Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Profil Tokoh » Kisah Putri Keluarga Kaya Raya Bos Djarum Pilih Jadi Biarawati

Kisah Putri Keluarga Kaya Raya Bos Djarum Pilih Jadi Biarawati

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 14 Mei 2025
  • visibility 308
  • comment 0 komentar

Loading

Harta berkelimpahan dari usaha rokok Djarum dan Bank Central Asia (BCA), bergeming keputusan cucu keluarga bos Djarum Robert Budi Hartono ini untuk hidup membiara, menjadi biarawati Katolik.

 

Jakarta | Menjadi biarawati Katolik, berarti mengabdikan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Tidak menikah, dan meninggalkan harta benda. Biasanya, seseorang yang lahir dari keluarga dengan kekayaan melimpah akan menikmati dan memanfaatkan kemewahan tersebut. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Lucy Agnes, anggota keluarga pemilik Djarum.

Lucy Agnes terlahir dengan nama asli, Maria Donna Dewiyanti Darmoko. Ia adalah putri tunggal dari pasangan Paul dan Cecilia Darmoko yang merupakan sepupu dari Robert Budi Hartono, yaitu pemilik salah satu perusahaan rokok terbesar, Djarum.

Sejatinya, Lucy sudah disiapkan warisan usaha berupa restoran Ayam Bulungan. Ia juga menempuh pendidikan master degree (S2) di Amerika Serikat. Bisa saja dirinya hidup nyaman nan bergelimang harta. Namun harta benda yang dia miliki seolah tak ada artinya. Lucy merasa gelisah usai melihat kehidupan tunawisma saat dirinya berlibur di Hongkong. Sejak saat itu, hatinya menjadi tergerak, hingga akhirnya memutuskan untuk hidup selibat sebagai biarawati Katolik.

Suster Lucy Agnes merupakan lulusan magister (S2), di salah satu universitas di Chicago, Amerika Serikat. Dirinya juga pernah menjadi Sekretaris Pimpinan Kongregasi Misionaris Claris di Kalkuta India.

Keputusan menjadi biarawati

Lucy menceritakan awal mula adanya dorongan untuk menjadi biarawati, yaitu saat dirinya berlibur ke Hongkong kala itu ia melihat banyak tunawisma yang tidur di jalan bahkan dengan kondisi yang cukup menyedihkan. Momen tersebutlah yang membuat kakinya melambat dan mendorongnya untuk kembali untuk melakukan sesuatu. Berawal dari hal itulah ia tergerak untuk membantu sesama.

Menjadi biarawati bukanlah hal yang mudah keinginan suster Lusi sempat ditolak oleh kedua orang tuanya, namun kalau tidak menyerah pada akhirnya yang berhasil meyakinkan orang tuanya atas tujuannya itu.

Selepas menjadi seorang biarawati, ia pun melakukan hal sosial di berbagai negara yang membutuhkan. Lucy Agnes dikenal sebagai seorang biarawati di negara Timor Leste, satu negara miskin di dunia.

Sebagai informasi, per 18 November 2024, Robert Budi Hartono dan Michael Hartono atau Hartono bersaudara menempati urutan pertama 50 orang terkaya di Indonesia. Kakak beradik pemilik Grup Djarum ini mendapatkan sebagian besar kekayaan dari hasil investasi mereka di PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Kekayaan keduanya ditotal senilai US$48 miliar atau setara dengan Rp760,4 triliun. Keluarga ini awalnya menjadi kaya raya berkat tembakau yang hingga saat ini perusahaannya masih menjadi salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia, Djarum. Usaha ini dimulai oleh ayah mereka dan sekarang dijalankan oleh putra Budi, Victor.

Kekayaan mereka menjadi-jadi setelah sebagian besar berinvestasi di Bank Central Asia. Keluarga Hartono membeli saham BCA, setelah keluarga kaya lainnya, keluarga Salim, kehilangan kendali atas bank tersebut selama krisis ekonomi Asia tahun 1997—1998.

