Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Ketua PMI Kota Kupang, Herman Man : ‘Bulan Dana PMI Bukan Pungutan Liar’

Ketua PMI Kota Kupang, Herman Man : ‘Bulan Dana PMI Bukan Pungutan Liar’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
  • visibility 192
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Langkah definitif diambil Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, dalam rangka membantu dan meringankan penderitaan sesama manusia akibat bencana alam maupun bencana akibat ulah manusia, dengan meluncurkan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat Kota Kupang.

Peluncuran bulan dana PMI Kota Kupang dilaksanakan pada Kamis, 18 Juli 2019 bertempat di ruang Aula Sasando Kantor Wali Kota Kupang. Hadir pada kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, unsur Forkopimda Kota Kupang, para pimpinan OPD, pimpinan perbankan se-Kota Kupang, Para pengusaha, serta para Camat dan Lurah se-Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sambutannya mengatakan bahwa bulan dana yang akan digelar adalah dari masyarakat untuk masyarakat. Dirinya mengatakan bahwa PMI selalu hadir dalam setiap bencana yang terjadi guna memberikan bantuan selain kegiatan menyediakan darah.

“Kita di Kota Kupang dalam 1 bulan membutuhkan 3.000 kantong darah”, jelas Herman.

Peluncuran bulan dana PMI, tutur Herman bertujuan mensosialisasikan tentang Bulan Dana PMI kepada seluruh masyarakat sehingga pelaksanaan Bulan Dana PMI, masyarakat tidak menganggapnya sebagai pungutan liar. Jelas Herman, pelaksanaan bulan dana PMI sudah pernah dilakukan pada tahun 2010, namun akhir-akhir ini tidak berjalan.

Pengumpulan dana akan dilakukan diberbagai sektor baik hiburan, perhotelan, rumah makan, pajak reklame, BUMN/BUMD, seluruh OPD lingkup Kota Kupang, perpasaran, sekolah, bandara dan sektor lainnya melalui kerja sama.

Menurut Hermanus, dana yang terkumpul akan dilaporkan secara transparan oleh PMI Kota Kupang kepada seluruh masyarakat Kota Kupang. Dirinya menekan bahwa dana yang terkumpul tidak diperuntukkan bagi honor pengurus PMI, karena PMI itu tidak diberi tunjangan dan bekerja secara sukarela.

“Dari dana yang terkumpul akan disetor 5 persen ke PMI Pusat, 10 persen ke PMI Daerah tingkat I, sisanya 85 persen dikelola oleh PMI Kota Kupang”, tegas Wakil Wali Kota Kupang 2 periode itu.

Untuk memudahkan pengumpulan dana, di setiap titik keramaian seperti Bandara, Pelabuhan, Perhotelan dan juga pusat perbelanjaan. Untuk menciptakan kenyamanan ditengah masyarakat serta menghindari pungutan liar, setiap petugas PMI diberikan surat tugas serta dilengkapi kartu tanda pengenal.

Selain itu, lanjut Herman, partisipasi dari masyarakat merupakan bagian inti dari bulan dana PMI serta menumbuhkan rasa kepedulian bagi sesama lewat pengumpulan dana secara sukarela. Dirinya menjelaskan, pengumpulan juga bisa melalui rekening atau dengan menawarkan kupon atau dengan mengedarkan proposal.

“PMI menyiapkan kupon dengan harga Rp. 2.000,- Rp. 5.000,- dan juga Rp. 10.000,-“, jelas Ketua PMI Kota Kupang itu.

PMI menurut Herman, punya peranan sangat penting dalam penanggulangan bencana maupun pelayanan kesehatan sehingga dirinya mengharapkan kerja sama dan kepedulian masyarakat guna membantu PMI dalam melaksanakan setiap kegiatan kemanusiaan yang diemban PMI.

Peluncuran Bulan Dana PMI ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Kupang, didampingi unsur Forkopimda dan juga dari PMI disaksikan oleh seluruh peserta, dilanjutkan dengan foto bersama dan juga penandatanganan komitmen bersama penggalangan dana PMI Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pengumpulan dana oleh para peserta acara launching bulan dana PMI secara spontanitas diakhir kegiatan. Dari penggalangan awal tersebut diperoleh dana sejumlah Rp. 1.682.000,- (satu juta enam ratus delapan puluh dua ribu rupiah).

