Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Sangatta, Garda Indonesia | Filosofi ‘kau susah aku bantu, dan aku susah kau bantu” adalah  dasar pijak koperasi kredit yang mengharuskan semua warga “orang miskin” bisa terlibat saling membantu, bergotong-royong, bahu membahu untuk meningkatkan ekonomi keluarga dengan pola simpan pinjam.

Koperasi kredit, sejatinya adalah jembatan emas untuk hidup sejahtera asal anggotanya memahami sungguh cara berkoperasi yang benar melalui pola 3R yakni rajin menabung, rajin meminjam dan rajin mengangsur.

Demikian dipaparkan tokoh koperasi regional, nasional dan internasional, Romanus Woga saat memberi motivasi dan membakar semangat insan koperasi kredit di Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi  Kalimantan Timur. Ia hadir di Sangatta, dalam rangka menghadiri undangan peresmian Kantor Cabang KSP Kopdit Pintu Air ke-57 di Kota Sanggata pada tanggal 22 November 2022 di Kecamatan Sangata Utara, Kabupaten Kutai Timur.

Di hadapan Wakil Bupati Kutai Timur, Dr. H. Kasmidi Bulang, S.T., M.M. tamu undangan VIP, Ketua Pengurus Kopdit Pintu Air Yakobus Jano, jajaran Pengurus, Pengawas, Manajemen serta ratusan pelaku koperasi kredit dan anggota KSP Kopdit Pintu Air, Romanus Woga menjelaskan pentingnya bergabung menjadi anggota koperasi kredit.

Baginya koperasi kredit sangat erat kaitannya dengan hajat hidup orang banyak. Dengan gayanya yang khas, lugas, cerdas serta menghibur, Romanus berkisah tentang sepak terjang koperasi kredit di Indonesia, dimulai sejak dirinya masih muda, “batal kuliah” hingga bisa berkeliling ke-37 negara dengan modal pendidikan SMEA Suryadikara Ende yang dimilikinya.

Selama puluhan tahun berkarya di Koperasi kredit, Romanus yang adalah Wakil Bupati Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur itu mengaku sangat tekun menjadi seorang penggiat koperasi kredit. Dia sungguh ada bersama masyarakat dan terus membumikan koperasi kredit di Flores, Nusa Tenggara Timur hingga ke level nasional dan internasional.

Karena ketekunan, pengetahuannya yang didapat dari giat membaca dan pengalaman praktis lapangan, sering berbicara dan membangun relasi interpersonal yang baik maka dia dipercayakan menjadi Ketua Puskopdit di NTT, Ketua Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) Nasional di Jakarta selama 2 periode dan juga pernah menjabat sebagai vice president ICCU (wakil presiden)  koperasi kredit tingkat Asia selama 2 periode.

Dengan kapasitas, kapabilitas dan kemampuan yang dimiliki dan paham sungguh akan gerakan koperasi kredit regional, nasional dan internasional itulah maka, Ia mengajak seluruh hadirin dan masyarakat Indonesia termasuk di kota Sangatta Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur dan masyarakat Indonesia umumnya untuk tidak ragu-ragu menjadi anggota koperasi kredit terutama Kopdit Pintu Air Rotat – Indonesia.

Foto bersama para pengurus Kopdit Pintu Air

Romanus mengedukasi warga dan sungguh meyakini bahwa hanya orang susah yang bisa membantu orang susah;  dan itu hanya di koperasi kredit.

“Saya dulu tidak pernah kuliah, gelar saja hanya SMEA, tapi sejak puluhan tahun saya terus mewartakan kabar baik soal credit union kepada siapa saja mulai dari Maumere, NTT, Indonesia bahkan Asia dan dunia. Kita yakini hanya orang susah yang bisa membantu orang susah, bersama credit union harapan itu bisa menjadi nyata karena di dalam wadah ini kita berkumpul dan berbagi kasih melalui 3 R tadi,” ujarnya disambut tepuk tangan ratusan hadirin yang memenuhi tenda peresmian Kopdit Pintu Air Cabang Sangatta itu.

Kepada insan koperasi kredit serta pengelola, manajemen dan anggota Kopdit Pintu Air yang hadir, Romanus juga meminta untuk tetap menerapkan nilai dan prinsip-prinsip dasar berkoperasi kredit yang baik dan benar.

Jadi Investor Lokal

Ketua Pengurus KSP Kopdit Pintu Air Yakobus Jano saat itu menyapa semua tamu undangan yang hadir dengan ucapan syukur dan berterima kasih karena lembaga yang awalnya dimulai 50 orang warga kampung di Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka Nusa Tenggara Timur akhirnya juga bisa hadir dan melayani masyarakat kabupaten Kutai Timur setelah 27 tahun berkiprah.

Pilihan ke Kutai Timur, kata Yakobus Jano, karena daerah itu adalah daerah yang kaya rasa dari sisi potensi sumber daya alam yang bisa digerakkan secara lebih bijak dan cerdas menjadi kekuatan untuk mengangkat hajat hidup orang banyak melalui koperasi kredit.

“Daerah ini sekilas terlihat kaya raya, luas dan sangat berpotensi untuk dikolaborasi bersama pemerintah daerah dan para pihak termasuk gerakan koperasi kredit untuk memberi ruang kepada masyarakat berusaha, membangun ekonomi keluarga melalui akses pembiayaan berbunga murah dan jauh dari rentenir,” ujarnya.

