Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

Komnas Perempuan Sikapi Pemberitaan Media Kasus Prostitusi Online

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Komnas Perempuan mendapatkan berbagai pengaduan dari masyarakat tentang maraknya pemberitaan prostitusi online yang terjadi khususnya yang melibatkan artis. Protes masyarakat menyatakan bahwa pemberitaan yang terjadi sangat sewenang-wenang dan tidak mempertimbangkan pihak perempuan yang terduga sebagai korban beserta keluarganya. Selain nama, wajah juga disebutkan keluarga mereka.

Komnas Perempuan telah melakukan sejumlah pemantauan dan pendokumentasian tentang berbagai konteks kekerasan terhadap perempuan (KtP) yang berhubungan dengan industri prostitusi atau perempuan yang dilacurkan (Pedila).

Komisioner Komnas Perempuan, Mariana Amiruddin menjelaskan bahwa mereka adalah perempuan korban perdagangan orang, perempuan dalam kemiskinan, korban eksploitasi orang-orang dekat, serta perempuan dalam jeratan muncikari, bahkan bagian dari gratifikasi seksual. Sekalipun dalam level artis, kerentanan itu kerap terjadi.

“Prostitusi Online, kami khawatirkan sebagai bentuk perpindahan dan perluasan lokus dari prostitusi offline “ terang Mariana.

Selanjutnya Mariana Amiruddin menuturkan prostitusi online menyangkut soal cyber crime yang berbasis kekerasan terhadap perempuan, terutama kasus revenge porn (balas dendam bernuansa pornografi) yang dapat berupa distribusi image atau percakapan tanpa seizin yang bersangkutan.

Dalam catatan tahunan Komnas Perempuan tahun 2018 pengaduan langsung menyangkut revenge porn ini semakin kompleks.

“Selain itu, perlu ada kajian mendalam karena tidak sedikit yang menjadi korban femicide (dibunuh karena dia perempuan) atau mengalami kematian gradual karena kerusakan alat reproduksi,” terang Mariana

Dengan tegas Mariana Amiruddin menyatakan karenanya Komnas Perempuan berkesimpulan bahwa prostitusi adalah kekerasan terhadap perempuan, namun Komnas Perempuan menentang kriminalisasi yang menyasar pada perempuan yang dilacurkan.

Komnas Perempuan telah melakukan analisa pada sejumlah media yang telah melanggar kode etik jurnalisme, serta pemuatan berita yang sengaja mengeksploitasi seseorang secara seksual, terutama korban. Dalam analisa media tersebut, masih banyak media yang saat memberitakan kasus kekerasan terhadap perempuan, utamanya kasus kekerasan seksual, tidak berpihak pada korban.

Komnas Perempuan menyayangkan ekspos yang berlebihan pada perempuan (korban) prostitusi online, sehingga besarnya pemberitaan melebihi proses pengungkapan kasus yang baru berjalan

Pemberitaan seringkali mengeksploitasi korban, membuka akses informasi korban kepada publik, sampai pemilihan judul yang pada akhirnya membuat masyarakat berpikir bahwa korban ‘pantas’ menjadi korban kekerasan dan pantas untuk dihakimi.

Oleh karena itu, melalui siaran pers yang diterima media ini, (Selasa,8/1/2019) Komnas Perempuan menyatakan sikap:

  1. Agar penegak hukum berhenti mengekspos secara publik penyelidikan prostitusi online yang dilakukan;
  2. Agar pihak media tidak mengeksploitasi perempuan yang dilacurkan, termasuk dalam hal ini artis yang diduga terlibat dalam prostitusi online;
  3. Agar media menghentikan pemberitaan yang bernuansa misoginis dan cenderung menyalahkan perempuan;
  4. Agar masyarakat tidak menghakimi secara membabi buta kepada perempuan korban ekspoitasi industri hiburan;
  5. Semua pihak untuk kritis dan mencari akar persoalan, bahwa kasus prostitusi online hendaknya dilihat sebagai jeratan kekerasan seksual dimana banyak perempuan ditipu, diperjualbelikan, tidak sesederhana pandangan masyarakat bahwa prostitusi adalah kehendak bebas perempuan yang menjadi ‘pekerja seks’ sehingga mereka rentan dipidana/ dikriminalisasi.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elite PKS Menghadap Prabowo di Istana, Denyut Politik Baru?