Sementara pasangan Paul dan Cecilia Darmoko dikenal sebagai pengusaha di bidang kuliner dengan membuka resto Ayam Bulungan.(*)

Sumber (*/soloaja + merindink.id).

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dwi Anggriawan Mengaku Sudah Minta Maaf, Bapak Korban: “Ah, Itu Tidak Benar!”

    Dwi Anggriawan Mengaku Sudah Minta Maaf, Bapak Korban: “Ah, Itu Tidak Benar!”

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pimpinan PT Astri Distribusindo Cabang Atambua, Dwi Anggriawan mengaku, masalah dugaan penganiayaan terhadap karyawannya Kristoforus Halek yang dilaporkan ke Polres Belu sudah disepakati untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Baca : http://gardaindonesia.id/2019/12/15/diduga-aniaya-karyawan-pimpinan-pt-atri-distribusindo-atambua-dipolisikan/ Menurut Anggriawan, masalah itu sudah dirembukkan bersama bapak kandung Isto sebagai korban. Bahkan katanya, permintaan bapak kandung korban seperti denda adat […]

  • Wakil Gubernur NTT : Puji Tuhan NTT Masih ‘Zero Corona’ !

    Wakil Gubernur NTT : Puji Tuhan NTT Masih ‘Zero Corona’ !

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, M.M. mengucap syukur karena hingga kini Provinsi NTT masih negatif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. “Pertama-tama kami rakyat NTT, dan seluruh jajaran di Provinsi NTT; bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, ASWT sampai dengan hari ini; puji Tuhan, alhamdulillah; kami masih dikatakana […]

  • Kunker di Belu, VBL Tinjau ‘Food Estate’ Hingga Wisata Air Terjun Raiulun

    Kunker di Belu, VBL Tinjau ‘Food Estate’ Hingga Wisata Air Terjun Raiulun

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 1Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melanjutkan kunjungan kerja di Kabupaten Belu pada Minggu, 23 Januari 2022, yang mana sebelumnya mengunjungi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Baca juga : https://gardaindonesia.id/2022/01/23/kunker-di-ttu-vbl-bantu-taman-doa-sasi-serah-kredit-mikro-merdeka/ Gubernur VBL dalam kunjungan ke Kabupaten Belu kali ini, meninjau lokasi perusahaan ayam petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno, kawasan […]

  • Di Alor, Pelabuhan Internasional Maritaing Bakal Dibangun Tahun 2020

    Di Alor, Pelabuhan Internasional Maritaing Bakal Dibangun Tahun 2020

    • calendar_month Jum, 5 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia |”Saat ini kita dalam tahap menindaklanjuti persiapan dan penyusunan rencana kerja. Kita harapkan nanti pada awal tahun 2020 sudah bisa kita mulai Pembangunan Pelabuhan Internasional Maritaing di Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur”,ungkap Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Drs. Robert Simbolon, MPA Pernyataan tersebut disampaikannya dalam […]

  • Wagub Josef Pinta Petugas SAR Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi

    Wagub Josef Pinta Petugas SAR Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi meminta segenap petugas SAR untuk meningkatkan kemampuan fisik maupun kompetensinya. Tujuan Search And Rescue (SAR) menurut Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan adalah bukan menghilangkan kecelakaan, tetapi terutama mengurangi kefatalan dari kecelakaan. “Petugas SAR adalah manusia setengah dewa yang bertugas menyelamatkan nyawa […]

  • Langgar Aturan, Kapolri : Bila Tak Mampu Bersihkan Ekor, Saya Potong Kepalanya

    Langgar Aturan, Kapolri : Bila Tak Mampu Bersihkan Ekor, Saya Potong Kepalanya

    • calendar_month Kam, 28 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan tidak akan ragu menindak tegas Kapolda, Kapolres, hingga Kapolsek apabila tidak mampu menjadi teladan bagi jajarannya. Menurut Kapolri, semua itu dilakukan untuk kebaikan Korps Bhayangkara ke depan. “Kalau tak mampu membersihkan ekor, maka kepalanya akan saya potong. Ini semua untuk kebaikan organisasi yang susah payah […]

expand_less