Pelaksanaan Bulan Dana PMI akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan untuk memenuhi target dana yang dibutuhkan yaitu sebesar Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah). Penggalangan dana akan lebih dari 3 (tiga) bulan jika target yang ditetapkan belum terpenuhi. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lantik Perangkat Desa Renrua, Kepala Desa Harap Pelayanan Ikhlas & Tuntas

    Lantik Perangkat Desa Renrua, Kepala Desa Harap Pelayanan Ikhlas & Tuntas

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia | Kepala Desa Renrua, Eduardus Kidamanto Bau mengambil sumpah dan melantik 16 (enam belas) orang perangkat desa pada Rabu malam, 6 Januari 2022 di aula Kantor Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Perangkat desa yang dilantik itu sudah melewati seleksi administratif, tes tertulis dan tes […]

  • Anak Muda Kota Kupang Terpapar Covid, Ini Pesan Yolanda Kadjakoro

    Anak Muda Kota Kupang Terpapar Covid, Ini Pesan Yolanda Kadjakoro

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Corona Virus Disease (Covid-19) tak hanya menyerang usia lanjut, bayi, dan anak-anak, termasuk kaum muda pun terpapar virus mematikan yang mulai mewabah sejak Maret 2020 di Indonesia. Bahkan saat ini, jumlah kasus terpapar Covid-19 di Kota Kupang per Senin, 18 Januari 2021, jumlah kasus mencapai 1.431 jiwa, masih dirawat 831 jiwa, […]

  • Gerakan Indonesia Tertib, Instruksi  Kemenkopolhukam bagi K/L & Pemda

    Gerakan Indonesia Tertib, Instruksi Kemenkopolhukam bagi K/L & Pemda

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Banjarmasin, Garda Indonesia | Semua Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah telah diinstruksikan untuk melakukan inovasi bagi terwujudnya peningkatan ketertiban masyarakat di semua sendi kehidupan. Pasalnya, kehendak berperilaku tertib sebenarnya untuk memudahkan kehidupan masyarakat sendiri. Demikian pernyataan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol Carlo B. Tewu mewakili Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum […]

  • Maknai HUT Ke–76 RI, Poktan Binaan Golkar Belu Menanam

    Maknai HUT Ke–76 RI, Poktan Binaan Golkar Belu Menanam

    • calendar_month Rab, 18 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Kelompok tani (Poktan) Milenial Fatukfia, salah satu kelompok binaan partai Golkar di Dusun Fukalaran, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengisi HUT ke–76 RI dengan kegiatan menanam jagung, kacang hijau dan hortikultura. “Ada dua kelompok yang sedang saya tangani saat ini, yaitu kelompok tani Milenial […]

  • Bupati Indramayu Undur Diri, Mendagri Memahami dan Menerima

    Bupati Indramayu Undur Diri, Mendagri Memahami dan Menerima

    • calendar_month Sel, 13 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menerima Bupati Kabupaten Indramayu Anna Shopanah di Kantor Pusat Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara No. 7 Jakarta Pusat, Senin,13/11/18. Pada kesempatan tersebut, Anna Shopanah menyampaikan tujuan kedatanganannya dengan inisiatif sendiri menghadap Mendagri untuk menyampaikan penjelasan langsung terkait alasan pengunduran dirinya sebagai Bupati Indramayu yang pada kesempatan […]

  • Indonesia Tolak Kekerasan Pada Anak

    Indonesia Tolak Kekerasan Pada Anak

    • calendar_month Jum, 20 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Beberapa waktu lalu, kabar duka menyelimuti daerah Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan. Setelah ditemukannya seorang anak perempuan berinisal “S” (8 tahun) pada Jumat/13 Juli 2018 lalu dalam kondisi meninggal dunia, setelah hilang selama 2 hari. “S” yang dilaporkan hilang oleh orangtuanya ditemukan dalam keadaan menggenaskan di hutan sekitar tempat tinggalnya. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan […]

expand_less