Pintu Air sebagai salah satu koperasi besar secara nasional saat ini harus memberi andil dalam menggerakkan ekonomi lokal dengan mengajak banyak orang di Kutai Timur menjadi investor, membangun ekonomi daerah berbasis koperasi.

Hanya dengan koperasi, imbuh Yakobus Jano, maka derajat kehidupan warga lokal terangkat, dia diakui, diberi ruang dan kepercayaan luas untuk mengelola ekonomi sendiri melalui wadah ini karena wadah ini adalah milik anggota. “Koperasi itu pemiliknya adalah anggota dan kami ini hanya menjadi pelayan yang siap membantu memfasilitasi keperluan anggota yang adalah pemilik lembaga ini menjadi orang kaya; kaya jasmani dan rohani,” ujarnya.

Yakobus berterima kasih kepada Wakil Bupati Kutai Timur atas dukungan dan kehadirannya juga semua anggota atas partisipasinya selama ini dan terus mengajak warga Kutai Timur untuk menjadi anggota Kopdit Pintu Air sekaligus memenuhi target lembaga yakni mencapai 1 juta anggota pada tahun buku 2025.

Yakobus yang adalah mantan karyawan sebuah bank nasional itu menjelaskan selama 27 tahun bersama Pintu Air, sudah ada 335.550 orang warga nusantara yang telah menjadi anggota tersebar di 57 kantor cabang di 20 provinsi di Indonesia dengan total asset saat ini Rp 1,7 triliun lebih.(*)

Sumber (*/Tim/42na)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Got Top 5 Best Talent’ Ayo Vote! Clarita Salem Jadi Putri Pariwisata Indonesia

    ‘Got Top 5 Best Talent’ Ayo Vote! Clarita Salem Jadi Putri Pariwisata Indonesia

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kebanggaan masyarakat NTT jika salah satu peserta asal NTT dapat meraih gelar dalam ajang Putri Pariwisata Indonesia; Clarita Mawarni Salem—Putri Pariwisata NTT 2019, kini menjalani karantina sejak 31 Agustus—6 September 2019 dan siap dan tengah berjuang mengharumkan nama NTT. Saat dihubungi via pesan Whatsapp pada Kamis, 5 September 2019 pukul […]

  • IMO-Indonesia Gelar Syukuran 1 Tahun- Sederhana Namun Bermakna

    IMO-Indonesia Gelar Syukuran 1 Tahun- Sederhana Namun Bermakna

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Sabtu 27 Oktober 2018 IMO-Indonesia Genap berusia 1 Tahun, Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub F. Ismail, SE.,MM., menyampaikan bahwa DPP akan menggelar acara syukuran secara sederhana di Jakarta, hal tersebut dilakukan bukan tanpa sebab, pasalnya ada beberapa agenda yang sedang menjadi konsentrasi DPP. IMO-Indonesia juga sedang turut prihatin atas bencana yang terjadi di […]

  • LPPKPD Luncurkan Buku Kajian Simantri Pemda Manggarai

    LPPKPD Luncurkan Buku Kajian Simantri Pemda Manggarai

    • calendar_month Sen, 27 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng-NTT, Garda Indonesia | Lembaga Pusat Pengkajian Kebijakan Pembangunan Daerah (LPPKPD) meluncurkan buku yang berjudul “Model Pembangunan Pertanian Hortikultura Kabupaten Manggarai: Paradigma Program Simantri dan Strategi Inovasi” di ruangan Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai, pada Senin, 27 Juli 2020. Buku yang ditulis oleh pendiri selaku ketua umum LPPKPD, Heribertus Erik San, S.Fil., M.AP. tersebut merupakan […]

  • Himprosma Unimor Gelar Lomba Cepat Tepat Matematika

    Himprosma Unimor Gelar Lomba Cepat Tepat Matematika

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika (Himprosma) pada Universitas Negeri Timor (Unimor) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menggelar kegiatan Lomba Cepat Tepat Matematika (LCTM). Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan bakat para pelajar tingkat SLTP dan MTS Se-Daratan Timor di bidang Ilmu Pendidikan Matematika tersebut, dilaksanakan di Aula Serba Guna […]

  • Ruben Onsu Adu Mulut dengan Betrand Peto

    Ruben Onsu Adu Mulut dengan Betrand Peto

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Loading

    Adu mulut dengan Ruben Onsu hingga kesal, Betrand Peto mendadak ngamuk hingga membanting pintu! Betrand Peto dikenal sebagai anak yang baik dan penurut termasuk pada Ruben Onsu. Namun, belakangan ini Betrand Peto yang kini telah beranjak remaja sempat membuat Ruben Onsu kesal. Bahkan, Betrand Peto sampai berani adu mulut dengan Ruben Onsu yang mengangkatnya sebagai […]

  • Musim Hujan NTP NTT Turun, Dinas Pertanian Inisiasi Demo Tani

    Musim Hujan NTP NTT Turun, Dinas Pertanian Inisiasi Demo Tani

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Loading

    NTP NTT tercatat mengalami penurunan pada periode musim hujan. Kondisi ini mencerminkan melemahnya daya beli petani akibat ketidakseimbangan antara harga yang diterima petani dan biaya produksi yang terus meningkat.   Kupang | Pada Desember 2025, Nilai Tukar Petani Nusa Tenggara Timur (NTP NTT) sebesar 101,46 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 103,67 untuk subsektor tanaman […]

expand_less