas Hukum UKAW. […]

  • Bukan Pertumpahan Darah, Tapi Cinta Kasih

    Bukan Pertumpahan Darah, Tapi Cinta Kasih

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yohanis Tkikhau Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perbedaan di tengah masyarakat merupakan Anugerah Tuhan yang harus disyukuri. Perbedaan ini berdampak pada tindakan dan perilaku individu. Namun kita dibekali dengan akal budi untuk bisa membedakan hal yang baik maupun yang buruk, agar kita tetap menjaga keharmonisan hubungan antar sesama. Karena dalam setiap perjalanan kehidupan, kita […]

expand_less