    Elite PKS Menghadap Prabowo di Istana, Denyut Politik Baru?

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Loading

    Selain Muzzammil, hadir pula Ketua Majelis Syuro Sohibul Iman, Sekjen PKS Muhammad Kholid, Bendahara Umum Noerhadi, dan Kepala Staf Presiden PKS Pipin Sopian.   Jakarta | Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang baru terpilih, Muzzammil Yusuf, bersama jajaran elite partainya, melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa sore, 29 Juli 2025. Kunjungan ini menandai momen […]

  • Alumni Semarakkan Jalan Sehat 75 Tahun SMPK Giovanni Kupang

    Alumni Semarakkan Jalan Sehat 75 Tahun SMPK Giovanni Kupang

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Para alumni yang rata-rata berusia 40+ hingga 50+ pun bersemangat dan menyisihkan waktu akhir pekan mengikuti jalan sehat menempuh jarak 4,5 kilometer yang dihelat pada Sabtu pagi, 26 Juli 2025 pukul 06:30—08:16 Wita.   Kupang | Olahraga jalan kaki memiliki banyak manfaat bagi orang berusia di atas 50 tahun. Aktivitas ini mudah dilakukan, minim risiko […]

  • Kuasa Hukum Akulina Dahu Praperadilan Polres Belu ke PN Atambua

    Kuasa Hukum Akulina Dahu Praperadilan Polres Belu ke PN Atambua

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kuasa Hukum Akulina Dahu, Stefen Alves Tes Mau, S.H., dan Wilfridus Son Lau, S.H., M.H. mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 6 Januari 2021. Kuasa Hukum Stefen Alves Tes Mau, S.H. mengungkapkan alasan  Tim Kuasa Hukum mengajukan praperadilan terhadap Polres Belu […]

  • HUT Ke-20 Apkasi, Mendagri Ajak Kepala Daerah Miliki Jiwa Entrepreneur

    HUT Ke-20 Apkasi, Mendagri Ajak Kepala Daerah Miliki Jiwa Entrepreneur

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) memperingati hari jadi ke-20 secara sederhana saat pandemi Covid-19 di Kantor Apkasi pada Sabtu, 30 Mei 2020, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Kegiatan ini digelar sebagai salah satu bentuk syukur bahwa Apkasi mampu melewati dua dekade dalam mengawal pelaksanaan otonomi daerah. Tampak hadir di Kantor […]

  • Ferdy Sambo CS Ajukan Banding, Kejagung Siapkan Tim

    Ferdy Sambo CS Ajukan Banding, Kejagung Siapkan Tim

    • calendar_month Jum, 17 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Terdakwa Ferdy Sambo cs dalam kasus pembunuhan berencana atas almarhum Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat kini memasuki babak baru. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Ketut Sumedana mengatakan Ferdy Sambo cs kini menempuh hukum baru atas vonis yang telah dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 13 Februari […]

  • Cinta Itu Harus Dirayakan

    Cinta Itu Harus Dirayakan

    • calendar_month Ming, 7 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Lejap Yuliayant Angelomestius. S. Fil. Angin berembus lembut, menyapu dedaunan Gamal kering yang belum juga hancur oleh bakteri. Di atas langit awan kemerahan telah berganti rupa menjadi gelap.  Terang telah menjelma ke dalam malam. Malam ini alam lebih bersahabat karena hujan telah beristirahat setelah hampir seharian mengguyur bumi. Di atas tempat tidur, gadis […]

expand_less